The first 197 lines.
["Never My Love" oleh The Association diputar]
Apakah kita menikah saja?
- Tidak! - Tidak!
Tidak, tentu saja tidak.
Diam!
Sialan, maaf.
Jika aku membunuh seseorang, apa kau akan sembunyikan mayatnya?
Kau sudah pernah bertanya.
Aku tahu, tapi kali ini aku perlu tahu.
Selain itu, aku harus melaporkanmu.
Tidak!
Aduh!
Tidak, tunggu! Ya ampun.
Tom?
["Never My Love" oleh The Association berlanjut]
SELAMAT DATANG DI RUMAH
Pelan-pelan!
- Ingatkan aku agar tidak punya anak. - Apa?
Hei, ini Jessie.
Jangan tinggalkan pesan karena aku tak pernah buka. Terima kasih.
Hei, ini Tom. Tinggalkan pesan.
SELAMAT DATANG LAGI DI RUMAH
Aku tak mengerti kenapa kau tak mau mencoba...
Karena aku tak bisa terus memaksamu...
- Memaksa? - Bertanya, maaf.
Maaf, aku memaksa kita agar berada di tempat yang sama.
SELAMAT DATANG SEKALI LAGI DI RUMAH
Cantik sekali.
2 TAHUN KEMUDIAN Terus tersenyum. Sungguh cantik!
Bisakah aku di belakang?
Aku mau menutupi ini.
- Menurutku tak akan berhasil. - Kumohon.
Lihat aku. Betul begitu.
Wanita tercantik di dunia!
Dan Jessie.
Ada yang ingin kukatakan padamu.
Aku sudah tahu bayi itu anakku.
Tom datang ke resepsi.
- Ayo, ini hari pernikahanmu! - Apa?
Aku tak mau bilang karena takut kau mengacaukan pesta.
Aku tak akan pernah mengacaukan pernikahanmu.
Kau terlambat 20 menit pagi ini.
- Ya, karena aku lelah. - Baiklah, yang terakhir.
Senyum lebar, semuanya.
Dengar.
Tom adalah teman Ian. Aku menikah dengan Ian. Jadilah dewasa.
- Aku memang dewasa. - Hebat, luar biasa.
- Bagus, luar biasa. Kita dewasa. - Baiklah.
Senyum lebar, Jessie. Aku sedang di surga!
- Dalam kebahagiaan! - Aku sangat bahagia!
Ya, kita sudah selesai. Pegang ini.
- Selanjutnya. -
Selanjutnya!
Aku hanya tak suka diatur pakai baju apa,
pergi ke mana, kapan harus makan.
Bagaimana mungkin kau pengiring pengantin?
Dia salah satu temanku.
Maksudmu seperti pertukaran tahanan?
- Ya. - Menurutmu apa orang akan tertawa
kalau aku bilang Kate menyebalkan, tapi dengan cara yang lucu?
- Biarku lihat. - Jessie!
Halo!
Kau mau apa?
Bisakah aku minta air?
- Kau tak bisa bilang ini. - Apa?
- Tak masuk akal jika pakai aksenmu. - Sini kembalikan.
Aku rasa kau tidak paham betapa tebalnya itu.
Sering kali aku tak begitu mengerti saat kau berbicara.
- Bisakah kita pulang? - Belum.
Mainlah petak umpet dengan ayahmu, ya?
Ibu mencintaimu.
Aku juga mencintai Ibu.
Sialan.
- Jangan menengadah. - Apa?
- Jangan menengadah! - Astaga, aduh! Apa?
Menurutmu dia mengajak pacarnya?
Mereka masih bersama?
- Ya, masih. - Ya ampun, mereka sangat luar biasa.
Ya, pacarnya sangat seksi. Bukan bermaksud menyinggung.
Berhenti membuat ini jadi aneh.
Aku akan melambai.
Tidak, jangan. Jangan melambai!
Dasar gila.
- Tom! - Hai!
- Selamat, Bung. - Hari terbaik dalam hidupku.
Hei, maaf sekali aku melewatkan upacaranya.
Tidak apa-apa.
Lebih baik kau tidak ada di sana untuk menarik perhatian!
Dengar, jika ada yang mengganggumu, beri tahu aku.
Jangan konyol.
Bibiku, Bernadette, ingin sekali bertemu denganmu.
- Ya. Baiklah. - Ya?
Paling lama hanya 25 menit. Sejujurnya, dia sangat menyukaimu.
Terima kasih banyak. Bernadette, dia bilang ya!
Mimpi jadi kenyataan!
Menurutku cerita ini lucu.
- Menurutku itu menyedihkan. - Sungguh?
