The first 200 lines.
Apa menurutmu aku ini anak kecil?
Apa itu?
Anu...
Ini namanya ponsel.
Alat ini digunakan untuk sampaikan hal penting padaku.
Mengganggu orang sedang bermesraan, alatmu itu benar-benar tak sopan.
Dari Pak Menteri?
Halo, semuanya.
Terima kasih sudah repot-repot mau datang tengah malam begini.
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ZainuddinAri mempersembahkan
ku tak berharap begitu banyak
tokku ni nanimo nozomu koto nante nai
ku sadar akan tempat di mana ku seharusnya
mi no hodo ha shitteiru sa
bahkan, bila kupikirkan itu
sonna boku desae mo
ku tetap takkan melepaskannya
oku no hou ni yuzuritakunai
layaknya ku tak lebih sebagai "gadis yang baik"
ii kou tte ito ha aru rashii
lindungi sesuatu ternyata tak mudah seperti yang kubayangkan
mamoru tte angai to muzukashii ne
tapi bukan berarti ku kan menyerah
akirameru wake janai kedo
gapai langit biru hingga terhubungnya jalan yang baru
aoi sora no hate tsunagatta michi no yukue
tak apa, bila masih sulit 'tuk pahami satu sama lain
hito to hito wakariaenai dakedo iinjanai
pintu yang hendak kubuka ini kan ubah segalanya
hiraita tobira ha subete wo kaete yuku
layaknya fajar yang kan menghilang
sore ha akatsuki no you ni
Putus Asa dan Harapan
Ada apa? Apa yang terjadi?
Misi gagal! Misi sudah gagal!
Apa yang sebenarnya terjadi? Apa Jepang menyerang?
Bukan!
Di-Di tengah-tengah kekacauan ini,
kami bertemu dengan agen dari negara lain.
Dan...
Seorang gadis memakai kimono.
Apa yang kaukatakan? Jawablah!
Menunduk!
Jangan bergerak!
Sial!
Aku tak tahu apa yang sebenarnya terjadi!
Mereka Pasukan Khusus dari Cina dan Rusia!
Rusia dan Cina punya rencana yang sama seperti kita?
Bagaimana sekarang?
Dasar monster!
Sial! Sial! Sial!
Sial!
Sial.
Sadisnya.
Grup Alpha, sinyal menghilang.
Tak ada tanda keberadaan musuh kecuali target berambut hitam.
Tak ada sumber panas.
Gadis itu kalau tak salah manusia setengah dewa, ya?
Kami mengalami kasus 3.
Segera kerahkan bala bantuan.
Apa ini?
Mayatnya sebanyak ini.
Bala bantuan akan segera datang,
tapi kita tak bisa terus berdiam di sini.
Tomita, Kuribayashi, ambil apa saja yang bisa digunakan sebagai senjata,
dan kemaslah barang perlengkapan semuanya.
Siap!
Putri Pinya dan Bozes, cepatlah ganti baju karena kita akan segera pergi.
Ba-Baik.
Tak peduli seberapa parahnya lukaku, tubuh ini akan selalu pulih kembali.
Setengah dewa tak bisa mati.
Tidak.
Kami ini abadi.
Belakangan ini kita kabur terus.
Ini sih bukan liburan namanya.
Untung saja penginapan itu milik Menteri Pertahanan.
Kalau saja tadi kita ke penginapan biasa, entah apa yang akan terjadi.
Ya.
Komandan, di depan.
Maaf, ya.
Maaf nih, bisa tidak, kau turun?
Eh, kalau dia orang jahat, aku boleh menembaknya, 'kan?
Jangan menakut-nakutinya!
Apa kau masih mabuk?
Lalu, mau kita apakan?
Kalau aku memukulnya sampai pingsan seperti di TV,
yang ada dia nanti bisa mati!
Itu malah gawat.
Itami, kita bisa buatnya tak sadarkan diri tanpa harus membunuhnya.
Lelei?
Eh, sebaiknya jangan langsung menuju ke Ginza.
Bisa gawat kalau nanti kita disergap.
Tapi, daripada berkeliaran di sini, menurutku lebih aman kalau kita berada di balik gerbang.
Kita lebih aman di medan perang? Ironisnya.
Putri Pinya ingin tahu,
kenapa kita harus lari dan bersembunyi.
Benar! Aku juga ingin tahu!
Kenapa?
Komandan! Beri tahu kami!
Apa yang sebenarnya sedang terjadi?
Komandan!
Sebenarnya...
Aku juga tak tahu!
