The first 200 lines.
UNDERCOVER MISS HONG
Penyihir Yeouido datang.
Kau dipromosikan menjadi manajer tim di Otoritas Jasa Keuangan
dan memulai penyelidikan dana gelap Hanmin Investment & Securities.
Kejaksaan dan Otoritas Jasa Keuangan
telah membentuk satuan tugas.
TUDUHAN HANMIN SELAMA 10 TAHUN
"Yehppee"?
Yehppee dan aku
sedang mengumpulkan buku besar untuk tujuan pelaporan.
Buku besar dana gelapnya
bisa diambil di kantor presdir lantai 12 di kantor pusat Hanmin.
Kau bisa dijatuhi hukuman penjara.
Ya. Aku sudah siap untuk hal itu.
- Apa tak ada di sana? - Ini mustahil.
Mungkin seseorang di Hanmin
tahu soal dirimu dan Presdir Kang?
Ini jelas sebuah peringatan.
Keum-bo!
Menyamar jadi pegawai pemula?
Mereka tak akan bayangkan kau akan lakukan ini.
Ya, maaf.
Maksudku, usiamu 35 tahun.
Siapa yang akan menduga kau berusia 20-an?
Aku akan lanjutkan dengan investigasi terselubung Hanmin.
Akan kutemukan Yehppee dalam tiga bulan
dan mendapatkan buku besar dana gelap.
Ayo bergegas. Presdir menunggu kita.
Padahal dia tidak sedang berpanas-panasan.
Tiga kandidat Yehppee adalah
So Gyeong-dong, Bang Jin-mok, dan Cha Jung-il.
Asistennya pasti tahu
siapa Yehppee sebenarnya.
Dekati asisten itu, dapatkan intel yang kau butuhkan.
Lalu fokus mencari Yehppee.
Kenapa malah menongkrong di sini?
Mari sambut Presiden Direktur Shin Jung-woo.
Halo.
Aku Shin Jung-woo.
Nn. Hong, kau ditunjuk sebagai asisten baru Presdir Shin.
Siapa bilang presdir baru punya asisten baru?
Menurutmu, mendiang Presdir Kang paling dekat dengan siapa?
Jika ada manajer umum yang dekat dengannya, mungkin dia mau bantu.
Hei. Siapa yang mau bantu asisten tanpa bos?
Aku akan temani.
Kita teman sekamar.
Begini saja.
Kau masuk dan tunjukkan kepada Presdir Shin bahwa kau asisten andal.
Tak ada satu orang pun di sini yang bisa menjawabku?
Ini prediksi tanya-jawab Ketua.
Harus dibaca!
Kuharap ini lancar.
Itu berarti aku akan tetap
- menjadi asistenmu, 'kan? - Ya.
Terima kasih.
Semalaman aku memutar otak, haruskah aku menemui Tn. So
membawa sekotak iga mahal.
Tn. So Gyeong-dong dari Divisi Perdagangan?
Mentor Presdir Kang,
veteran berpengalaman di Hanmin.
Dia pasti Yehppee.
Ada yang mencurigakan.
Bagaimana kau bisa memercayainya?
Maksudmu Go Bok-hee?
Sialan.
Kenapa dia bekerja dalam gelap?
Jantungku hampir copot.
Keum-bo.
Hong Keum-bo.
Apa kita saling kenal, Pak?
Boleh aku tahu namamu?
Untuk apa kau menanyakan namaku?
Jangan tanya juga nomor penyerantaku.
Aku sudah punya pacar.
Tunggu, akuβ¦
Ta-da.
Hong Keum-bo, Shin Jung-woo.
Ini.
Itu punyamu,
dan ini punyaku.
Setiap kali kau kesulitan mengambil keputusan berat,
aku akan ada di sisimu.
Setiap kali kau harus mengambil keputusan penting,
aku akan menunggumu.
- Keum-bo. - Ya?
Kita harus beri tahu para senior dan rekan kita
soal hubungan kita, 'kan?
Kita harus merahasiakannya.
Aku akan menyangkal semuanya.
Aku tak yakin
aku percaya wajah datarmu.
Aku yakin
aku tak akan ketahuan.
Begitu, ya?
Tentu.
Halo, Pak. Ini, Shin Jung-woo.
Lama tak berkabar.
