Season 1

Release info

Miss Night and Day S01E13 KOREAN WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF | 1:04:15

Tags

webdl
Published on: 2024-07-27
Downloads: 95
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

MISS NIGHT AND DAY

Tunggu sebentar.

Hati-hati.

Kau tak perlu melakukan semua ini.

Dari yang kulihat, ini yang pasangan lakukan.

Pasangan?

Apa?

Kau akan berpura-pura ciuman itu tak terjadi?

Kita berciuman dua kali.

Diam!

Jangan terlalu kencang. Orang tuaku akan dengar.

- Itu rahasia? - Tentu saja.

Sampai kapan?

Sampai...

Sampai aku kembali menjadi normal.

Sampai semua membaik.

Apa karena kau khawatir dengan keadaan sekarang?

Ya, dan alasan lainnya juga.

Ingat kau pernah memintaku untuk menepati janji?

Akan kutepati janji itu.

Kau pasti akan kulindungi.

Jadi, percayalah kepadaku, meskipun kau khawatir.

Baiklah.

Aku pulang.

Apa? Apa alasannya hari ini?

- Apa? - Ibu dengar ada mobil menepi.

- Pulang dengan Pak Gye? - Ibu dengar?

Tentu. Pendengaranku tajam.

Dia hanya mengantarku.

Memangnya dia sopir? Cuma itu saja?

- Ya. - Tak ada lagi?

Memangnya apa lagi?

Ayah.

Ya?

Ayah dari mana?

Ayah mengambil doenjang.

Kapan Ayah pergi?

Kau pulang dengan mobil Pak Gye,

dia membuka pintu untukmu, kau keluar, dan...

Pasangan?

Apa?

Kau akan berpura-pura ciuman itu tak terjadi?

Kita berciuman dua kali.

Jangan terlalu kencang. Orang tuaku akan dengar.

Kau pasti akan kulindungi.

Jadi, percayalah kepadaku.

- Lalu, kalian... - Ayah!

Di luar dingin.

Kenapa Ayah keluar mengambil doenjang?

Ayah tak perlu kecap atau gocujang?

Mulai sekarang, akan kuambilkan untuk Ayah,

jangan berkeliaran pada malam hari, menguping orang lain.

Jangan ceritakan yang Ayah dengar. Ya?

Sungguh, Ayah. Sesuatu yang buruk bisa terjadi.

- Semua baik-baik saja? - Ya.

Awas jangan terkena pilek.

JANGAN DIBUKA JIKA DIBUKA SAAT SIANG, AKU AKAN KABUR

Akan kutepati janji itu.

Kau pasti akan kulindungi.

Jadi, percayalah kepadaku, meskipun kau khawatir.

Ada yang mencurigakan.

Aku merinding.

Tatapannya menusukku tajam.

Jangan khawatir.

Tangan lebih cepat dari mata.

Butuh doenjang lagi? Rasanya hambar.

Jangan bergerak.

Ayo. Ceritakan.

Sekarang!

Masih tak mau bicara?

Aku harus bagaimana?

- Masih? - Ayah, maaf.

KANTOR KEJAKSAAN DISTRIK SEOHAN

Makan siangmu nikmat?

Ya. Bagaimana denganmu?

Tembakan hati!

Astaga.

Pasti lebih baik jika kita makan siang bersama.

Astaga.

Seharusnya kau menghubungi. Aku segera datang.

Itu bisa terjadi.

Aku paham. Jika pekerjaan makin berat,

orang bisa menjadi gila.

Namun, kenapa cuma aku yang bekerja?

Bagaimana kabar laporan NIMS dari BPOM?

Sudah lama selesai. Kusimpan di mejamu.

Laporan pemakaian fentanil Hwadong?

Kenapa tanya aku?

Bukankah Bu Lim yang menyiapkan itu?

- Benar! - "Benar"?

Akan segera kusiapkan dan kukirim.

Tidak, jangan buru-buru.

Ada hal baik terjadi hari ini?

Tidak. Bagaimana denganmu?

Tidak... Itu tak penting.

Cuacanya baik hari ini.

Bukankah begitu?

Untung aku bawa payung.

