The first 200 lines.
Ini adalah planet kita.
Planet Bumi.
Aku ada di planet ini sekarang.
PEWARA LANDMARK DOCUMENTARY
Kecuali menonton di pesawat atau sambil jatuh dari gedung,
kemungkinan kalian pun di Bumi.
Ini kisah luar biasa tentang bagaimana umat manusia mengubah dunia kita
dari banyaknya alam tanpa arti seperti ini,
menjadi penuh hal-hal modern seperti ini,
dan bagaimana kita melakukannya cuma dengan menggunakan tangan
dan imajinasi,
juga alat, listrik, dan internet.
Perjalanan ini akan membawaku ke setiap sudut dunia,
sesuai anggaran dan batasan perjalanan pandemi,
melihat dari dekat pencapaian spesies kita yang paling menakjubkan.
TEATER LYCEUM
Aku akan mengajukan pertanyaan…
Siapa kau?
…kepada akademisi, ilmuwan, dan pakar terkemuka
yang akan membantuku membuka misteri peradaban manusia.
Mengapa katanya cara piramida dibangun adalah misteri
padahal itu cuma bata-bata besar dalam sebuah segitiga?
Ini bukan hanya kisah planet tempat kita tinggal.
Ini kisah dunia tempat kita hidup. Atau keduanya.
Ikut aku, Philomena Cunk,
untuk melihat tengara di dunia yang kita bangun bersama.
Inilah Cunk on Earth!
PADA MULANYA
Selama miliaran tahun, tak ada peradaban di Bumi.
Hanya hewan, tumbuhan, dan gas yang bersahabat dan berbaur.
Pasti indah, tetapi juga membosankan.
Hingga datang makhluk yang akan mengubah semua itu.
Manusia.
Apa manusia purba mirip kita?
Apa mereka terbuat dari jenis daging yang sama?
Apa mereka…
Ada jenisnya seperti daging sapi atau babi?
Setahu kami, mereka sama dengan kita.
ARKEOLOG
Kita semua punya tulang, dan tulang mereka sama persis.
Kita cuma bisa berasumsi tulang itu dibalut daging,
seperti kita, tetapi aku tak tahu apa tulang itu
ada jenisnya.
Jadi, itu hanya daging?
Ya, kupikir hanya daging.
Pasti sulit untuk membuat jenis
untuk daging manusia, ya?
"HuF"?
Kita mengira manusia purba bodoh
karena beralis besar dan bilang, "Ug,"
tetapi faktanya, mereka adalah penemu perintis.
Mereka yang pertama gunakan alat
yang kebanyakan manusia lupa cara melakukannya sekarang.
Itu sebabnya mereka harus melibatkan pria sejati.
Bagaimana manusia purba membuat alat sambil berjalan merangkak?
Kami pikir mereka tak terlalu lama berjalan merangkak.
Kami yakin mereka berjalan tegak
selama dua juta tahun terakhir.
Jadi, apa mereka membuat alat dengan kaki depan
atau kaki belakang mereka?
Kurasa manusia tak pernah pandai
membuat alat dengan kaki,
jadi, mereka gunakan kaki depan untuk membuat alat.
Benar. Jadi, apa itu kaki bagian atas?
Ya. Mereka pasti pakai kaki bagian atas untuk buat alat,
atau yang sekarang kita sebut lengan dan tangan.
Satu hal yang mereka temukan adalah api,
agar bisa melihat saat malam dan tetap hangat,
yang memperpanjang hidup mereka yang sudah membosankan.
Mereka harus ciptakan kesibukan selama malam membosankan,
yaitu seni.
Aku memasuki gua, bukan karena kesalahan atau karena aku serigala,
tetapi karena aku secara khusus diminta datang ke sini oleh para produser
untuk melihat seni gua.
Lukisan gua seperti ini
adalah salah satu contoh pertama peradaban di Bumi.
Tenang, ini akan membaik.
Seniman gua awal mulai melukis apa pun yang ada di dekat mereka,
seperti tangan mereka.
Kemudian berkembang menjadi cerita.
Awalnya, cuma cerita membosankan tentang sapi yang mematung.
Tak lama, mereka mulai melukis adegan perkelahian seperti ini.
Manusia melawan sapi, dua dimensi.
Bagi manusia gua, ini setara
dengan Fast and Furious Part 7.
Apa ada lukisan gua yang diadaptasi menjadi film?
Namun, mereka tetap tak bisa dapat hak ciptanya, 'kan?
Pembuatan film jelas muncul lama sekali
setelah era lukisan gua.
Jadi, belum ada dinding gua yang…
"Astaga, itu cerita yang luar biasa.
Kita harus minta Steven Spielberg jadikan ini film."
Pasti sulit menghasilkan cerita selama 1,5 jam
berdasarkan satu panel di gua saja.
Ada yang percaya lukisan kekerasan ini adalah aksi keagamaan
untuk bawa keberuntungan dalam pertempuran mendatang.
Entah mengapa manusia berperang dengan sapi.
Tragisnya, kita mungkin takkan tahu.
Bahkan, kita mungkin tak akan tahu nama seniman atau sapi-sapi ini
karena siapa pun pelukisnya hampir pasti sudah mati.
