The first 200 lines.
ILUSI? AKU MELEWATKAN BUNGA
YANG MEKAR
ITU MENYIKSA SEKALIGUS TERHORMAT
KAZUO DAN
FILM OLEH NOBUHIKO OBAYASHI
HANAGATAMI
"Hanagatami" adalah buku pertama Kazuo Dan.
Sahabatnya, Osamu Dazai,
menyarankan desain sampul oleh Haruo Sato.
Penerbitannya diumumkan
pada hari dia direkrut karena Jepang berperang dengan Tiongkok.
Teman penyair Dan, Chuya Nakahara, meninggal karena TBC tahun itu.
Lalu si pembuat film, Sadao Yamanaka, meninggal di Manchuria.
Mereka semua meninggal di usia yang sangat muda.
Dan menulis, "1937 sungguh tahun yang suram."
Usianya 25 tahun.
Buku ini adalah kenangan atas para pemuda itu
yang berjuang untuk hidup di masa perang.
JIKA DILIHAT DARI UJUNG TELESKOP YANG SALAH
PEMANDANGAN BIASA MENJADI KISAH KUNO
TIDAK, INI BUKAN NOSTALGIA!
INI DUKA ATAS SEMUA YANG HILANG
Lompat.
Boleh aku melompat?
Ayo, lompat!
Ini musim semi, tapi tahun berapa?
Aku di Batu Tategami di Karatsu, bagian Barat Jepang.
Ini mungkin saja kota fiksi
dalam sejarah.
Usiaku 17 tahun dan perang berkecamuk.
SELAMAT PULANG, PRAJURIT
KAMPUS KARATSUHAMA
Babak pertama dimulai di sini.
Kampusku setara dengan SMA.
- Pak Murazaki. - Hadir.
BABAK PERTAMA
- Pak Yamaguchi. - Hadir.
- Pak Yoshida. - Hadir.
- Pak Wakiyama. - Hadir.
Aku Toshihiko Sakakiyama, kelas satu!
Perut atau sakit gigi?
Hanya memastikan apa aku pelasi.
- Pelasi? - Pengecut.
Kata kuno untuk pengecut.
Benar!
Boleh aku melompat?
Alasan yang imajinatif.
Buka buku pelajaran kalian. Halaman satu, pelajaran pertama.
Lalu...
Perut atau sakit gigi?
- Pak Aso. - Ya?
Baca teksnya dan terjemahkan.
Bapak ingin tahu kemampuanmu.
Ya Pak!
Edgar Allan Poe adalah penulis Amerika pada tahun 1800-an.
Pak!
Tapi kita akan berperang dengan Amerika!
Perang tak punya tempat di kelas bapak!
Ini sepenggal dari tulisan Poe
yang misterius dan absurd, "Kucing Hitam".
"Kuambil pena
untuk menulis cerita yang acak
dan sederhana.
Kuharap tak ada yang percaya
kisahnya."
Seorang pengecut tak punya integritas.
Perutku. Maksudku, gigiku.
Maaf bapak membosankan,
tapi bapak tak terhibur atau terkejut.
Kalian menganggap nilai terbalik dan aksi membosankan kalian
baru dan aneh.
Bapak...
Bapak tak paham alasan kalian menyia-nyiakan kecerdasan kalian!
Ini
pasti karena keahlian bapak sebagai guru.
Kau juga?
Kira juga.
Boleh bapak tanya alasannya?
Tak ada alasan untuk menjelaskan.
Itu tak masuk akal.
Sudah sifat alami manusia untuk menentang logika.
Itu sia-sia secara spiritual.
Pria pemberani bertindak diam-diam.
Apa itu berlebihan?
Alasanku adalah
aku tak ingin jadi pengecut, Pak.
Itu bukan alasan.
Itu...
hanya bualan.
LENIN
Tidak. Aku bahkan tak tahu namanya.
Mina, saatnya minum obat.
Kakak.
Itu darahku.
Astaga.
Seharusnya jangan lakukan itu.
Lebih baik memuntahkan semua darah kotor.
Jika sulit, aku akan mengisapnya.
Akan kuisap semuanya untukmu.
Punya Kak Ryo?
Kakakmu, Ryo, pergi jauh dariku
dan meninggal di Manchuria.
