The first 200 lines.
SERIAL NETFLIX
Satu, dua, masuk, keluar.
Ingat para legenda musim kedua kita?
Itu mengeluarkan banyak emosi yang belum pernah kurasakan...
Begitu mereka meninggalkan vila,
esoknya, Lana langsung kembali bekerja
dengan sekelompok orang bergairah baru.
Target baru, Sayang!
Siapa yang tak tahu tentang musim kedua.
Mari kita mulai.
Mereka pikir ini acara kencan liar yang baru.
Selamat datang di Pulau Kenikmatan!
Dunia dalam genggamanku malam ini.
Bayangkan kekecewaan mereka saat ratu yang melarang seks muncul.
Tak boleh ciuman, tak boleh bercumbu, dan tak boleh bercinta sama sekali.
Entah bagaimana aku akan bertahan selama beberapa minggu ke depan.
Semoga aku tak mati.
Bagaimana reaksi peserta terliar kita?
Astaga.
Jika aku ingin melanggar aturan, akan kulanggar.
PELANGGARAN ATURAN
Ini telah merugikan grup $30,000.
Apa?
Enam puluh sembilan. $6,000. $57,000.
Kenapa aku melakukan masturbasi?
Akankah para lajang haus seks ini menjalin hubungan mendalam?
Aku merasa ditakdirkan berada di sini. Aku akan pulang sebagai orang berbeda.
Aku meresapi lokakarya ini. Aku merasa bebas.
Bersulang untuk kita.
Tak kusangka aku jatuh cinta pada seseorang.
Apa kau penyuka cinta satu malam?
Atau apa orang-orang terangsang ini terlalu...
Akan kutunjukkan vaginaku.
- ...liar... - Aku mau pesta seks besar.
Waspadalah, Sayang!
- ...untuk... - Mau membuatku tegang?
- ...diatasi? - Aku sangat terangsang.
Boleh kutelepon ibuku?
Kita mulai lagi
dengan sepuluh lajang terangsang
yang mengharapkan hubungan seksual musim panas.
Dan kerucut paling terkenal di dunia, Lana, kembali,
menganalisis orang-orang terangsang yang terseksi.
Pengumpulan data rahasia sangat penting.
Kita berada di Turks & Caicos lagi,
tapi tak satu pun dari peserta baru menonton musim kedua.
Jadi, mudah memikat mereka ke sini
dengan pembuatan acara kencan palsu yang liar dan seksi.
Pulau Kenikmatan! Siapa yang tak akan tertipu?
Dipandu oleh Dariany Santana.
Juga set baru tanpa biaya.
Oke, selain beberapa ranting dan burung bayan.
Kami tak memboroskan anggaran properti, tapi habis-habisan untuk gadis cantik.
Halo, Musim Ketiga!
HOLLY COLORADO, AS
IZZY CHELTENHAM, INGGRIS
- Hei, Sayang! Indahnya! - Baiklah!
Astaga!
- Bersulang! Awas jatuh. - Bersulang! Astaga.
Luar biasa, bagaimana kita bisa di sini?
- Apa yang bakal terjadi? - Di Pulau Kenikmatan?
Kurasa ada banyak kenikmatan. Semoga saja.
Astaga, kau nakal. Benar-benar nakal.
Halo!
Aku masuk sekolah swasta dan orang pikir aku akan jadi
gadis angkuh,
tapi aku mungkin bergabung dengan separuh tim rugbi.
Aku bahkan main kriket juga.
Aku kompetitif. Aku bermain hoki di waktu luangku.
Aku pemain di dalam dan di luar lapangan hoki.
Aku biasa minta putus lewat pesan teks.
"Kurasa hubungan kita tak akan lancar. Bukan salahmu, tapi salahku. Salam cium."
Kirim.
Aku yang akan sukses pertama.
Aku selalu begitu dan aku akan berada di Pulau Kenikmatan.
Setelah ini, aku merasa kenakalan bisa terjadi.
Ya. Aku akan minta maaf kepada orang tuaku dulu. Maaf!
Aku ini aib keluarga.
Mereka memanggilku Holly si Rusuh.
Ini pencahayaan swafoto yang bagus.
Aku mudah mematahkan hati. Aku suka hubungan yang santai.
Dan biasanya aku mendapatkan yang kuinginkan.
Maaf.
Aku memancarkan seksualitas saat bicara. Bahkan saat bahas hal paling membosankan.
Wajan penggorengan. Basil. Kopi.
Seksi sekali. Wah, aku tersipu.
- Keluarkan cowok-cowok! - Kau punya tipe?
Tentu saja dan selalu yang blasteran.
Semoga kita tak suka pria yang sama.
Kita akan segera tahu.
Astaga, hentikan.
Apa?
Oke, Produser, mari buat pria pertama isti...
Astaga, otot perutnya! Ya, tolong!
NATHAN CAPE TOWN, AFRIKA SELATAN
Astaga!
- Hei! - Hai.
Dia sangat menarik. Siapa namamu?
- Nathan. Salam kenal. - Sama-sama. Izzy.
Astaga, kau menawan.
Dari mana asalmu?
