Running Man

Running Man (런닝맨)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

Running Man E657 1080p H264 AAC WEB-DL
A Commentary by N-Joy
WEB-DL Download Link - https://linktr.ee/njoy.s

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
1080
Published on: 2023-06-09
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Ruang rapat Running Man di Sangam SBS"

Apa kita akan syuting rapat?

Kurasa begitu.

"Mereka menunggu seseorang dengan kamera menyala"

Ya.

"Ji Hyo muncul"

- Halo. - Halo.

- Halo. - Halo.

- Untuk kalian. - Terima kasih sudah datang.

Kalian akan mengaburkan ini, bukan?

- Bir. - Ya.

"Dia membawa bir"

"Kenapa Ji Hyo datang ke ruang rapat membawa bir?"

Bagus.

Aku datang untuk menghadiri rapat.

Baiklah.

"Proyek Tur Running 2023"

"Tujuh perjalanan berbeda dirancang oleh tujuh anggota"

"Berkumpul pada dini hari"

"Tidur"

"Setelah Tur Anak Rumahan Mapo"

- Aku suka menginap di kuil! - Menginap di kuil?

"Menginap di Kuil dari Ji Hyo"

"Itu bukan sesuatu yang kusukai"

Uang yang kamu kumpulkan untuk perjalananmu...

"Ketujuh anggota harus"

"Berbagi 4.100 dolar"

"Perjalanan pertama di mana mereka bisa menghabiskan sebanyak mungkin"

"Adalah tur Ji Hyo"

"Ji Hyo bisa merencanakan perjalanan tanpa mengkhawatirkan anggaran"

Mari kita mulai. Kalian sudah siap?

"Dia datang untuk memimpin rapat tentang perjalanannya"

Ini aneh sekali. Rasanya canggung.

Ini membuatku gila.

Jangan lihat aku. Teruskan saja kesibukan kalian.

Aku butuh waktu untuk terbiasa dengan ini.

"Dia butuh waktu untuk terbiasa"

Sebenarnya, aku mendapatkan

- ide menginap di kuil. - Ya.

Pergi ke pasar dan menginap di kuil.

Namun, itu pilihan yang buruk. Aku salah.

Kurasa pergi ke pasar terlalu umum.

Jika anggota kita menginap di kuil,

mereka tidak bisa bicara.

Entah apa boleh mengatakan ini,

tapi kurasa itu akan membunuh mereka.

Jadi, kurasa kita harus mengubah rencana kita sedikit.

Ini tema yang kubuat.

Penginapan Ji Hyo alih-alih menginap di kuil.

- Baiklah. - Penginapan Ji Hyo

berbeda dari menginap di kuil. Ini semua tentang istirahat.

Temanya adalah istirahat.

Seperti apa?

Baru ini yang kupikirkan.

Jika kalian memikirkan para anggota...

Saat istirahat, Haha, Seok Jin,

dan bahkan Jong Kook

- selalu memeriksa ponsel mereka. - Begitu rupanya.

Kurasa mereka butuh istirahat

dari hal semacam itu.

Seperti istirahat dari jaringan.

Akan menyenangkan jika mereka istirahat seperti itu.

Aku tidak perlu menggunakan ponsel dan tidak perlu makan.

Aku tidak masalah melewatkan waktu makan.

Kamu bisa hanya mendengar suara air. Apa namanya?

Menatap air? Kita bisa melakukan itu.

Menghargai alam.

Mendengarkan kicauan burung.

Melihat pepohonan.

Astaga, kedengarannya bagus sekali.

Kurasa itu akan bagus. Bayangkan saja.

Kita selalu makan makanan Tiongkok...

- Ramyeon. - atau ramyeon untuk makan siang.

"Menu favorit para anggota adalah hidangan Tiongkok dan ramyeon"

Kita bisa makan makanan alami alih-alih itu semua.

Bibimbap sayuran liar. Sayuran berbumbu.

Makanan alami terdengar bagus.

Kita harus makan makanan seperti itu.

Itu sebabnya aku ingin menginap di kuil.

Menginap di kuil tempat kamu menjadi satu dengan alam.

Begitu rupanya.

Anggap saja seperti menjalani detoks.

Kita semua akan menjalani detoks.