Ya. Kupikir orang tidak akan suka.
- Maaf. - Maaf.
Apa yang kau lakukan?
- Aku punya istri yang perlu dipikirkan. - Astaga.
Halo?
- Hei. - Hai! Apa kabarmu?
- Wah. - Kau terlihat...
Maaf, bolehkah aku minta dua...
- Mau lagi tidak... - Tidak, aku sudah pesan... Ya.
Bagaimana kabarmu?
Sangat bagus. Kau?
Luar biasa. Ya.
Bagaimana pidatonya?
Kau akan impromptu?
Tidak, aku bukan profesional sepertimu! Jadi...
Tidak, aku akan mengikuti catatan dan...
Bagus.
Clem tidak datang.
- Dia sedang syuting. - Baik.
Senang sekali jika bisa bertemu dengannya.
Ya. Sungguh.
Dia sangat hebat di semua film yang dia bintangi.
Terima kasih.
Lain kali.
- Lain kali. Tentu saja. - Ya. Terima kasih.
Aku harus beri ini ke Ian karena...
- Senang melihatmu. - Senang melihatmu.
Senang melihatmu.
Lalu dia bilang, "Dia bayi terjelek yang pernah kulihat!"
Tapi sungguh, suatu kehormatan besar
kalian semua hadir dalam persatuan kedua keluarga kami.
Siapa sangka Kate hanya perlu hamil untuk menikah!
Dia sudah melamar sebelum kehamilan.
Jadi, itu tak masuk akal.
Tentu, Sayang.
Aku dapat email dari tempat ini setahun yang lalu.
Aku hanya perlu ponselku. Mana ponselku?
Kita akan tunjukkan nanti.
Terima kasih banyak. Sampai jumpa di lantai dansa!
Itu hanya nama panggilannya di sekolah!
Aku hanya bercanda.
Tidak, tapi sungguh.
Dia benar-benar yang terhebat. Ya.
Kate, kau mendapat saham yang bagus.
Meskipun mungkin sudah jadi jaminan!
Coba katakan itu pada bank!
Tidak ada Clem?
Aku ingin sekali bertemu dengannya. Karena dia sangat cantik.
Dia, ya...
Sayang sekali Clem tak bisa hadir, ya?
Kau hanya...
Kita harus bertemu kapan-kapan.
Tidak, sebaiknya kita tidak bertemu.
"Kita akan berteman selamanya kan, Pooh?"
Tanya Piglet.
"Bahkan lebih lama lagi," kata Pooh.
Karena sehari tanpa teman bagaikan stoples...
tanpa setetes madu di dalamnya.
Aku cinta kalian. Terima kasih.
Jadi aku tak bilang dia menyebalkan,
tapi aku juga tak bilang dia tidak menyebalkan!
Baiklah. Jangan yang itu.
Baiklah. Seperti kata Ben Affleck,
aktor Ben Affleck,
"Pernikahan adalah pekerjaan, tapi itu pekerjaan terbaik
dan aku hanya ingin bekerja denganmu."
Pidato penerimaan Argo dari Oscar.
Tepuk tangan meriah di sana untukku.
Tidak, aku baru saja dari WC.
Baiklah, kau tak perlu berteriak.
Tidak, belum selesai.
Ya, kurasa aku hanya ingin bilang,
aku tak bisa memikirkan dua orang
yang lebih cocok dari mereka
yang akan melakukan pekerjaan itu.
Jadi, ya.
Aku mencintai kalian berdua.
Ian agak kurang dari Kate, tapi tetap cinta.
Ya. Untuk Kate dan Ian.
Untuk Kate dan Ian.
Maaf, apa aku perlu mengembalikan mikrofonnya?
Ayah tak datang dan menemukanku.
- Kau mengalahkan kami lagi! - Tidak!
Hei, kenapa kau tidak bersembunyi lagi
dan kali ini Ayah akan menemukanmu, ya? Siap?
Sepuluh, sembilan, delapan...
Tahukah kau bahwa akan sesulit ini?
Tentu.
- Benarkah? - Apa?
Kau tak berpikir untuk bilang padaku? Astaga.
Apa? Aku kira kau tahu!
Menurutmu para tamu bersenang-senang?
Ya.
Bagaimana kau tahu? Dengan siapa kau berbicara?
Aku bertanya pada orang-orang.
Kau berbicara dengan Tom?
- Ya. - Bagaimana kabarnya? Kau baik-baik saja?
Ya ampun, sungguh luar biasa aku menanyakan itu di hari pernikahanku.
Baiklah, kau yang mengundang dia.
Dia terkenal, bagus untuk suasana.
No comments yet. Be the first to leave one.