Season 3

Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—ฌ๐—จ๐— ๐—œ ๐—–๐—˜๐—Ÿ๐—Ÿ๐—ฆ ๐—ฆ๐Ÿฌ๐Ÿฏ๐—˜๐Ÿฌ๐Ÿฐ ๐—›๐— ๐—”๐—ซ ๐—ช๐—˜๐—•
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐ŸŽ๐Ÿ‘:๐Ÿ๐Ÿ || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ฏ๐‘ด๐‘จ๐‘ฟ || *เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
softcoded
full_subtitles
hbo_max_synced
official_release
Published on: 2026-04-21
Downloads: 40
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

BERDASARKAN SERIAL WEBTUN YUMI'S CELLS KARYA DONGGEON LEE.

EPISODE 10

Ya, PD Jang.

- Kami baru saja tiba di hotel. - Penulis!

Ya. Kami ada di pub, datanglah kemari.

- Pub? - Ya.

Tempatnya dekat dari hotel.

Penulis Kim? Suruh dia cepat kemari.

Pemimpin Redaksi menyuruhmu segera datang.

- Ini ayamnya. - Ya, datanglah bersama PD Shin.

Ya. Akan kutanyakan.

Ayo.

Ini kesempatan untuk akrab dengan Soon-rok sambil minum-minum.

Asyik, ayo kita makan ayam!

Katanya akan ada ayam.

Kamarmu di lantai empat.

Pemimpin Redaksi sedang di pub dan menyuruh kita datang.

Kau mau pergi? Aku akan mengantarmu.

- Bagaimana denganmu, PD Shin? - Aku masih ada pekerjaan.

Setelah kau selesai berbenah dan turun, aku akan mengantarmu.

- Percuma pergi tanpa Soon-rok. - Apa?

Kau tidak jadi makan ayam?

Aku juga lelah. Sepertinya aku harus beristirahat.

- Kau mau istirahat? - Ya, tolong beri tahu mereka.

Baiklah.

Kau tidak jadi makan ayam?

Padahal aku ingin makan ayam.

Pintu di lantai empat akan tertutup.

- PD Shin di... - Kita di lantai yang sama.

Aku sekamar dengan Pemimpin Redaksi.

Benarkah? Pasti tidak nyaman.

Inilah nasib bawahan.

Hening lagi.

Aneh, bukan?

Keheningan yang beberapa hari lalu terasa tak tertahankan

kenapa sekarang terasa begitu manis?

- Mari. - Ya.

Kalau begitu, selamat tidur, Penulis Kim.

Ya, kau juga sudah bekerja keras.

Keheningan yang manis.

Aroma Soon-rok harum sekali. Kira-kira dia memakai parfum apa?

Rambut Soon-rok keriting alami?

KEHENINGAN YANG MANIS RAMBUT SOON-ROK KERITING ALAMI?

Soon-rok, ayo lepas kacamatamu dan pakai lensa kontak.

Tapi hari ini ulang tahun Soon-rok.

Ulang tahun Soon-rok belum berakhir.

Kita bersamanya seharian penuh di hari ulang tahunnya

apa boleh kita melewatkannya begitu saja?

Benar juga.

Tadi kami juga sudah memotong kue ulang tahun.

Itu kue yang dibeli Na-hee.

Apa tidak terlalu terlambat untuk mengirim kado?

Bukankah lebih aneh jika kita diam saja?

Benar juga.

Benar, tidak melakukannya lebih aneh. Nanti aku dikira masih marah.

Kado yang tidak memberatkan saat diterima.

Apa ini terlalu murah?

Kalau begitu...

Ini sepertinya lebih baik.

Tapi kalau parfum bukan seleranya, bukankah tidak akan dipakai?

Yang ini agak berlebihan.

Yang ini tidak cocok.

Tapi bukankah dia tak banyak minum? Atau banyak?

Aku kesulitan sekali memilih kado.

Apa? Ulang tahunnya tinggal sepuluh menit lagi?

Kirim saja apa pun.

Kalau dikirim lewat pukul 00.00, tidak ada artinya lagi.

Kirim apa, ya?

Baiklah.

Sepertinya ini yang terbaik. Paling aman. Kupilih yang aman saja.

KIRIM KE SHIN SOON-ROK

Jangan-jangan kita malah membangunkan orang yang sedang tidur.

Lalu, katanya dia sekamar dengan Pemimpin Redaksi, kan?

Bagaimana kalau Pemimpin Redaksi melihatnya dan salah paham?

Itu...

Tidak mungkin begitu.

Anginnya sejuk sekali.

- Itu Shin Soon-rok! - Itu Shin Soon-rok!

Shin Soon-rok belum tidur.

Pemimpin Redaksi juga tidak ada di sampingnya.

Sekarang waktu yang tepat! Sekarang pukul berapa?

Pukul 23.57, masih tersisa tiga menit.

- Yu-mi, ayo kirim kadonya! - Yu-mi, ayo kirim kadonya!

Ini kukirim sebelum ulang tahunmu berakhir.

Selamat ulang tahun.

INI KUKIRIM SEBELUM ULANG TAHUNMU BERAKHIR

SELAMAT ULANG TAHUN

- Tekan! - Tekan!

