King of Beggars

King of Beggars (武狀元蘇乞兒)

Download Indonesian Subtitle

Release info

King Of Beggars 1992 REMASTERED CHINESE BluRay x264-RUSTED
A Commentary by tedi
Retail NF | 1:40:51 Resync for REMASTERED BluRay

Tags

bluray
Published on: 2026-08-02
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Dipersembahkan oleh: CHARLES HEUNG, JIMMY HEUNG

Produser: STEPHEN SHIU Perencana: JIMMY LAW

Pemeran: STEPHEN CHOW, SHARLA CHEUNG

NG MAN-TAT, NORMAN TSUI, LAM WAI, WANG CHUNG, VINDY CHAN

Pemeran Tamu: NAT CHAN, LAWRENCE CHENG, MATTHEW WONG, PETER LAI, KINGDOM YUEN

Produser Eksekutif: SHIRLEY LAU, JESSICA LIU Manajer Produksi: CONNIE WONG, IVY KONG

Sutradara Seni: HORACE MA Perancang Kostum: TONY AU

Sinematografer: DAVID CHUNG

Musik: JOSEPH KOO Penulis Skenario: JOHN CHAN, GORDON CHAN

Sutradara Aksi: YUEN CHEUNG-YAN

Sutradara: GORDON CHAN

Tuan muda, kami siap.

- Kerja bagus, Tuan muda. - Handukmu, Tuan muda.

Tuan muda menulis apa?

Namanya.

Hebat! Aku baru tahu bahwa Tuan muda tahu cara menulis namanya!

- Ya. - Sial.

Ini bagus.

Biar kulihat!

Ini bagus! Dibaca "So Cha Ha Yee Chan yang flamboyan"!

Kau membacanya terbalik, Tuan.

"Chan Yee Ha Cha So."

Anak baik, tapi jangan sombong! Mengerti?

Ayah, sejak zaman Dinasti Qing,

Keluarga So Cha Ha Yee

hanyalah sekelompok buta huruf.

Namun, tidak lagi. Putraku, yaitu cucu Ayah,

tahu cara menulis namanya sendiri!

Ini sangat luar biasa, Ayah.

Kini, setelah bisa menulis,

dia akan menjadi orang terpelajar kelak.

Setelah bisa menulis namanya,

dia kini akan diberkahi putra.

- Tuan muda harus berlatih lebih keras. - Ya, aku tahu.

Chan, kurasa kita harus memajangnya.

Tentu!

Profesor, pasang di tempat yang terlihat.

Tunggu, Profesor.

Bagaimana jika menghiasnya dengan warna merah dan mengaraknya?

Ayo!

Chan, duduklah dengan ayah.

Ayah senang punya putra yang pekerja keras sepertimu.

Dengar. Kau tahu ayah itu pembuat onar di keluarga.

Ayah juga hampir menghabiskan seluruh harta ayah.

Bagian terburuknya, ayah akan mati kelak,

dan kau harus menghidupi diri sendiri.

Aku terbiasa menghidupi diri sendiri.

Ini.

Ini cek setara 100.000 tahil. Gunakan dengan bijak.

Payah, ambilkan topi impor itu.

Kau mau ke mana, Chan?

Ada pesta ulang tahun malam ini.

Berapa umurmu?

Aku akan menginjak 25 tahun. Jangan telat!

Setidaknya berdandanlah untuk acara seperti ini.

Kau seperti pengemis!

Apa pengemis bisa sekaya itu? Jika begitu, aku pun mau!

Yang berulang tahun itu bodoh.

Kemarilah.

Ya, Tuan?

Lihatlah undangan anakku. Indah, bukan?

Jika mengadakan pesta ulang tahunku, harus lebih baik daripada ini!

Yang Mulia, bagaimana pendapatmu tentang Opera Kanton?

Aku yakin, itu tak bisa menandingi Opera Beijing.

Namun, bagus untuk dipelajari.

Tip untuk semua.

Tip untuk semua.

Tip untuk semua.

Selamat ulang tahun, Tuan So.

Aku tak punya rumah, miskin, dan sakit.

Istri dan anak-anakku meninggalkanku, dan tak ada yang bisa kuandalkan.

- Punya sedekah untukku? - Pengemis, kau bercanda?

Dasar berengsek, beraninya kau mencari sedekah di sini.

Aku akan menghajarmu...

- Beri dia tip! - Ya, Tuan muda.

Kau bercanda? Kenapa kau memberinya tip seperti itu?

Hei.

Pengemis itu seperti kita.

Dia bisa datang selama bisa membayar.

Aku akan membayari pengeluaranmu di sini selama sebulan, termasuk PSK!

- Semua pengeluaran? - Kenapa tidak?

Tentu saja.

- Ayo kemari. - Ikutlah denganku, Tuan.

Tuan So!

Halo.

Apa kabar, Nyonya Germo?

Tak baik memanggilku begitu.

Kita harus bicara lugas, 'kan?

Kau mau bicara lugas?

Kau seperti pelayat jika bertopi itu.

Ayahmu mati atau ada hal lain?

Aku senang kau berbicara begitu padaku!

Tuan Chiu, kau membantuku memberantas Geng Berambut,

jadi, kau akan menerima penghargaan dari Kaisar.

