Kaal

Kaal (काल)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Kaal 2005 HINDI WEB-DL NF
A Commentary by tedi
Murni Retail NF Belum sinkron versi apapun

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2022-12-28
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sudah saatnya!

Sudah saatnya

Bola matamu seperti singa betina

Sangat cantik

Tubuhmu selembut beludru

Kaulah cintaku

Setiap dedaunan dan ranting Semuanya bertanya

Detak jantung yang tak tersadar ini Menanyakan keadaannya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini

Ikuti iramanya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini

Inilah saatnya Ikuti iramanya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini

Inilah saatnya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Inilah saatnya

Teruslah memanggilku sayang, sayang

Teruslah beri tahu keinginanku

Kau ingin aku menjadi kekasihmu

Kuingin kau tahu aku selalu ada

Ikuti iramanya

Inilah saatnya

Ikuti iramanya Inilah saatnya

Tubuhmu bagaikan emas Hatiku bersamamu

Tubuhmu bagaikan emas Hatiku bersamamu

Saat kesepian di masa sulit Aku hanya mengingatmu

Bumi, langit, bulan, bintang

Semuanya berbahagia

Kau matahari di musim dingin Kau adalah mukjizat Tuhan

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Ikuti iramanya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Inilah saatnya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Ikuti iramanya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Inilah saatnya

Oh Tuhan

Oh Tuhan

Oh Tuhan

Ini musim yang indah, Hati yang muda

Sungguh saat yang indah

Ini musim yang indah, Hati yang muda

Sungguh saat yang indah

Tanpamu Waktu berjalan lambat

Pagi hari penuh warna, malam hari yang indah

Malam menyimpan pertanyaan

Cuaca buruk, napas dingin Ada irama di setiap gelombang

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Ikuti iramanya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Inilah saatnya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Ikuti iramanya

Mari bersenang-senang di masa nestapa ini Inilah saatnya

Teruslah memanggilku sayang, sayang

Teruslah beri tahu keinginanku

Teruslah memanggilku sayang, sayang

Teruslah beri tahu keinginanku

Kau ingin aku menjadi kekasihmu

Kuingin kau tahu aku selalu ada

Ikuti iramanya

Inilah saatnya

Ikuti iramanya Inilah saatnya

TAMAN ORBIT, INDIA

Mendekatlah!

Berhenti!

Jangan mendekat.

Astaga! Kembali. Lari! Cepat!

DUA BULAN KEMUDIAN

Meski terluka, harimau itu berhasil membunuh orang asing.

Kami menyebutnya "pemakan manusia" dan menyalahkan mereka atas segalanya.

Tapi tak bisakah mereka melindungi diri?

Turis itu tak hanya kehilangan nyawa dengan melanggar aturan cagar alam...

tapi juga mengurangi jumlah harimau yang...

sudah berkurang di sini.

Selamatkan harimaunya.

Jika tidak, tak lama lagi...

generasi mendatang hanya melihat harimau itu dari buku.

Taman Orbit.

Krish.

Sudah saatnya!

Sudah saatnya, datanglah padaku!

Cintai aku!

Kali ini, aku membutuhkanmu!

Waktumu, waktuku!

Sudah saatnya, datanglah padaku!

Kali ini, aku membutuhkanmu

Kantor pusat London.

- Halo. - Tuan Krish Thapar.

- Ya! - Kau ditugaskan proyek baru.

- Baik. - Rinciannya akan segera dikirim.

Segera kabari kami...

- Baik. - Terima kasih banyak.

Liburan kita berakhir.

Ada yang lebih menarik.

Krish, ada kurir dari National Geographic, Washington.

NATIONAL GEOGRAPHIC

Kantor pusat telah meneliti lebih dari setahun.

Tujuannya adalah menyelamatkan harimau dan habitatnya.

Menurut temuan National Geographic...

perburuan harimau telah mencapai rekor tertinggi.

Kecelakaan yang menimpa ahli harimau dari kantor Inggris, dua bulan lalu...

- masih tanda tanya. - Tapi laporan itu jelas menyatakan...

orang asing itu dengan cerobohnya mendekati harimau.

Kita cenderung selalu percaya apa yang mereka tulis dan yang kita baca.

Riya, korban tewas adalah peneliti berpengalaman.

Mereka bukan amatir.

Setelah kecelakaan itu, jumlah insiden meningkat dalam dua bulan.