Kenapa kau menghindariku?

Siapa? Aku? Aku hanya sibuk sekali. Itu saja.

Apa karena kubilang aku menyukaimu?

Hei.

- Ayo bicara di luar. - Kenapa? Tunggu, aku...

Tidak, tunggu.

Apa yang kukatakan malam itu...

Astaga. Apa?

Tampaknya kau tak paham karena aku tak jujur malam itu.

Jujur, ada orang lain yang kusukai.

Aku tahu.

Kau tahu?

Bukan masalah.

Baiklah.

Jadi, kau sudah melupakannya?

Kenapa bintang sepertimu menyukai orang sepertiku?

Aku tak berniat begitu.

Apa yang akan kau lakukan?

Apa? Aku tak meminta apa pun.

Namun...

Ini membuatku tak nyaman.

Aku merasa sangat tak nyaman setiap bertemu kau seperti ini.

- Itu bagus. - Apa?

Itulah yang kuinginkan.

Aku tak memintamu untuk menyukaiku.

Kuingin kau tahu perasaanku.

Dengan begitu, kau akan tetap tak nyaman begini.

Setidaknya kau akan tertarik.

Hei!

Apa?

Apa kau tertawa?

Ada apa denganmu?

Kau imut sekali.

Yang benar saja.

Tak ada gunanya bicara denganmu.

Aku tak bercanda.

Jadi, jangan menghindariku.

Juga perasaanku.

Tampaknya kita akan lembur.

Mari makan enak. Kutraktir.

Apa ada hal baik terjadi?

Tidak juga.

Lalu, kenapa kau tersenyum seharian?

Tidak.

Kau tak sengaja meminum obat saat penyelidikan?

Astaga.

Apa aku makan sendiri saja?

Dia tak minum obat apa pun, kan?

- Terima kasih. - Terima kasih.

Kenapa tak makan? Aku memesan menu istimewa.

Kau tak suka makanan ini, terutama gukbap.

Aku menyadari bahwa soal makanan,

dengan siapa kita makan dan bagaimana memakannya lebih penting.

Apa maksudmu sop dengkul sapi baik untuk jiwa?

Sejak kapan?

Kau tertawa lagi.

Apa yang merasukimu? Tolong beri tahu aku.

Banyak dokumen yang harus kuulas.

Mungkin tak bisa mampir.

Bukankah kau terlalu memaksakan diri?

Kita duduk bersama, kenapa aku kesepian?

Aku makan sop dengkul sapi, aku tak apa-apa.

JIKA PESAN ULANG HARI INI... MASUK UNTUK KLAIM BARANG

Jangan lupa makan malam.

Kuhubungi nanti.

Sop dengkul sapi tak mengenyangkan. Harus makan sapi rebus juga.

Aku ingin mendengar suaranya.

Di mana ponselku?

Di mana?

Tunggu.

Kapan terakhir kulihat ponselku?

Tunggu. Ingat-ingat.

Terakhir kulihat di kantor kejaksaan.

Bukankah itu ponsel Bu Lim?

Kujawab saja?

- Halo? - Hei, Mi-jin. Kau tidur?

- Halo? - Apa ini ponsel Mi-jin?

Ini nomor Lim Sun.

Maaf.

- Kenapa begitu? - Ada apa?

Ini ponsel Bu Lim, tetapi dia menanyakan Mi-jin.

Itu aneh. Aku harus hubungi dia.

Tak mungkin...

KUKURUYUK

Ada apa?

Tunggu.

Tak mungkin.

Mi-jin itu Lim Sun?

Tidak!

Semoga mereka masih makan.

Tunggu.

Masuk lebih dahulu. Aku akan beli kopi.

Minum saja kopi instan.

Lembur butuh banyak kafeina.

Kutraktir pencuci mulut.

Jangan beli yang aneh.

KANTOR KEJAKSAAN DISTRIK SEOHAN

Nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Mohon tinggalkan pesan...

Astaga, nyaris.

Aku baru kembali makan malam. Kau sedang apa?

Ya, Pak Ju?

Bu Lim yang suka es kopi. Aku suka kopi panas.

More Indonesian subtitles for Miss Night and Day

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left