Aku dari Cape Town.
- Cape Town? Wow! - Keren!
Ibuku orang Zulu, jadi, aku keturunan kesatria.
- Hei, aku suka itu! - Kurasa kita akan bersenang-senang.
Aku playboy internasional. Ayo.
Aku telah terbang melintasi banyak negara
dengan pesawat untuk bercinta dengan gadis berbeda.
Afrika Selatan, Inggris, Jerman, Amerika, Rusia, Ukraina, Spanyol, Swedia,
banyak tempat.
Aku tukang kencan pembunuh berantai...
Boleh kita ulangi?
Aku tukang kencan berantai.
Begitu lebih baik?
Pulau Kenikmatan terdengar seperti Olimpiade Seksi. Aku ingin dapat emas.
- Selamat datang di surga! - Ya!
Kalian menawan.
Kaulah yang menawan. Seperti apa tipemu?
Bermata besar. Mata memberi banyak makna bagiku.
Tentunya bergigi bagus. Harus tinggi.
Coret aku.
Nathan, kau beruntung.
Gadis berikutnya tinggi, punya mata dan gigi.
Semoga kau penyuka Jaz!
- Hei. - Kita kedatangan ratu!
Lihat dirimu.
- Hai! - Halo!
- Apa kabar? - Apa kabar?
- Aku Jaz. - Hei, Sayang.
- Salam kenal. - Mendekatlah, biar hangat.
- Ya, mulai nyaman. - Sudah akrab. Seberapa tinggi kau?
Tinggiku 175 cm tanpa sepatu hak. Aku tahu aku sangat tinggi.
Kau tinggi.
Aku Jaz. Aku berkelas dan penuh semangat.
Senyumku manis. Aku manis.
Ada banyak. Ini rambut asli.
Banyak yang mengirim pesan padaku. Itu terus berulang.
Di hari tertentu, aku dengan seseorang, lalu dengan orang berbeda.
Aku menyebutnya janji dengan penis.
Aku suka sekali cowok nakal.
Jika kulihat sesuatu yang kuinginkan, bakal kukejar.
Semoga yang ternakal menang.
Hanya aku pria di sini yang cukup baik untuk kalian bertiga.
- Semoga ada lagi yang masuk. - Kau serasa mencentang banyak kotak.
- Kau bilang kotak? - Ayolah!
Aku pria pertama yang datang. Tunggulah sebentar.
Dua menit? Ini peringatan dua detikmu!
Bunyikan alarm! Masalah ganda datang!
Hai!
HARRY MIDDLESBROUGH, INGGRIS
TRUTH TEXAS, AS
- Hei, Semuanya! - Selamat datang!
- Hai! Apa kabar? Senang bertemu. - Hai! Senang bertemu kalian.
Astaga.
- Kau model? - Ya.
- Kau seperti model. - Kau juga.
- Seperti apa tipemu? - Tak ada.
Sama sekali?
- Aku suka semuanya. - Apa pun?
Aku ditaksir banyak wanita.
Astaga. Kurasa aku tampak cukup tampan. Ya, 'kan?
Truth akan selalu 99,9% berkata jujur.
Makanya, kupakai nama itu.
Tapi nama asliku adalah...
Robert.
Sebelum suka wanita, aku suka basket.
Beberapa gadis datang ke pertandingan. Satu di sana, satu lagi di sana.
Terkadang, aku melakukan ini saat melewati sekelompok gadis.
Gampang. Aku bisa begini seharian.
Ada yang pernah bilang kau seperti selebritas?
Harry Styles?
Harry Styles?
Mirip, Kawan!
Ini hanya mengarah ke satu arah. Maaf, aku tak tahan.
Aku tenar di kelompok sendiri.
Apa pun yang terjadi di desaku jadi kabar besar.
Jika ada wanita tua jatuh, itu akan jadi berita utama.
Aku Harry, ahli bedah.
Ahli bedah pohon. Profesiku menebang pohon.
Itu termasuk rayuanku. Akan kupanjat kau seperti pohon.
Kucium banyak kodok untuk menemukan putri. Belum ketemu.
Britney dan Cherry mantanku. Charlotte, Karen.
- Kayla? - Kami pernah kencan.
Bukan kencan, tapi bercinta.
Gadis mudah jatuh cinta padaku.
Aku menjanjikan rumah di atas bukit dengan pagar putih dan gaun pengantin.
Untuk apa menikah jika punya banyak pilihan?
Jijik.
- Seperti apa tipemu? - Berambut cokelat. Berbokong indah.
Senyuman manis.
Kau menggambarkan Holly.
Jika kau mau Holly, katakanlah. Langsung saja.
- Kau bisa menyebut namanya. - Aku mau main santai.
Maaf.
Kurasa si ahli bedah pohon tegang. Saatnya kejutan dari si cantik Beaux.
Halo, Orang-orang Menawan!
Kita diberi banyak pilihan.
- Apa kabar? - Aku Beaux.
- Apa pekerjaanmu? - Aku sekretaris hukum.
- Sekretaris seksi! - Kau pasti tak pakai itu ke kantor.
No comments yet. Be the first to leave one.