Love is Blind

Love is Blind (Love Is Blind)

Download Indonesian Subtitle

Season 5

Release info

Love Is Blind S05E11 NF WEB h264-EDITH
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

web
Published on: 2023-10-16
Downloads: 21
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

REUNI

Selamat datang di Reuni Love is Blind Musim Kelima.

- Aku Vanessa Lachey. - Aku Nick Lachey.

Musim ini berisi banyak kejutan melebihi prediksi siapa pun.

Benar? Ada masa lalu Uche dan Lydia.

Aaliyah meninggalkan eksperimen. Johnie dan Chris akhirnya berpacaran.

Ya, ada JP yang bisa bicara sampai pertunangan,

lalu tak pernah bicara lagi.

Stacy menolak Izzy di altar, lalu menciumnya.

Milton bisa memahami ucapan "Aku bersedia" Lydia di altar.

Itu bagian menakjubkan dari musim hebat.

Malam ini kita akan mengobrol dengan orang-orang favorit dari musim ini.

Kami tak sabar untuk tahu siapa yang pacaran setelah syuting usai.

Tunggu, kalian bermesraan dan kalian di bar di waktu yang sama?

Pertama-tama, kami ingin menyapa pasangan

yang berhasil sampai ke altar.

Izzy, Stacy.

Milton, Lydia.

- Halo. - Hai, Semuanya.

Semua baik-baik saja?

Sudah santai dan siap?

Aku tak yakin santai, tapi siap.

Aku siap. Aku baik.

Kalian tampak fantastis dan masih bersama,

tapi kalian masih menikah, bukan?

Ya. Pernikahan kami bahagia.

- Bagus. - Aku turut senang.

Kami senang melihat kalian jatuh cinta. Bagaimana kehidupan pernikahan?

Kurasa sebelum bertemu Lydia dan menikah,

aku biasanya berlama-lama di kantor.

Sekarang begitu pukul 17,30, aku harus pulang menemui istriku.

Aku suka.

Dia menyukainya.

Dua tahun lalu,

tak terbayangkan aku bisa merasa dan menjadi seperti ini. Ini indah.

Standarnya tinggi untuk semuanya.

Manis sekali.

- Itu ucapan yang bagus. - Ayahku membantuku.

Dia melakukannya dengan baik.

Omong-omong, sudahkah keluarga menerima kalian

sebagai pasangan suami istri?

Lydia, mau jawab itu?

Ya, tentu saja.

Karena kau akrab dengan ibuku sekarang. Terlalu akrab.

Aku tersingkir.

Itu mencapai titik di mana

aku menelepon Ibu dan berkata, "Putramu membuatku kesal.

Aku butuh teman curhat." Dia jawab,

"Ayo kita makan malam, Sayang."

Ayahnya mengadukan ibunya dan berkata,

"Ya, dia bersama Lydia."

- Mereka semua memusuhiku. - Dia malah bingung.

Mereka membela Lydia, padahal aku putra mereka.

- Itu harapannya. - Itu luar biasa.

Itu sempurna. Aku berasumsi kau tak keberatan?

Ya, aku menyayangi mereka. Mereka yang terbaik.

Kehadiran Lydia dalam keluarga kami

membuat orang tuaku sangat...

Aku dan saudariku bercanda.

Lydia menjadikan orang tuaku sangat lembut.

Sangat berbeda

dari saat kami tumbuh dewasa, kini Ibu berkata, "Ibu cuma mau menelepon.

Ibu menyayangimu dan bangga padamu." Sementara aku,

"Ibu yang mendorongku untuk bekerja keras dan lebih berusaha."

Hubungan mereka sangat membaik.

Aku suka itu.

Boleh aku bilang sesuatu? Gairah dan cintamu pada kehidupan

sangat menular hingga sulit diabaikan.

Aku mengerti kenapa kau disayangi keluarganya.

- Hebat. - Ya.

Aku menyayangi mereka. Ini luar biasa.

Tapi apa kebersihanmu...

sudah menular ke Milton?

Milton, bagaimana pekerjaan rumah sehari-hari?

Di sini panas.

- Sayang, ayolah. - Kau tahu.

Ayolah.

Aku mencuci piring sesekali.

- Dia sudah tiga kali mencuci piring. - Lalu handuknya?

- Ya ampun. - Tiga kali.

Handukku selalu kugantung.

Oke. Itu sudah membaik.

- Tepuk tangan meriah. Sudah membaik. - Bagus, Milton.

Dia selalu menggantung handuknya.

Ini mungkin pertanyaan sulit, tapi apa hal terbaik tentang menikah?

Bersih-bersih.

- Apa? - Tunggu sebentar.

Itu favoritnya.

Ini lucu karena aku selalu berkata, "Aku tak akan memanjakan dan mengurusmu.

Kau harus mengurus dirimu." Lihatlah aku.

Memiliki seseorang yang mendukungmu tanpa syarat...

Mungkin kami berselisih di pagi hari dan sesuatu terjadi.

Tidak.

Istriku prioritasku dan memiliki seseorang yang mendukungmu

tanpa syarat itu luar biasa dan merupakan perasaan terbaik.

Aku sangat diberkati.

Aku senang kau masih berbahagia karena aku tak tahu apakah orang tahu.

