Time Bandits

Time Bandits

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Time Bandits 2024 S01E04-06 ATVP WEB h264-ETHEL
A Commentary by tedi
Retail ATVP

Tags

webdl
Published on: 2024-08-07
Downloads: 112
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

JEPANG 1200 MASEHI

Astaga! Siapa kau?

Ada musuh di dekat sini.

Kau harus hati-hati di hutan ini.

Kau berbahasa Jepang?

Kupelajari itu saat kelas makan siang, jadi aku bisa berhitung sampai lima.

Lima.

Ya, baik. Ayo pergi.

Omong-omong, apa kau melihat orang aneh ini?

Orang itu berbuat jahat padamu?

Ya, dia kakakku.

Jadi benar? Dia berbuat jahat padamu?

Kakakku, ya.

Astaga. Kau keren.

Kakakku, namanya Kevin dan suaranya cengeng, seperti,

"Hai, Ibu dan Ayah."

Sebenarnya, tidak, tunggu. Lebih seperti, "Hai, Ibu dan Ayah."

Hai, Ibu dan Ayah.

Tenanglah,

INGGRIS 700 MASEHI

tapi aku masih bersama para pencuri yang menyebut diri mereka Bandit Waktu.

Bu, aku tahu Ibu sudah bilang agar aku tak bergabung dengan komplotan.

Aku harus meminta maaf.

Ayah bilang, "Kevin? Mustahil dia bergabung dengan komplotan.

Kau tak lihat dia seperti apa?"

Lihat aku sekarang. Aku menjadi anggota komplotan.

Kacau sekali.

Tak ada yang bisa dicuri di sini. Tak ada harta karun. Hanya buku tua.

Hei, bagaimana dengan ini?

Itu mead.

Minuman beralkohol abad pertengahan yang terbuat dari madu.

Jadi itu tak berharga. Kita harus pergi dari sini. Ayo.

Kami bukan komplotan paling tangguh.

- Bukan juga yang paling keren. - Ayo.

Bukan yang paling berbahaya,

atau yang paling pemberani atau paling terkoordinasi.

Kami bukan yang paling pintar,

- atau paling pandai bernegosiasi... - Di bawah sana.

...atau mudah bersepakat...

- Berhenti. - ...soal siapa yang boleh bilang "Ayo".

Ayo!

Kami jelas bukan yang terbaik dalam hal bersembunyi...

Di sini...

Atau dalam mencuri atau kegiatan komplotan lainnya.

Gunakan saja pegangannya.

Tapi kami tetap sebuah komplotan.

- Lihat. - Itu dia. Ayo.

Dan kami menjelajahi waktu untuk mencari kalian

dan selamatkan kalian sebelum diubah menjadi bongkahan batu bara,

yang mungkin saja itu salahku.

Maaf.

Penelope?

Sepertinya ada yang salah dengan portalnya.

Tampak bermasalah.

Selagi portalnya begitu, kita tak bisa ke mana-mana.

Baik. Tutupi saja.

Bittelig, bantulah.

Buka pintunya, Fingers.

- Baik. - Ada orang.

Lari, sembunyi.

Fingers... Sangat kikuk.

Mungkin ini berbahaya.

Ya, ya.

Mungkin ini berbahaya.

Ayolah, Bung.

Coba kau pastikan.

Terima kasih. Kumohon.

Kadang, Penelope memberiku tugas seperti mengevaluasi risiko.

Asalkan kecanggunganmu tidak selalu muncul.

- Siapa yang memegang jarahannya? - Larry.

- Larry Selalu Telat? - Ya.

Kenapa kau beri jarahannya pada Larry?

Larry selalu terlambat. Kau tahu betul soal itu.

Baik. Kita akan bertemu komplotan lain di sini.

Ini urusan penting.

Kabarnya, mereka berbahaya. Jadi tenanglah. Paham?

- Paham. - Bagus.

Larry, kau telat.

Teman-teman.

Maaf aku telat, Bos.

Kulihat orang berdandan seperti penjahat, bicara seperti penjahat.

Ada yang bicara.

Apakah itu obrolan penjahat?

Bersikaplah seolah kita tak di sini.

Semuanya, bersikaplah seolah kita tak di sini.

Hei, Bumps. Mereka ada di balik kotak-kotak ini.

Sedang apa mereka di balik kotak-kotak itu?

Entahlah. Mereka hanya mematung seperti ini.

Apa? Seperti ini?

Seperti ini.

Halo? Kalian ingin kami ke sana atau kalian menemui kami di sini?

Ayo. Keluarlah.

Entah bagaimana mereka menemukan kita.

Apa yang mereka lakukan?

Aku tak pernah melihat orang seperti mereka sebelumnya.

Aku tak pernah lihat hal seperti ini sepanjang hidupku.

Apakah kalian komplotan itu?

Jangan beri mereka jawaban yang jelas.

Kami punya barang jarahannya.

Ya, kami komplotannya.

- Ya. - Baik, bagus.

Kami komplotan lainnya itu.

Coba tebak, Ibu dan Ayah. Kami bertemu komplotan lain.

Sekarang mana miras kalian? Kami membawa jarahan untukmu.

Miras?

Miras.

Jarahan untuk kami ditukar dengan miras.