Lah?
Tunggu dulu! Biar kujelaskan!
Jangan main-main, atau mau kutembak!
Hoi, kau masih mabuk, ya?
Tak mabuk, kok!
Tunggu.
Tolong dengarkan pendapatku ini.
Pertama, aku ingin memastikannya dulu.
Apa aku sedang dijebak?
Tidak, sama sekali tidak.
Semenjak dua hari ini,
kita sudah ganti kendaraan dan tujuan beberapa kali.
Lalu tadi, ada serangan saat di penginapan.
Terlalu banyak hal yang mencurigakan.
Kami kemari ingin menengahi negosiasi antara negara yang disebut Jepang dengan kekaisaran.
Dengan kata lain, kami datang ke sini untuk berdamai.
Aku yakin ada pihak yang mendukung hal ini,
dan ada juga yang tidak, lalu mereka berselisih.
Apa aku salah?
Itu artinya, kau...
...bukan hanya paksa kami untuk gunakan kartu as taktik politik kami,
tapi kau juga kehilangan paramiliter,
ditambah lagi kau tak berhasil tangkap mereka?
Ada laporan bahwa agen dari negara lain juga ikut campur.
Tak ada waktu untuk beralasan.
Benar, 'kan, Graham?
Ya.
Saya berjanji akan bawa para tamu itu, Presiden.
Ini hangat.
Tinggal ditekan tombolnya, minumannya langsung keluar!
Bagaimana cara kerjanya?
Aku tak tahu.
Tapi, ini di markas JSDF Arnus juga ada.
Peri hutan, manusia setengah dewa,
dan penyihir yang pintar.
Seleramu yang mana?
Kalau dari tampangnya, aku pilih elf.
Begitulah.
Kalau dari sifatnya, aku pilih loli gotik.
Ya.
Dan rambut pirang platinumnya itu buatmu ingin melindunginya, 'kan?
Kau tahu banyak tentangku, ya.
Memangnya kaupikir sudah berapa lama kita bersama?
Aduh!
Selamat datang.
Ini, maaf menunggu lama.
Oh, terima kasih!
Kenapa rasa sup kacang merah?
Kami memilihnya yang kelihatannya enak.
Bagaimana?
Kau tak salah, sih.
Aku juga beli buat kalian berdua.
Ah, terima kasih.
Anu, aku tak dibelikan?
Apa sudah terjadi sesuatu padanya?
Tak ada apa-apa, kok.
Hari ini pada jam 2 siang,
Rory, Tuka, dan Lelei akan kunjungi Tugu Peringatan Ginza.
Setelah itu, mereka akan pulang ke Wilayah Khusus.
Mereka bertiga akan kunjungi Ginza jam 2 siang.
Benarkah?
Bisakah kami lihat mereka?
Info bagus. Kau siapa, ya?
Oke, ayo!
Serius?
Sip, umpannya berhasil!
Memangnya hari ini ada rencana kunjungi tugu?
Aku yang sarankan rencana ini.
Jadi bagaimana, Risa? Apa tanggapan mereka?
Sempurna!
Orang-orang di internet menyukai video mereka saat di Gedung Parlemen.
Kalau ini berhasil, kita bisa kumpulkan sekitar 1.000 teman
yang ingin lihat mereka secara langsung.
Terima kasih.
Dengan kerumunan orang sebanyak itu,
aku yakin agen musuh pasti akan kesulitan untuk bergerak.
Aku juga sudah kirim info yang sama ke situs lain.
Berkat dirimu, kami jadi terselamatkan.
Sebentar lagi pagi, ya?
Semuanya akan berakhir hari ini.
Kita akan ucapkan selamat tinggal pada permainan petak umpet ini.
Dan Begitulah, Cara JSDF Bertempur
Pagi ini, dunia dikejutkan dengan berita tentang Perdana Menteri Motoi
Perdana Menteri Motoi Dibawa ke Rumah Sakit
Perdana Menteri Motoi Dibawa ke Rumah Sakit
Perdana Menteri Motoi
Mengundurkan Diri
mengumumkan kalau dirinya mengundurkan diri secara mendadak
Terkejut
setelah dirawat di rumah sakit.
Partai oposisi mengecam bahwa pengunduran diri ini sebagai tindakan yang tak bertanggung jawab.
Pe-Permisi.
Bagaimana pendapat kalian tentang Perdana Menteri Motoi yang tiba-tiba sakit
dan pengunduran dirinya?
Dia mengundurkan diri?
No comments yet. Be the first to leave one.