- Sudah hampir satu setengah tahun. - Ya.

Mari melihat Milton dan Lydia setahun yang lalu.

REUNI

Tunggu.

Milton memberiku bunga baru.

Astaga.

Aku sangat bahagia. Dia luar biasa.

Aku sangat mencintainya.

Ada pemandangan ini.

Dia melebihi ekspektasiku,

dan aku jatuh cinta.

Aku mencintaimu.

Selamat ulang tahun

- Lihat betapa bahagianya dia. - Ini Xbox S.

Aku masih merekam.

Matikan.

Puerto Riko. Ya.

- Bersemangat? - Ya.

IBU LYDIA

Selamat menempuh hidup baru

- Lihat mereka berdua. - Ya.

Aku menyukainya.

Kalian mengadakan pesta pernikahan lagi.

- Ya. Di Puerto Riko. - Di Puerto Riko.

Kami punya hadiah pernikahan.

Undangan kami pasti hilang.

Astaga, ini cantik.

Akik melambangkan stabilitas, ametis melambangkan kedamaian.

Semoga kalian memiliki keduanya di kemudian hari.

- Ini hadiah dari kami. - Ini luar biasa.

- Terima kasih. - Tentu.

Ada rencana yang bisa kalian bagikan?

Aku perencana jangka panjang yang hebat.

Apa rencana jangka panjangmu untukmu dan Lydia?

Lihat rencana pensiun kami.

Luar biasa.

Bicara soal perencanaan keuangan...

Ada Izzy dan Stacy di sini.

- Senang bertemu. - Apa kabar?

Senang bertemu.

Begitu banyak hal.

Sudah jelas kalian berdua cocok,

dan upacara pernikahan kalian berisi satu hal yang belum pernah terjadi

dalam sejarah pernikahan.

Izzy menyatakan bersedia menikah, Stacy tidak.

Lalu kalian berciuman.

Mari kita lihat kembali. Ada rekamannya.

REUNI

Izzy, maukah kau menerima Stacy sebagai istrimu?

Apa kau berjanji akan mencintai, menghibur, menghormati, dan menjaganya

seumur hidup kalian?

Aku bersedia.

Dan Stacy.

Maukah kau menerima Izzy?

Aku mencintaimu lebih dari yang bisa kujelaskan.

Aku ingin membahagiakanmu. Aku ingin meyakinkanmu.

Aku menginginkanmu dan aku ingin bilang aku bersedia,

tapi aku akan merusak hubungan kita

jika menerimamu ketika aku merasa ada banyak hal yang kita butuhkan.

Kita sangat membutuhkan waktu. Jadi, aku tak bisa hari ini.

Kuharap kau mengerti.

Aku mengerti.

Aku mencintaimu.

- Astaga. - Aku bisa merasakannya dari sini.

- Apa yang kau rasakan, Stacy? - Emosi yang bercampur aduk.

Itu terasa memilukan dan...

Aku menyayangimu.

Kau tak apa?

Aku ingin mengatakan aku bersedia.

Firasatku mengatakan kami belum siap.

Saat kau menyayangi seseorang seperti itu, kau tak ingin menyakitinya.

Aku merasa cara membahagiakannya adalah dengan menikahinya.

Tapi bagaimana aku melakukan apa yang tepat bagiku?

Dan pada saat itu, rasanya semuanya tak tepat.

Izinkan aku bertanya, Izzy, karena keuangan itu pertimbangan besar

saat kau menyatukan dua kehidupan.

Kau bilang kau menanti kesempatan berduaan untuk membicarakan keuangan.

Dan tampaknya kau menunggu momen yang tepat untuk itu.

Tapi aku penasaran, kenapa menunggu selama itu untuk membahas masalah ini?

Kau pasti punya kesempatan saat bersama untuk membahas topik itu.

Aku tak mengira masalahnya akan menjadi sebesar itu

karena orang-orang di bilik mengetahui hal itu tentangku.

Kenapa kau tak bilang soal itu?

Kita tak membicarakan itu di bilik.

Kita membicarakan keuangan dan lainnya dengan serius...

Kita membahas keuangan. Aku tanya, "Ada yang harus kuketahui?

Apa kau punya utang?" Jawabmu, "Tak ada."

Tak ada pinjaman mahasiswa.

Ya, semuanya sudah terbayarkan. Tapi skor kreditku buruk.

Aku tak punya utang di mana pun.

Menurutmu adakah bagian dari dirimu,

tekanan, yang membuatmu

merasa malu mengatakannya karena melihat kehidupan yang biasa dia jalani?

Ya. Tentu saja.

Kurasa siapa pun dengan skor kredit buruk tak ingin mengakuinya.

Melihat latar belakangnya,

asal-usul keluarganya, kerja keras, dan kehidupan yang mereka miliki.

Aku tak terbiasa dengan itu.

Latar belakangku tak seperti itu. Aku bekerja untuk mencapai titik ini.

Tapi itu bukan segalanya.

Aku tak akan bilang aku merahasiakannya karena takut.

Aku merasa waktunya tak tepat, tapi kapan waktunya pernah tepat?

Izzy, apa yang terjadi

More Indonesian subtitles for Love is Blind

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left