Akan kuhargai jika kau mengatakan yang baik-baik

di hadapan Yang Mulia.

Pertunjukan sudah selesai, dan ini serbet kalian.

Ini.

Tuan So datang!

Tuan So, selamat ulang tahun!

Sebelah sini.

Tuan So, ini hari besarmu, jadi, kau harus berbahagia.

Kami punya beberapa gadis baru hanya untuk menghiburmu.

- Silakan pilih, kelas emas atau kayu? - Apa maksudmu dengan itu?

Tak mengerti? Emas hanya enak dilihat,

sementara kayu enak dipegang.

- Tentu kayu tampak bagus! - Tentu kayu tampak bagus!

Para Kayu, ada tamu untuk dijamu.

Kau yang berulang tahun, Tuan So.

Beri tahu aku wanita seperti apa yang kau mau.

Siapa saja. Mereka semua sama.

Tak ada yang menonjol.

Tuan So, ada masalah apa?

Dia menjilatku.

Apa? Siapa pun yang melakukannya, akan kutarik lidahnya...

Bukan dengan lidahnya, tapi dengan matanya.

Aku belum pernah melihat tatapan yang begitu menggoda.

Boleh tahu siapa dia?

Yu Shueng itu hanya pengganti.

Kau ingin tidur dengannya, Tuan Chiu?

Kau tanyakan Yang Mulia lebih dahulu.

Bagaimana, Yang Mulia?

Kami hanya teman, silakan jika kau mau.

Silakan, Tuan Chiu.

Terima kasih.

Lakukan.

Yu Shueng, turunlah dan sapa Tuan Chiu!

Yu Shueng, dialah yang membunuh ayah kita.

Aku tahu, tetap tenang. Ayo.

Tuan Chiu, Nona Yu Shueng datang.

Senang berjumpa denganmu, Tuan Chiu. Aku Yu Shueng, penghiburmu malam ini.

Cantik sekali.

Tuan Chiu, apa yang akan kita lakukan malam ini?

Seratus ribu tahil?

Jika Nona Yu Shueng tidur dengan tuan kita malam ini,

sebaiknya kau pergi!

Kawan! Aku sungguh minta maaf soal itu.

Kuharap kau tak keberatan!

Permisi. Aku akan adil pada semua orang.

Siapa pun yang bisa menawari kami lebih daripada 100.000 tahil,

bisa tidur dengan Yu Shueng.

Tak perlu bertengkar karena itu. Paham?

Kau sungguh boros, Kawan.

UANG

Cek itu tampak terlalu sederhana bagiku.

Aku punya mutiara dari keluarga kerajaan. Tak ternilai!

Aku lebih menyukai mutiara.

Tuan Chiu, aku akan menunggumu di kamarku.

Apa mutiara ini seharga 100.000 tahil?

Bukankah itu terlalu sedikit?

Aku juga menyukai uang, tapi aku tak menyukaimu.

Dia lugas. Aku sangat menyukai itu!

Namun, Tuan So...

Bukan masalah.

Kurasa Yu Shueng tak menyukaiku

karena topi ini tak cocok dengan rambutku, dan aku pantas mendapatkannya!

Senang mengetahuinya, Tuan!

Tenang, masih ada banyak gadis cantik yang bisa kau pilih.

Jadi, Nyonya, aku mengandalkanmu malam ini!

Ini bukan ulahku!

Beraninya kau!

Tinju Belalang? Boleh juga.

Musik!

Tunggu!

Paruh Bangau, Cakar Harimau!

Tinju Belalang-mu tak sebanding dengan kombo Harimau-Bangau-ku.

Aku tahu kombo itu sepertimu!

Bagaimana jika merasakan Belalang-ku?

Hore!

Kombo Harimau-Bangau-mu kalah.

Itu bukan Harimau-Bangau.

Itu Merak Terbuka.

Karena itulah, sangat lemah!

Cepat sekali.

Kau tampak cukup kuat.

Nak, kau tak tahu bagaimana akhirnya.

Jenderal Kanton datang!

Beri jalan!

Akan kutembak siapa pun yang menghina putraku!

- Tuan. - Tuan.

Chan, siapa yang menghinamu?

Aku yang menghina.

Apa? Kau menghina seseorang?

Apa yang dia lakukan sampai kau menghinanya?

Tuan, mereka penghina.

- Siapa kau? - Lihat saja ini.

Pangeran Berjubah Besi?

Rupanya hadiah! Hei, Chan.

Mereka membawakan hadiah, berhenti menghina mereka.

- Ayo, beri gadis ini tip. - Namun, Tuan,

lihat yang tertulis di sini. "Pangeran Jubah Besi, Sengge Rinchen."

Beraninya kau mengambil medali Yang Mulia.

- Tahan dia! - Tunggu! Menurut hukum Qing,

anggota kekaisaran dilarang berhubungan dengan PSK.

Namun, kau ada di bordil.

Jadi, kau yang melanggar hukum!

Bagaimana denganmu?

- Siapa? Aku? - Ya, kau!

Benar, aku di sini untuk...

- Menahan. - ...menahanmu.

More Indonesian subtitles for King of Beggars

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left