Aku cuma ingin tanyaβ¦
Apakah kau tahu kabar Hong Keum-bo?
Aku pulang.
Jang-mi, kau terlihat amat kelelahan hari ini.
Aku lari. Sudah lama tidak.
Enak sekali jika masih muda.
Karena semua sudah di rumah, mau camilan larut aman?
Ayam panggang bagaimana? Aku yang traktir.
Asyik!
Tapi ini hampir tengah malam. Kita tak bisa pesan antar.
Benar.
Penasihat benar-benar menekankannya saat orientasi.
Tapi itu terdengar amat lezat.
Halo, Pak.
Ini dari asrama wanita, Kamar 301.
Bisa pesan dua ayam panggang.
Dua botol bir juga.
Terima kasih. Sampai nanti.
Tahu apa yang membedakan manusia dan hewan?
Kita, manusia, memakai alat.
- Jang-mi. - Kenapa aku?
Kau mau aku yang melakukannya?
Ini jelas tugas yang termuda.
Jang-mi.
Satu-dua.
- Satu-dua. - Satu-dua.
Hentikan.
- Satu-dua. - Satu-dua.
Satu-dua.
Teruskan.
- Bersulang. - Bersulang.
Makanlah.
AYAM PANGGANG JEOM
KREDIBILITAS
MENCURIGAKAN
Ini lezat sekali.
Ini. Ambillah.
Aku bukan anak-anak. Aku harus apa dengan ini?
Hong Jang-mi.
Mulai hari ini, kau resmi diakui sebagai penghuni Kamar 301.
"Mulai hari ini"?
Aku sudah tinggal di sini tiga hari.
Ayolah, kau kubiarkan dapat yang merah muda.
Terima kasih.
Memang dia siapa mengakui aku?
Ada apa denganmu? Jangan periksa barangku!
Tunggu, aku tidakβ¦
- Tunggu dulu. - Lepaskan, Maling!
Apa? Maling?
- Kak. - Kau tak apa?
Hei!
Dasar maling!
Siapa itu pukul sebegini?
Kak.
Jika dia ingin mencuri,
dia akan mengambil dompetmu, bukan bukumu.
Mungkin dia sudah ambil.
Kalian berdua, geledah kantongnya.
Ya, geledah saja. Geledahlah.
Ini Penasihat. Buka pintunya.
Singkirkan itu.
Aku mendengarmu berteriak tadi, Nn. Go.
Apa kau ada masalah dengan teman sekamarmu lagi?
Satu pelanggaran lagi kau akan diusir.
Kami semua berteman baik di sini.
Mungkin TV-nya terlalu keras?
Kami sedang menonton komedi.
Ya.
Kami amat menghayati serial ini.
Ini sudah lewat tengah malam.
Siarannya sudah habis.
Cuma ini satu-satunya cara.
Tas Kak Bok-hee jatuh,
aku cuma mau berbuat baik
dan mengambilkan barang yang jatuh.
Pada saat itulah dia masuk dan memperlakukan aku seperti maling.
Tidak.
Aku selalu menjadi warga jujur yang taat pajak.
Pajak? Kau bahkan belum terima gaji pertama.
Nn. Kim, dia benar-benar bohong.
Dia anak nakal!
Cukup.
Nn. Go, kemarikan tasmu.
Apa?
Kau melihat ada yang hilang?
Tidak.
Uangnya lengkap?
Semuanya ada, tapiβ¦
Ini apa?
Ini buku tulis dari kantor, tapi kupakai sebagai diariku.
Tanpa ada kehilangan uang atau barang,
ini bukan pencurian.
Sepertinya ada sedikit kesalahpahaman.
Mari selesaikan baik-baik.
TEPAT DI DEPAN MATA DAN DI GARIS TEMBAK
Chuseok , liburan terbesar di negara ini, akan segera tiba.
Dengan libur empat hari tahun ini,
stasiun kereta dan terminal bus di seluruh negeri
dipenuhi warga yang pulang kampung untuk bisa bersama keluarga mereka.
Mari kita lihat lebih lanjut lalu lintas liburan.
Sekitar 20 juta penduduk negara ini bermigrasi lagi untuk merayakan Chuseok.
Jalan tol kini telah menjadi seperti lahan parkir raksasa
akibat macet yang disebabkan arus kendaraan ke kampung halaman.
No comments yet. Be the first to leave one.