Non Negotiable

Non Negotiable (No negociable)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Non Negotiable 2024 SPANISH WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF | 1:26:30 Fix common errors

Tags

webdl
Published on: 2024-07-26
Downloads: 102
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

BUKA

- Halo. Apa kabar? Selamat pagi. - Bu, aku sudah menunggumu.

Aku minta maaf.

Kami sudah gagal.

Terima kasih. Berapa biayanya?

Tidak ada.

- Benarkah? - Ini mudah.

Lihatlah.

Sudah.

Hati-hati.

Terima kasih.

TUTUP

Baiklah.

Bagus.

Bagaimana?

- Sudah selesai. - Ini saatnya

kita mengakhiri ide buruk

bahwa negara kita hanya untuk minoritas.

Kami akan meningkatkan investasi dalam penelitian ilmiah dan teknologi!

Araiza!

Kami akan menjamin

pelayanan kesehatan untuk semua orang!

Aku berjanji semua janji kampanyeku

akan menjadi kenyataan.

Kalian bisa pegang janjiku!

- Araiza! - Kami siap.

Dia sudah punya pacar?

Aku tak bisa memberitahumu, Alan. Dia pasienku.

- Dia kacau sekali. - Benarkah?

Ya. Dia menangis di telepon. Mau kita membeli sepeda.

Tidak.

Tidak! Tipikal sekali.

Aku benar-benar tak percaya

Beatriz bertahan selama itu dengannya.

Dia ibu Mica.

Bukan.

Dia bukan ibu Mica.

Ibu bilang "Beatriz".

Saat Ibu mau membahas ibu Mica tanpa sepengetahuanku,

Ibu memanggilnya "Beatriz".

Tidak. Itu tidak benar.

Bukan ibu Mica, tapi jangan sebar di sekolah.

Maka itu guru bahasa Inggris-ku dipecat?

Juana, hentikan. Ganti topik.

Astaga!

- Tidak. Maaf. Harus kujawab. - Tidak.

- Alan! - Sebentar.

Ada apa?

Bender.

Bos, ada apa?

Tak ada apa-apa.

Tak ada? Dia banyak berkeringat, kan?

Dia banyak tergagap.

Aku segera ke sana.

- Tidak. - Kami bisa. Tak perlu kemari.

- Sudah berapa lama kalian di sana? - Tiga jam.

Baik. Aku menuju ke sana.

Alan, tidak.

Apa? Ini tugasku.

- Sulit dipercaya! - Ada sandera, Yah?

Menurutmu, Sayang?

- Kau baik-baik saja, Sayang? - Tidak!

Bukan, yang di belakang. Tak apa?

- Ya, Ayah. - Baik.

NON NEGOTIABLE

Siapa yang antar Juana ke kelas renang? Aku ada pasien.

- Aku aman. - Itu jika di sini, tapi begitu pulang...

Kau berbohong demi kebaikan, Ayah?

Itu rahasia.

Tak ada waktu, Sayang. Kau tahu Ayah.

Kenapa kau kemari, Bender?

Membantu, Bos. Aku menyayangimu!

Dia sungguh tidak pengertian padaku.

Tak bisa terus begini. Ini tak bisa kuterima.

Ini harus diakhiri.

Kami bisa menanganinya. Semuanya terkendali.

Baik.

Menéndez, beri tahu aku. Ada apa?

Wanita...

- Wanita... - Baiklah. Tenang.

Bernapaslah. Tarik, buang.

Katakan. Tanpa tergagap.

Wanita yang disandera itu ibunya.

Ibu wanita ini? Bu, apa yang terjadi?

Dia menawan ibuku di sana. Akan dia bunuh.

- Bantulah. - Siapa "dia"?

- Suamiku. - Siapa namanya?

- José. - José? Baik.

- Tenang. Semua akan aman. - Al...

Hei!

Hai, Jose. Aku Alan Bender.

Kenapa mereka mengirim polisi lain?

Astaga! Apa aku terlihat seperti polisi?

Berhenti di sana!

Aku negosiator dari Grup Operasi Khusus.

José, hanya aku yang bisa membantumu. Katakan, apa yang terjadi?

"Aku selalu memikirkanmu."

"Kau mengenakan apa?" "Apa pria itu sudah pergi?"

Aku mau membunuhnya, tapi dia lolos!

Tenang, Jose. Kita bisa selesaikan ini.

Kau punya anjing?

Ya.

- Siapa namanya? - Lembut.