Dua spesialis lagi dan beberapa turis tewas secara misterius.

Bashir Khan, tersangka utama di balik perburuan harimau.

Tiga tahun tugas di hutan Ranthambore. Lalu memimpin di hutan Kanha...

kini Orbit Park.

Sejak dia ditunjuk,

pembunuhan harimau meningkat. Begitu hutan lindung ditutup,

aktivitas ilegal dapat dilakukan dengan mudah.

Bagaimana menurutmu?

Entahlah.

Tapi aku yakin kematian ini tak hanya terkait dengan harimau.

Ada kepentingan lain.

Setiap kecelakaan menimpa turis atau peneliti...

orang menggunakannya untuk menciptakan teror.

Apa rencananya?

Kita harus ke Orbit dan mencari kebenarannya.

Hanya dengan datang kita bisa yakin.

- Kalau begitu kita akan ke Orbit. - Kita berangkat besok pagi.

Tapi Krish, ini musim hujan...

Cagar alam akan tutup dua atau tiga hari lagi.

Untuk pergi ke sana pada cuaca ini...

Kurasa itu tak disarankan.

Aku yakin dua-tiga hari akan cukup.

Kau setuju, 'kan?

Fotografer andalanku.

Riya, jika riset kita berhasil...

misteri besar akan terpecahkan.

PROFIL DEV MALHOTRA

Sensasi kencan pertama dan perjalanan pertama adalah hal unik.

Hai, cantik!

Aku menunggu hari ini selama dua tahun.

Aku selalu tahu...

Kau tercipta hanya untukku.

MELEBIHI BATAS

Langsung saja.

TURUNKAN KECEPATAN

Langsung saja.

POLISI TIDUR DI DEPAN

Hei, kawan!

Kenapa diam saja?

Astaga!

Bagaimana dengan mobil baruku? Mau coba lagi?

Aku ingin habiskan hidupku bersamamu

Teman baikku

Teman baikku

Aku siap berkorban Karena cintaku padamu

Teman baikku

- Jalanan India! - Berhenti mengeluh.

- Perkebunan Ranjit Singh... - Keren, Bung...

Hei!

Sopir-sopir truk itu. Aku ingin membunuh mereka!

Ishika, dia bicara padamu.

- Ya, benar! - Tolak balik diaktifkan...

Aku tak peduli.

Aksi tunggal, semi-otomatis...

Itu bukan apa-apa. Aku punya senjata otomatis ganda.

Itu mainan.

Tidak lucu.

Satu tarikan pelatuk dan mangsa tergeletak.

- Sudah pasti, 'kan? - Satu tembakan.

Satu buruan.

Rasanya aku ingin membunuhmu.

- Ishika. - Sudah tes mobil ini?

- Mobil hitam! - Mobil baru, 'kan?

- Langsung saja. - Ada yang tak beres!

Langsung saja.

- Dev, kumohon! Pelan-pelan! - Kuberi tahu, ada yang tak beres.

Nitron hitam... GSR...

Selama aku ada tak bisa berburu.

Kalian sulit dipercaya.

Kutarik pelatuknya dan kau jadi mangsa.

- Awas! - Mau berhenti?

Kau sedang apa, Bung?

- Seratus kilometer... - Dev!

- Diskon? - Dia gila!

- Sudah kubilang, Dev. - Astaga!

- Semua hitam. - Panjang laras.

- Hentikan! - Lihat ini.

- Katakan. - Lima inci.

- Ada yang tak beres... - Lihat otot itu!

- Apa, aku? - Ishika...

- Satu peluru 2 buruan. - Tak lucu.

Langsung saja!

Dev, ada kucing hitam. Awas!

Dev, sudah kubilang berkali-kali!

Pelan-pelan!

Kau membunuh kucing hitam. Kau tahu artinya?

Ada yang tak beres. Ini sial!

Aku bersumpah, ini sial.

Diamlah, Vishal.

Sayang, tenanglah. Tenang!

Sudah cukup takhayulnya...

- Beri aku waktu, Sayang. - Dev, ini hari Jumat.

Kucing hitam, mobilnya hitam. Semuanya hitam.

Hei! Rambutku juga hitam.

Mataku hitam dan lidahku juga! Jadi aku harus apa?

Tenang saja, Sayang!

Hei, apa yang kalian ributkan?

Tak ada kucing mati.

Kucingnya selamat. Tenang.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left