- Beri dia miras. - Ini mead.

- Ya, kami membawanya. - Miras.

Mead? Fingers, pernah dengar soal mead?

- Tak tahu soal mead. - Kami tak pernah dengar soal mead.

Tenang, Bos.

- Aku bisa. - Hati-hati, Fingers.

Ini miras kuno yang terbuat dari madu.

Beri padaku. Biar kucoba. Fingers, jangan bergerak.

Mead yang enak. Ada lagi?

Ya. Kami punya banyak. Teman-teman.

Penelope menjual miras yang dicuri dari rahib abad kedelapan pada mereka.

Dia berpendapat para rahib seharusnya tak boleh menjajakan miras.

Efisien.

Efisiensi dan ketepatan waktu sangat penting bagi komplotan kami.

- Dengar itu, Larry? - Ya.

Mencoba membuat organisasi penjahat, coba tebak apa yang kurang?

- Organisasinya... Aku tahu. - Organisasinya. Ya.

Sulit menjadi pemimpin komplotan.

Sebenarnya, kami tak punya pemimpin secara intrinsik.

Komplotan tanpa pemimpin? Tak pernah dengar itu sebelumnya.

Kami lebih seperti kolektif egaliter.

Artinya membuat keputusan melalui pemungutan suara. Semua berhak beropini.

- Tidak, tak begitu. - Ya, begitu adanya.

Karena itu cara yang kusuka.

Mari kita bicara sebentar, jika kau tak keberatan.

- Baik. - Ya, ya.

Sebenarnya aku suka gagasan suatu komplotan tanpa pemimpin.

Aku menanggung terlalu banyak beban. Rasanya melelahkan.

Ya, melelahkan.

Bagaimana jika suatu saat aku salah membuat keputusan dan seseorang terbunuh?

- Benar. - Bukan cara baik untuk menjalani hidup.

- Bukan. - Kau pernah harus membunuh teman sendiri?

Sayangnya, ya.

Aku harus memukul bokong seseorang untuk mengusir nyamuk.

Fingers, astaga. Dia menjatuhkan...

Fingers, biarkan saja...

biarkan... Biarkan saja.

Aku turut bersimpati.

- Anak kecil itu anggota komplotanmu? - Ya. Sekarang sudah jadi anggota.

- Salam. - Salam?

Dia suka berkata begitu.

Ya. Ayo, Teman-teman. Ayo pergi dari sini.

Datanglah ke pesta sewa malam ini.

- Aku tahu kau tak akan telat. - Kau sudah mengenal kami.

Penelope pikir komplotan lain ini mengakui kualitas kepemimpinannya.

Fingers!

Tampaknya mereka sangat menghormatinya.

Ayolah, Larry. Kendalikan dirimu.

Kau yakin itu orangnya?

Sudah pasti dia Madame Queenie. Itu salah satu gudangnya.

Entahlah, dia tampak berbeda dari yang kuduga.

Tentu saja begitu.

Itu namanya menciptakan aura mistis.

Bos, ada anak kecil di antara mereka.

Itu Babyface.

Itu Babyface terkenal yang ditakuti semua orang?

Ya, itu Babyface.

Anak kecil dari Inggris yang bilang "salam" alih-alih "halo" itu?

Pernah lihat wajah yang lebih mirip bayi daripada wajah anak itu?

Kau sungguh berpikir dia itu Madame Queenie?

Larry, kau terlambat mengikuti diskusi ini.

Baik, mari lihat barang jarahan ini.

- Ini bukan jarahan. - Apa?

Ini hanya lukisan kecil orang-orang tua.

Kita ditipu. Ini bahkan bukan karya seni yang unik.

- Sudah kuduga mereka tak bisa dipercaya. - Itu jahat sekali.

Tak bisa biarkan mereka pergi begitu saja setelah memberi kita lukisan orang tua.

Kau bisa gunakan kertas itu.

Untuk apa? Untuk membuat galeri seni orang tua kecil?

Ini uang tunai.

Di era ini, mereka menyebutnya "jarahan" atau "moola".

Moola. Bagus. Baiklah. Menurutku kemungkinannya kecil.

Tapi itu cerita yang kredibel.

Ayo.

- Moola. - Itu dia.

Coba tebak, Ibu dan Ayah.

Baik, mari lihat kita sedang di mana.

Kita sedang di New York City pada tahun 1929.

Aku yakin kalian selalu ingin datang kemari.

Andai saja kita kemari saat situasinya lebih baik,

saat kalian tak menjadi batu bara yang kusimpan di tas pinggangku.

Wah.

Dengar. "Malam ini adalah saatnya. Kita pesta besar-besaran."

Kita tak pernah berpesta.

Dan harga tiketnya 35 sen.

Apa itu sen?

Moola. Kita sudah punya itu.

Tapi sekadar mengingatkan soal pesta.

Pesta bisa jadi berbahaya.

Sepupu Hammed Johnson mengadakan pesta saat orang tuanya pergi ke luar kota.

Seseorang menjatuhkan pengeras suara Bluetooth di toilet

karena mereka tak suka musiknya, dan kemudian terbakar.

Bagaimana bisa terbakar jika itu terjadi di toilet?

More Indonesian subtitles for Time Bandits

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left