Lembut! Itu nama yang imut.

Aku yakin ada video bagus di aplikasi ini, bahkan yang mendidik.

Empati tidak cocok untuk Ibu.

Jangan keluar, ya? Apa pun yang terjadi.

- Jika gempa? - Mustahil.

- Tahu dari mana? - Pokoknya tahu.

- Aduh! - Dengar Ibu?

Aku datang!

Kau punya tiga opsi.

Opsi pertama, kau tembak.

Kau dikepung polisi, José.

Jika kau tembak, kau mati.

Opsi kedua, jangan tembak.

Kau masih mati.

Semua polisi itu lapar.

Kesabaran mereka akan habis. Percayalah.

Tak ada yang seberbahaya polisi lapar.

Lalu opsi ketiga,

kau menyerahkan diri.

Maaf, ya?

Ini harus kujawab.

Ya?

Hai. Anda tahu paket data ponsel Anda kini bertambah.

Hubungi kami...

Jose,

ini jaksa agung.

Katanya, jika menyerahkan diri,

pengacaramu bisa menjadikan ini sebagai luapan emosi.

Kau akan jalani perawatan kejiwaan beberapa bulan.

Itu saja. Kau bisa lanjutkan hidupmu.

Pikirkan itu, José.

Jika kau bunuh ibu mertuamu, si jalang itu akan dapat semuanya.

Rumahmu, mobilmu.

Trukku.

Benar. Dia akan mengambil trukmu.

Dia akan ambil Lembut.

Tidak!

Jangan Lembut.

Ya, jangan Lembut.

- Jangan Lembut! - Tenanglah. Aku paham.

Aku paham, Jose.

Dia tak jahat, hanya pencemburu.

- Dia toksik. - Aku akan dipenjara.

Dia akan dipenjara lama. Berjanjilah kau takkan kembali dengannya.

- Selamat, kau... hebat. - Terima kasih, Menéndez.

Aku... bodoh.

Tidak! Jangan begitu. Kau masih belajar. Kau akan bisa.

AMBULANS

- Mau minum? - Bir.

Astaga! Jika soal itu, kau fasih!

Ingat aku bilang tak mau berurusan dengan aplikasi kencan?

Lihat pria tampan ini!

Untuk kencan pertama, aku pergi ke apartemennya.

Musik diputar. Kami minum anggur.

- Bagaimana sikap apatismu? - Membaik.

Aku merasa lebih baik, lebih terhubung, dan lebih bebas.

Aku tak pernah mau melakukan sesuatu yang gila.

Lalu kini, aku seperti pesenam.

Dia memintaku melakukan hal-hal yang...

Dia mengikatku ke tempat tidur tempo hari.

Aku tak bisa bergerak. Dia bebas berbuat apa pun padaku.

Aku senang obatnya bekerja, Jimena.

Aku punya sampel versi baru dari obat yang sama.

Permisi.

Tidak!

Pesenam? Aku tak mengerti.

Sumpah, aku tak tahu apa yang terjadi.

Sudah kuduga itu ibu Mica.

Lampu dibiarkan menyala lagi!

Hai, Sayang.

Astaga! Kau membuatku takut.

Sedang apa kau di sana?

Jimena menemukan Juana di toilet.

Jimena menemukan Juana di toilet?

Aku tak bisa menemukan pengasuh.

Kau tak bisa temukan pengasuh?

Pasienku stres berat.

Dia stres berat?

Berhenti mengulangi ucapanku, Alan.

Apa? Aku tak mengulangi.

- Justru sebaliknya. - Kau ulang semua ucapanku.

Aku? Mengulang?

Bukan itu niatku. Aku tak sadar, tapi...

- Kau tampak kesal. - Jangan labeli emosiku.

- Aku tak begitu. - Berhenti coba mengontrol situasi.

- Kontrol? - Dengar. Bicara denganku.

Namun, itulah yang kulakukan, aku bicara denganmu.

- Baik. - Baik.

Mereka tahu kurawat salah satu ibu.

Aku didepak dari grup obrolan ibu dan ayah.

Aku bisa kehilangan lisensiku sebagai psikiater.

Maaf. Apa kabar? Bagaimana harimu?

Hariku? Baik. Aku menyelamatkan sandera...

Aku tak peduli soal sandera itu!

Baik. Dengar, kulihat ada tiga opsi di sini...

Ada dua, terapi pasangan atau bercerai.

- Apa? - Kau tidur di sofa.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left