Tekan!

- Dia sedang membacanya. - Dia sedang membacanya.

Dia sedang mengetik balasannya.

Soon-rok mengetik balasan yang panjang.

- Bukan, dia menghapusnya. - Sepertinya dia bimbang.

Dia mengetik lagi.

Dia membalas!

Apa katanya?

Terima kasih.

Akan kunikmati minumannya.

Semoga malammu menyenangkan.

Emotikon senyum!

Itu emotikon senyum, Semuanya. Kalian lihat, kan?

- Hore! - Hore!

Itu berarti kau menyukainya, kan?

- Benar! - Benar!

Malam itu, bulan tersenyum terbit di desa.

Ini gila.

Aku merasa senang.

Sudah lama sekali aku tidak merasakan perasaan ini.

Rasanya hatiku melunak.

Pemimpin Redaksi.

- Penulis Yu-mi. - Kau bangun pagi rupanya.

- Ya, silakan duduk. - Ya.

Penulis.

Kenapa kemarin kau tidak datang?

Kemarin aku sangat lelah.

Aku sungguh ingin datang, tapi tidak sanggup.

Keputusan yang bagus.

- Kau banyak minum kemarin, ya? - Tidak, aku sudah banyak mengurangi.

Karena aku sering sekali dimarahi oleh Ida.

- Ida agak menakutkan soal itu, ya? - Sangat.

- Kau mau kopi? - Ya, aku juga mau es Americano .

Cuacanya cerah sekali.

Tapi Penulis, sepertinya kau habis dari suatu tempat.

- Apa? - Sepertinya kau habis keluar.

Tidak, aku langsung ke sini begitu bangun tidur.

Karena kau terlihat sangat berseri.

Kau! Sudah kubilang jangan begini!

- Apa yang kulakukan? - Tampak lelah

di depan Pemimpin Redaksi.

Apa kau tidak tahu aturan dasar penulis?

Melihat raut wajahmu

sepertinya naskahmu akan lancar.

Aneh sekali. Padahal tidak.

Sepertinya karena aku tidur nyenyak.

Sepertinya kau cocok sekali di Busan.

Aku juga pergi ke sauna pagi ini. Apa aku tak terlihat lebih bercahaya?

Kau terlihat sangat bercahaya.

Tapi bagaimana dengan PD Shin?

Katanya kalian sekamar.

Ya, tapi aku sudah membangunkannya, katanya mau tidur lagi, tak sarapan.

- Begitu. - Dia nokturnal dan jarang sarapan.

Begitu.

- Kalau begitu, aku juga mau. - Ya.

Susyi. Susyinya enak.

Ya.

Sia-sia saja aku berdandan dengan gaya sederhana.

Karena Shin Soon-rok tidak ada

ayo kita makan sampai perut kita meledak.

Penulis.

Apa kau tidur nyenyak?

Ada Shin Soon-rok!

Untung aku bergaya sederhana.

Dia manis sekali.

Lihat rambutnya yang berantakan itu.

Kausnya santai sekali. Seleranya bagus!

Itu hanya wajah baru bangun tidur. Kau berlebihan!

Kau pasti suka susyi, Penulis Kim.

Karena Pemimpin Redaksi bilang susyinya enak.

Begitu.

Tapi aku tidak suka susyi.

Ternyata Soon-rok suka sosis.

Dia juga suka ayam goreng?

Dia tidak makan sayur.

Seleranya seperti anak kecil.

Seleranya pun manis.

Apa ayam gorengnya enak?

Kurekomendasikan.

Caranya berbicara singkat juga imut.

Aduh, dasar imut.

Berangkat!

Hei.

- Mau ke mana? - Membeli roti lapis.

Ada beberapa orang yang melewatkan sarapan.

Sepertinya semua akan bangun siang

- jadi, kita senggang hingga siang. - Baiklah.

- Kau mau melakukan apa? - Aku mau jalan-jalan.

Aku tiba tadi malam dan belum melihat apa pun.

Tentu saja.

- Nikmati pemandangan laut sepuasnya. - Ya.

- Aku akan tidur sebentar. - Ya, silakan beristirahat.

Aku melewatkannya. Sial.

Tapi dia ada di sekitar sini. Coba cari.

PESAN

Ketemu! Soon-rok!

Ternyata kau di sini.

Penulis Kim.

Aku juga keluar untuk membeli kopi dan jalan-jalan.

Begitu.

- Kau mau minum apa? - Aku...

Tidak, ini semua untuk para penulis. Kau mau minum apa?

Kalau begitu, Americano yang tidak pekat.

Tolong tambah satu Americano yang tidak pekat.

Bagus! Sangat alami.

- Hadiah yang kau berikan... - Ya.

Kafe itu ada di tempat dengan pemandangan terbaik.

Sebelah sana.

- Begitu. - Aku mau mampir sebelum ke Seoul.

Bagaimana kalau sekalian kita minum bersama?

- Kau bilang mau jalan-jalan, bukan? - Ya.

Biar kuberi tahu rute jalannya.

More Indonesian subtitles for Yumi's Cells

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left