The first 200 lines.
Kau tahu ketika kau yakin akan satu hal dan kau hanya...
Kau hanya mengetahuinya?
Kau tak bisa berhenti memikirkannya?
Lilly Swanson...
...maukah kau menikah denganku?
- Lihat di atas bukit biru itu, Lily? - Iya.
Kita akan bangun rumah di atas sana.
Lilly, aku punya waktu seumur hidupku untuk jelajahimu, hanya kau dan aku.
- Halo! - Ada meja kosong untuk satu orang??
- Silakan. - Terima kasih.
Ada yang bisa aku bantu?
Aku pesan pancake blueberry dan jus jeruk.
Baik. Aku segera kembali.
Terima kasih.
Panekuknya satu.
Panekuk akan segera datang.
- Silakan. - Terima kasih.
Maaf, nona. Kau tampak tidak asing.
Apa kau pernah tampil di TV atau semacamnya?
Tidak.
Baiklah. Maaf sudah menggangu.
Ya tuhan, tidak!
Sial. Brengsek!
Sialan!
Ya tuhan!
Mereka datang. Mereka datang. Bagaimana akhir pekanmu?
Benarkah?
Ayolah.
Sial, aku lapar.
Hai, Cindy.
Ini aku lagi.
Aku coba menghubungimu.
Keadaanku sedang sulit di sini, jadi...
Entahlah, kalau kau ada waktu, bisakah kau telepon aku?
- Terima kasih. - Sama-sama.
- Halo! - Bagaimana kabarmu, tuan?
- Baik sekali. Baik sekali. - Ada yang bisa aku bantu?
Bayiku sedikit haus. Jadi, tolong diisi 40.
- Oke. - Baiklah.
Bukankah tadi aku melihatmu sedang minta tumpangan di pinggir jalan sana?
Kau tahu, sepertinya itu bukan hal yang terlalu aman untuk dilakukan.
Ya. Aku tahu, rasanya aku juga tak terpikir mobilku akan mogok, 'kan?
Lalu, kau mau ke mana?
Entahlah, mungkin aku sedang cari pekerjaan.
Pekerjaan?
Pekerjaan seperti apa yang kau cari?
Apapun itu, aku coba memulai hidup yang baru, itu saja.
Kau tahu, aku butuh anak muda yang bisa bantu membuat bisnisku naik.
Apa kau tertarik dengan hal ini?
Mungkin.
Baiklah, dengarkan, aku baru saja membuka kasino yang baru di Sparks.
Sparks? Di mana itu?
Sekitar 50 mil dari sini dan di sanalah segalanya terjadi.
Jika kau mencari kesempatan, maka Spark tempat yang pas untukmu.
Oke.
Kesempatan adalah yang kutawarkan kepadamu.
Sungguh?
Siapa namamu?
Aku Zane.
Aku Morris.
Aku butuh anak kecil, anak muda,
Yang bisa bekerja keras...
...dan ingin dapatkan banyak uang.
Aku tak begitu punya tujuan yang jelas.
- Oke, aku mau. - Bagus.
Ambil barang-barangmu dan kita lekas pergi dari sini.
- Apa mobil itu milikmu? - Kesayanganku.
Benar-benar ku rawat dengan baik.
Ya, aku rasa juga begitu, dia sangat menawan.
Mobil ini ku rawat lebih baik daripada wanita yang ada di hidupku.
Ayo Zane, naiklah, aku akan mengantarmu.
- Kau suka? - Tentu saja, Morris.
Kita berangkat.
Jadi, di sinilah, nak.
Pusat dari kerajaanku.
Morris, kau pemilik tempat ini?
Semua tempat yang ada di sini.
Mengesankan sekali, Morris.
Begitulah seharusnya.
Bagaimana bisnis tahun ini?
Bagus, tapi selalu bisa lebih bagus lagi.
Itu sebabnya aku punya tempat yang lain, Zane.
Morris, jika satu hari kau butuh bantuan aku siap untuk membantu.
Misalkan kau pilih kartu yang tepat,
Kerja yang baik di kelab yang lain,
Siapa yang tau?
Satu hari nanti kau mungkin bisa kuasai semua tempat.
Bagaimana kalau kita lihat-lihat?
- Pernah ke kasino sebelumnya? - Belum, pak.
Kau belum pernah ke kasino sebelumnya?
Kalau begitu biar aku perkenalkan padamu...
...dunia kasino, Tuan Zane.
- Mau pesan apa? - Bisa aku minta sebotol whiskey?
Terima kasih.
- Hai. - Hai.
Boleh aku minta rokokmu?
Dari mana asalmu?
Dari tempat yang namanya Lembah Surgawi.
