Rosa Peral's Tapes

Rosa Peral's Tapes (Las cintas de Rosa Peral)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Rosa Perals Tapes 2023 SPANISH WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-09-08
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

REKAM

Hai. Ini Rosa.

Seperti yang kau tahu, aku menelepon dari penjara.

Kuharap lewat wawancara ini, orang akan tahu diriku yang sebenarnya,

bukan yang ditampilkan di media.

Tentunya, tak mudah bagiku

untuk menjelaskan dan membiarkan diriku dikenal.

Semua yang kualami, misalnya...

Semua ini... Entah bagaimana menyebutnya.

Eksploitasi media terhadap diriku sebelum, selama, dan setelah persidangan,

dan yang masih berlanjut, enam tahun kemudian.

Jika ini terjadi pada pria, alih-alih wanita,

mereka tak akan peduli apakah dia menjalin banyak percintaan.

Mereka mungkin akan mencari bukti yang seharusnya dicari.

Mereka seharusnya mencari bukti terkait apa yang Pedro alami

dan bagaimana itu terjadi.

INI ADALAH WAWANCARA PERTAMA OLEH ROSA PERAL

SEJAK DIJATUHI HUKUMAN PENJARA 25 TAHUN

Hei!

Ayo!

- Hai! - Katakan hai. Kalian direkam!

- Hai! - Hai!

VIDEO INI DIREKAM OLEH PEDRO RODRÍGUEZ

DUA BULAN SEBELUM DIA DIBUNUH

Aku ingat kami pergi bermain ski pada tahun itu.

Kami pergi bersama Pedro.

Aku ingat putri bungsuku menempel padaku.

Bagus, Nak.

Dia berkata, "Aku akan ikut Ibu."

Putriku sulungku berkata, "Aku akan ikut Pedro."

Aku pun berpikir, "Wah, inilah kekasih yang aku cari."

Hai!

Cantik.

ROSA PERAL'S TAPES

Berita kejahatan di Kepolisian Kota Barcelona.

Para juri telah mencapai putusan.

Mereka menyatakan bahwa Rosa Peral dan Albert López

bersalah atas pembunuhan berencana.

Semua bermula pada tahun 2017,

saat Rosa dan Albert, polisi dan sepasang kekasih,

berencana membunuh Pedro Rodríguez,

seorang polisi dan kekasih resmi Rosa saat itu.

Peristiwa ini dimulai saat korban mengetahui soal perselingkuhan itu

dan menjadi gangguan bagi mereka.

Saat itulah Rosa dan Albert menyusun rencana untuk membunuh Pedro.

Menurut putusan, Pedro dibius dan dibunuh,

lalu jasadnya ditaruh di bagasi mobil

yang mereka bakar di dekat Waduk Foix.

Kedua polisi Barcelona itu ditangkap karena membunuh sesama polisi...

...saling menuduh.

Mereka mengaku terlibat dalam kejahatan, tapi hanya sebagai kaki tangan.

Ada tiga teori yang berlaku.

Teori dari pengacara Rosa yang menyatakan Tn. Albert sebagai pelaku.

Teori dari pengacara Albert yang menyatakan Nn. Rosa sebagai pelaku.

Serta teori dari jaksa penuntut yang menyatakan mereka bekerja sama.

Cerita Rosa tak kredibel

karena perilakunya beberapa hari setelah kejahatan.

Dia bilang dia sangat takut pada Albert

dan tak berani melapor polisi.

Tapi Rosa adalah polisi.

Rosa Peral bukan orang suci, tapi saya pastikan dia bukan pembunuh.

Bagi Rosa, menggoda, menaklukkan,

dan mengencani seseorang adalah semacam siklus kehidupan yang penting.

Dia terus-menerus merayu seseorang.

Tn. Pedro ingin mengakhiri hubungan itu,

tapi Nn. Rosa Peral tak menerimanya dan berencana membunuhnya.

Entah apakah Rosa pelakunya.

Aku hanya jurnalis.

Yang aku tahu, Rosa Peral tidak diadili secara adil.

Apakah Anda mengonfirmasi semua yang Anda katakan pada saya?

Apakah Anda ingin mengakui

bahwa kejahatan ini adalah bukti cinta yang kejam dan jahat

yang akan menyatukan Anda dan Albert selamanya?

Saya tak merencanakan apa pun dengan Albert. Saya tak membunuh Pedro.

Saya mengonfirmasi semua ucapan saya.

2 MEI 2017

HARI SETELAH PEMBUNUHAN

Salah satu hal yang mengusik pikiran saya dari awal,

dan terus saya pikirkan,

adalah itu mustahil terjadi.

Rasanya tidak adil karena para pelaku

telah membakar jasadnya dan menghapus

bukti terkait cara kematiannya sehingga mereka diuntungkan dan didakwa

atas pembunuhan tidak berencana.

Karena aku tak bisa membuktikan bagaimana mereka membunuhnya,

aku tak bisa membuktikan niat jahat dalam pembunuhan berencana.

Sebagai jaksa, hal ini menyiksaku.

Menurut jaksa, hukumannya akan terlalu kecil untuk kasus seserius ini.

Jadi, mereka berusaha menjadikannya pembunuhan berencana

agar hukumannya lebih berat.

Dari situ, mereka mencoba membangun

argumen yang menguatkan aspek pembunuhan berencana,

mencari bukti

yang sebenarnya bukan bukti, melainkan dugaan dan kecurigaan.

Tak ada sidik jari, tak ada senjata pembunuhan.

Tak ada petunjuk di jasad korban.

Berdasarkan semua itu, kami harus bagaimana?

Kami memperluas perspektif

dan mencoba mencari unsur-unsur sekunder untuk mencapai suatu kesimpulan.

Karena sekunder, itu harus lebih substansial.