Berburu hewan setiap hari sangat menyebalkan,
sampai seseorang muncul dengan ide untuk juga memakan tumbuhan,
yang lebih mudah ditangkap karena tak bisa kabur.
Kemalasan yang sederhana ini menyebabkan penemuan pertanian,
lompatan besar ke depan, yang kini lebih berbahaya
karena kita mungkin menemukan alat pertanian
yang tiba-tiba tergeletak.
Para petani awal tanam gandum dan belajar buat roti.
Mereka juga tanam jelai, kacang polong, dan lentil,
jadi mereka bisa buat burger vegan
untuk dimasukkan ke roti.
Untung mereka tak perlu melakukannya
karena mereka juga menemukan ini, pagar,
mesin kayu canggih untuk mengurung hewan.
Manusia dengan cepat memperbudak domba, ayam, kambing,
dan musuh nomor satu mereka, sapi.
Peternakan jadi mirip kebun binatang,
tetapi di kebun binatang, tak bisa pilih hewan yang kita mau,
bunuh, lalu santap.
Kecuali kebun binatang itu kesulitan finansial
dan pemiliknya putus asa.
Yang tak bisa dimakan atau ditunggangi, manusia jadikan peliharaan
jika cukup cantik.
Manusia purba memelihara anjing untuk teman
dan kucing untuk tujuan apa pun semau kita.
Ini pertama kalinya dalam sejarah hidup bisa digambarkan sebagai nyaman.
Manusia tinggal di rumah yang layak,
yang segera tumbuh menjadi kota.
Sulit dipercaya aku melewati reruntuhan
kota pertama di dunia, karena memang tidak.
Itu di Irak, yang sangat jauh dan berbahaya.
Namun sisa-sisanya mirip seperti ini.
Kalian tak tahu aku tak ke sana
jika tak sengaja kuberi tahu.
Kini, hanya tumpukan bata dan debu yang muram.
Namun, menggunakan komputer modern untuk mensimulasikan tampilannya dulu,
hasilnya sungguh menakjubkan.
Peradaban sudah dimulai.
Siapa yang menemukan peradaban?
Peradaban bukanlah sesuatu…
PROFESOR KETERLIBATAN PUBLIK DALAM SAINS
…yang ditemukan atau dimulai secara tiba-tiba.
Kita bicara tentang peradaban ketika manusia mulai bercocok tanam,
begitu mereka mulai membangun kota
dan menciptakan hukum.
Itu sesuatu yang terjadi secara bertahap
di berbagai belahan dunia, bukan tiba-tiba ditemukan.
Ya. Jadi, itu bukan satu orang yang tak mau disebut namanya?
Bukan.
Karena jika benar, kita tak boleh mengikutinya.
Apa maksudmu tak boleh kita…
Jika itu satu orang yang tak mau dikenal,
ada yang agak licik tentang itu, 'kan?
Jadi, peradaban ditemukan di Mesopotamia
oleh orang atau beberapa orang tak dikenal.
Namun, siapa pun, mereka sangat modern di zamannya.
Apa Mesopotamia punya kesamaan dengan kita saat ini?
ASISTEN PENJAGA NASKAH MESOPOTAMIA KUNO
- Ya. - Apa misalnya?
Senjata, perhiasan, kuil, binatang.
Benar. Bukan, maksudku seperti kaki, alis, dan semacamnya.
- Ya. - Mereka punya kesamaan?
Mereka punya seluruh organ, lubang,
bagian yang bekerja sama,
bagian di luar dan di dalam.
Jadi, jumlah lubang dan lainnya sama?
Ya, sejauh sains bisa meyakinkanmu.
Salah satu alat pembunuh mereka yang paling penting
adalah sesuatu yang kini masih kita gunakan.
Lingkaran.
Roda mungkin tampak rumit bagi orang macam kalian,
tetapi cara kerjanya sebenarnya sederhana.
Bagian lingkaran di sini berputar mengitari bagian yang tetap di tengah,
lalu saat sisi roda di sini menekan tanah,
tekanannya menggulung seluruh planet ke belakang dan menjauh dari kita,
memberi kesan bahwa kita bergerak maju,
yang luar biasanya, kita memang bergerak maju.
Roda memungkinkan orang pergi berdagang,
tetapi pertama, mereka perlu hitung jumlah barang mereka.
dan itu mengarah pada penemuan matematika yang tragis.
Ayo bicara matematika dan angka.
Apa angka bernilai lebih rendah di zaman kuno
atau sama seperti sekarang, cuma lebih besar?
Angka di zaman kuno bernilai sama seperti sekarang.
Orang tetap perlu menghitung.
Apa jumlah angka mereka sama seperti kita,
dari satu sampai 700,
dengan 700 menjadi angka terbesar?
Angka terbesar bukan 700.
Kita bisa menghitung sebanyak kita mau.
Tidak. Aku melihat sesuatu di YouTube,
setelah 700, angka berulang.
Hanya diberi nama berbeda hingga kita pikir masih naik.
Kau mau kukirimkan?
Dengan angka sangat tinggi, tetapi tak lebih dari 700,
orang butuh sesuatu untuk membantu menghitung.
Di situlah peran alat ini.
Ini disebut sempoa.
Dengan sempoa, nenek moyang kita bisa menghitung jumlah harta mereka.
Itu adalah langkah singkat menuju penemuan uang
No comments yet. Be the first to leave one.