Dia sembunyikan penyakitnya dan berjuang untuk Jepang.
Di Jepang saat ini, semua pria dikirim untuk mati dalam perang.
Wanita harus bagaimana?
Itu kali pertamamu muntah darah?
Kuhubungi Dokter Ichijo, mungkin perlu mengganti obatmu.
Kurasa kondisiku memburuk.
Perang kian memburuk,
tapi aku baik-baik saja karena sudah kebal.
Kakakku...
Bibi!
Itu Toshihiko.
Toshihiko.
Tinggallah di sini jika kau rindu rumah!
Aku mendaki Batu Tategami hari ini!
Aku berada di surga!
Saat di sana, aku tumbuh dewasa!
Bibi membangun rumah untukmu.
Rumah?
Ada di belakang dan itu milikmu! Mau lihat?
- Suatu hari nanti. - Lepas sepatumu.
Rumahku sendiri!
Yang lebih penting, bagaimana kondisi Mina hari ini?
Kelak, bibi akan menjagamu dan calon istrimu.
Seperti janji bibi pada ibumu di Amsterdam.
Ibuku?
Selama bertahun-tahun, kau dirawat baik-baik oleh orang tuamu.
- Giliran bibi merawatmu. - Karena itu aku berdiri di tepi laut
dan menantang diriku untuk melompat!
Sebaiknya jangan temui Mina hari ini.
Paru-paru kirinya memburuk. Lihat bayangannya lebih besar?
Paru-paru kanan sama.
Sama seperti suamiku.
Dia hanya batuk darah sekali!
Suamimu ceroboh.
Dia menyia-nyiakan hidupnya.
Dia berperang agar hidupnya tak sia-sia.
"Aku akan bertahan hidup di bawah matahari terbenam Mancuria."
Ya, kau benar.
Dokter.
Hidup apa yang tak sia-sia?
Di Kekaisaran Jepang, hidup kita adalah milik...
Dokter!
Minum teh.
Jadi...
Pak Toshihiko, kubuat seperti yang kau suka.
Terima kasih!
Dokter.
Teh untukmu?
Keluargamu selalu menyajikan teh Ceylon .
Barang-barang impor langka belakangan ini.
Kau tahu, pasien seharusnya tak pulang.
Biar kurujuk ke sanatorium. Bawa dia.
Kau baik sekali.
Tapi aku satu-satunya keluarganya dan dia benci sendirian.
Jadi, sampai dia menikahi pria baik...
Enak!
Aku rindu teh dan kau!
Terima kasih, Dokter.
Ini bukan waktunya memanjakan dia.
Dia akan berakhir seperti suamimu.
Ryo punya aku.
Apa kita akan berperang dengan Amerika, Bibi?
Bagaimana dengan Amsterdam?
Bibi ingin melindungi Mina.
Agar dia bahagia.
Toshihiko.
Hai, Mina!
Mina.
Matahari terbenam dan aku mulai merasa kesepian.
Mina...
Kak, aku ingin hidup.
Aku akan bersikap baik jika boleh tinggal, Dokter.
Kau keras kepala, Nona.
Sama seperti kakakmu.
Diskusikan berdua.
Silakan berkonsultasi denganku kapan saja.
Terima kasih.
Jaga dirimu. Sampai jumpa.
Tetap di sini.
Hati-hati dengan malam yang dingin.
Mina. Mau tetap di sini bersamaku?
Ide bagus. Jaga dia, Toshihiko. Mengerti, Mina?
Terima kasih banyak.
Hati-hati di jalan.
Kau sangat menyayangi sepeda Inggris-mu.
Apa masih berfungsi dengan baik?
Ya, kau, aku, dan sepedanya baik-baik saja!
Tapi jika kita berperang dengan Inggris,
aku tak bisa mengendarai ini.
Kau sudah lama memilikinya.
Benarkah?
Aku bisa disebut pengkhianat.
Jaga dia. Selamat malam.
Aku pergi!
Kau datang untuk mengatakan itu!
Tapi mereka luar biasa!
Siapa yang tak mau beri tahu bibi mereka tentang dua teman baru?
Sup lezat! Aku harus beri tahu ibuku di Amsterdam.
No comments yet. Be the first to leave one.