Aku membayangkan ini

seperti jejak remah roti atau jalan bata kuning.

Jalan yang hanya menuntun ke satu arah, rasa bersalah para terdakwa.

REKAM

Pada hari Sabtu, aku pergi ke kantor polisi.

Aku berkata, "Akan kuceritakan semuanya dan kuselesaikan semua ini."

Saat kucoba menjelaskan, aku terkejut begitu mereka berkata,

"Kami akan membawamu ke sel." Kubilang, "Ini kesalahan."

"Aku kemari untuk menjelaskan."

"Aku terus bungkam, tapi kini aku ingin menjelaskannya."

"Tidak mungkin. Ini tak mungkin terjadi padaku."

Aku mengkhawatirkan putri-putriku.

"Bagaimana mengatakan aku tak pulang malam ini?"

Aku bahkan tak ingat momen saat mereka membawaku ke penjara.

Setelah empat hari tanpa makanan, tanpa mandi, tanpa bicara pada siapa pun,

termasuk pada putri-putriku, tanpa kabar dari luar,

mendekam di dalam sel selama empat hari penuh,

mereka membawaku ke semacam rubanah yang disebut sebagai area hukuman.

Di situlah mereka menghukum wanita.

Itu bukan sel biasa untuk narapidana baru.

Mereka tak tahu harus apa padaku.

Aku tak tahu aku diberitakan.

Aku tak melihat berita atau menonton TV selama itu.

Aku ingin menghindari semuanya.

Ini berita eksklusif pertama kami, dibawakan oleh rekan kami, Miquel Valls.

Berita ini berkaitan dengan "janda kejam" dari Kepolisian Kota.

Mereka menyebut Rosa tak setia, tak jujur, manipulatif, dan kejam.

Pacarnya bukanlah jasad pertamanya.

Terlepas dari asas praduga tak bersalah,

ini adalah karakter yang berbahaya.

Sebenarnya, pers kriminal Spanyol memiliki banyak kasus yang menarik bagi media.

Ini salah satunya.

Seorang wanita muda dan cantik,

melanggar norma-norma seksual dalam Yahudi-Kristen,

yang terlebih lagi, adalah seorang polisi yang dituduh membunuh kekasihnya.

Kita suka kejahatan nafsu.

Semua aspek yang menarik sudah tersedia,

jadi kami bisa mengeksploitasi kasus ini.

Situasi Rosa Peral menjadi makin rumit.

Dia coba menyewa pembunuh bayaran dari dalam penjara

untuk membunuh ayah putri-putrinya.

Rosa meracuni pacarnya, Pedro, sebelum membunuhnya.

Dia manipulator andal.

Dia orang yang menawan. Sangat menggoda.

Sepanjang fokus penyidikan,

berapa hubungan yang dia jalani secara bersamaan?

Konon, dia menjalani tiga atau empat hubungan.

Tampaknya, setelah kekasihnya hilang,

Rosa tak menunjukkan perilaku normal seperti mencarinya.

Kenapa dia menunggu 15 hari untuk melaporkan ini?

Tidak merasa terancam...

Sejak awal, dialah tersangka utamanya.

Semua itu menunjukkan dialah pembunuhnya.

Kesimpulan pertama adalah kejahatan terencana yang melibatkan dia

sebagai manipulator, dalang, penggagas rencana.

Aku mendengar komentar menyakitkan di TV.

Aku pernah mendengar komentar

yang tak kusangka bisa diucapkan oleh seseorang.

Aku terkejut mendengar orang bicara soal hak atas informasi.

Atas informasi apa? Informasi yang seperti apa?

Karena sebelum diadili, aku sudah... Orang-orang sudah mengenalku.

Mereka tahu namaku, wajahku.

Mereka tahu soal kasus ini, seperti yang diberitakan.

Dengan begitu,

sangat sulit bagi juri untuk berpikir tanpa prasangka

sebelum membaca daftar bukti dan hal lainnya.

Sangat sulit.

Persidangan juri nomor 25/2019 dimulai

atas dugaan kejahatan pembunuhan berencana

oleh Tn. Albert López Ferrer dan Nn. Rosa María Peral Viñuela.

Ini persidangan paling terkenal selama bertahun-tahun.

Ini bukan sekadar melihat Albert dan Rosa di ruang sidang,

tapi juga mendengarkan kesaksian mereka, bagaimana pembelaan mereka.

Pada hari pertama persidangan, aku tak yakin bisa bertahan enam pekan.

Karena...

Begitulah seharusnya. Ini tanggung jawab yang besar.

Artinya, sebagai jaksa yang akan mengesahkan surat dakwaan

yang mengajukan 25 tahun penjara,

aku harus bekerja dengan serius.

Bisa dibilang, aku "menghancurkan" hidup seseorang.

Persidangan juri selalu menegangkan.

Yang terpenting,

ada sembilan orang,

sembilan warga yang terlihat agak ketakutan,

apalagi mengingat sorotan media yang luar biasa pada kasus ini.

Para juri seolah-olah berkata, "Sedang apa aku di sini?"

Saya ingin menceritakan

salah satu pertanyaan yang Rosa sering tanyakan pada saya.

"Apakah aku diadili karena aku bercinta dengan banyak orang

atau karena aku diduga membunuh Pedro?"

Aku ingin menekankan

bahwa persidangan ini harus mampu

membedakan dosa dari kejahatan.

Tidak ada cara lain, jadi pengacara itu tahu

bahwa dalam kejahatan yang mengandung aspek sentimental,

kehidupan pribadi harus diselidiki.

Jadi, kuanggap itu slogan pembelaan yang bagus,

yang memikat perhatian publik, tapi...

tak lebih dari itu.

Nn. Rosa, ini rangkaian pertanyaan kedua

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left