Lembah Surgawi?
Aku rasa ini malam keberuntunganmu.
Kenapa begitu?
Aku punya tempat yang empuk untuk malaikat sepertimu.
Aku juga punya sesuatu untuk setan tampan sepertimu.
Apa semalam aku sempat menyaksikan setannya nona Lynn?
Bagaimana menurutmu?
Jadi, bagaimana kalau kita sarapan?
Pas sekali.
Aku suka lukisan ini.
Dapat dari bibiku di Reno.
Reno?
Kau suka kuda?
Ya, bisa dibilang begitu.
Kau kenapa?
Apa semuanya baik-baik saja?
Ya.
Anggap saja dirimu seperti di rumah, aku akan cari sarapan.
Baik.
Dari mana nona Lynn berasal?
Sebenarnya aku dari Sacramento.
- Gadis LA? - Ya.
Lucunya.
Aku selalu ingin pergi ke California.
Kau belum pernah?
Belum. Kau tahu, satu hari nanti saat uangku cukup,
Satu saat aku akan membawamu.
Terdengar seperti sebuah rencana.
Jadi, dari mana asalmu, Zane?
Aku anaknya tentara.
Sebenarnya ayahku pendeta prajurit dan kami sering pindah tempat.
Jadi, aku rasa kau bisa bilang aku tak punya kota asal.
Sebenarnya ini agak lucu.
Bagaimana bisa?
Aku tak akan menyadari kalau kau anaknya pendeta.
Kau mungkin bisa bilang kalau aku tersesat.
Atau mungkin kau belum menemukan jalannya.
Aku harap kau benar, Nona Lynn.
Jadi, bagaimana kau bisa ada di sini?
Aku seperti berundi antara Reno dan Sparks,
Aku melempar koin dan kau bisa duga akhirnya seperti apa.
Jadi, kau serahkan kepada nasib?
Ya.
Tidak.
Aku sebenarnya punya rencana.
Tak bisa beli tiket ke Los Angeles, jadi aku berakhir di sini.
Kalau boleh tau apa yang kau kerjakan, Tuan Zane?
Aku kerja di lounge yang baru buka, lounge Tapal Kuda.
Tapal Kuda?
Ya, aku kerja di bar.
Jadi bagian keamanan.
- Jadi kau kerja malam? - Ya.
Aku juga punya pekerjaan sampingan.
Pekerjaan apa itu?
Itu...
...aku punya toko permen kecil yang melayani masyarakat Sparks.
Permen seperti apa yang ada di toko permenmu?
Apa kau ingin mencobanya, gadis kecil?
Jika rasanya manis saja.
Agak kepagian.
Namun percaya padaku.
Ini akan jadi permen termanis yang pernah kau rasakan.
Zane, aku tidak...
Seprtinya aku tidak bisa.
Ayo, cobalah, kau akan suka.
Aku belum pernah coba permen jenis ini sebelumnya.
Ayolah.
Apa itu?
Bukan apa-apa, hanya selalu ingin melihat lautan.
Sebenarnya aku juga ingin.
- Kau belum pernah? - Belum.
Ibuku hampir tenggelam saat dia kecil dan janji tak akan ajak kami ke laut.
Satu hari nanti.
Bagaimana dengan ibumu?
Sebenarnya dia sedang tidak baik.
Jiwanya sedikit terganggu ketika ayahku meninggal...
...dan dia sedang dalam pengobatan.
Ini cerita yang panjang dan sedih.
Kau akan baik-baik saja.
Ya, aku lebih pilih untuk tak cerita tentang ini, kau tau.
Ya, kau benar.
Ya, banyak orang yang menang, lalu lalang, kau tau.
- Semuanya sama, seperti biasa. - Seperti biasa, seperti biasa.
- Baiklah, sampai ketemu lagi. - Baik.
- Bagaimana kabarmu? - Kabar baik.
- Cukup bagus? - Ini terlalu malam untuk dapat seri.
Kau dapat apa, jackpot ?
Ini kecil.
Ya, itu kecil, tapi itu bagus.
Terima kasih Al, apa kabar?
Hai, apa kabarmu?
Baik, bagaimana semuanya?
Bagus, terima kasih.
Kabari aku kalau perlu sesuatu.
Pasti, sayang, semoga malammu menyenangkan.
Jadi aku punya rencana untukmu, Chloe.
Oh ya? Apa itu?
Ada lowongan kerja jika kau tertarik.
Aku tertarik.
Ini dari tempat kerjaku,
Beberapa pramusaji koktail sudah keluar dari kelab.
Aku rasa pindah ke rumput yang lebih hijau.
No comments yet. Be the first to leave one.