Lihat dirimu. Kopi. Aku juga minum kopi.

Kamu membeli bir.

Kurasa hatimu butuh detoksifikasi.

Maafkan aku. Itu untuk membilas mulutmu.

Jadi, kamu tidak butuh banyak uang untuk perjalananmu.

Ya. Yang penting adalah perjalananku tidak membutuhkan banyak uang.

Namun, jika menurutku para anggota menyebalkan,

aku akan menghabiskan banyak uang.

Aku akan memesan 100 porsi bibimbap sayuran liar.

Aku akan menghabiskan uang dengan gegabah.

Aku mungkin akan menghabiskan semua uang selama perjalananku.

Aku mungkin akan membeli satu gunung untuk membuat bibimbap sayuran liar.

Aku akan membeli semuanya.

Baiklah.

Kalau begitu, kita akan bepergian hari Senin

sesuai rencanamu.

- Terima kasih, Semuanya. - Terima kasih.

Ini seperti "I'm Living with Nature".

Bukankah itu bagus? Pikirkan saja.

- Astaga. - Astaga, jauh sekali.

Seberapa jauh kita akan pergi?

- Astaga. - Halo.

Halo.

So Min, kamu seperti akan mendaki.

Aku?

"Mereka tidak tahu ini Tur Ji Hyo"

- So Min. - Jangan mengejekku.

- Hari ini... - Astaga.

Pemandangan yang indah.

Seok Jin melakukannya lagi.

- Dia berbohong lagi. - Begitu Seok Jin

berada dalam radius sepuluh meter dari kamera...

- Kita bisa naik perahu. - Begitu dia melihat kamera,

dia mulai berbohong.

Dalam radius sepuluh meter.

- Astaga. - Halo.

- Kita harus berfoto di sini. - Halo.

- Halo. - Halo.

Pemandangan yang indah.

Dia punya banyak kesempatan untuk berfoto sebelumnya.

Kenapa dia tiba-tiba berfoto di sini?

Begitu dia menemukan kamera...

"Astaga, pemandangan yang indah."

Itu tidak cukup bagus untuk membuatmu ingin berfoto.

- Ini bagus. - Menurutmu begitu?

Lalu Se Chan...

Saat So Min tiba pagi ini,

- "Se Chan, aku merindukanmu." - Kenapa dia melakukan itu?

Tidak ada tamu hari ini.

- Benar. - Tidak ada tamu hari ini?

Lalu Se Chan bilang,

"Begitu rupanya. Mendingan Yang Se Chan?"

- Mendingan Se Chan. - Mendingan Se Chan.

Mendingan Se Chan.

"Saat Sae Ho dan Kang Hoon tampil di acara ini sebagai tamu"

"Mendingan Se Chan"

"Jangan bilang 'mendingan'"

Itu menyinggung.

- Mendingan Se Chan. - Mendingan Se Chan.

Aneh sekali Se Chan terlihat tampan

saat kita tidak punya tamu.

- Dia tampak keren hari ini. - Itu hanya perasaanmu.

- Dia tidak tampak tampan hari ini. - Dia terlihat tampan.

- Dia hanya berantakan. - Itu lucu.

Aku hanya berantakan?

Lihat dirimu sendiri.

Bahkan sekarang aku bisa mengalahkanmu.

- Apa maksudmu? - Apa?

- Bagaimana kamu mengalahkannya? - Dengan wajahku.

- Maksudnya, penampilannya. - Astaga.

- Tatap dirimu di danau yang tenang. - Kenapa?

- Kamu tampak mengerikan. - Aku tidak melihat diriku.

- "Kamu tampak mengerikan." - Aku tidak melihat diriku.

- Kamu melihat dirimu sendiri? - Aku?

Terkadang.

- Aku tidak berswafoto lagi. - Kenapa?

- Kamu baru saja berswafoto. - Aku baru saja melihatmu berfoto.

- Bukankah kamu baru berswafoto? - Kamu baru saja melakukannya.

- Itu pemandangannya. - Seok Jin...

- Seok Jin tidak membicarakan fakta. - Benar.

- Dia hanya membicarakan perasaan. - Benar sekali.

- Dia pasti sangat bingung. - Benar.

Aku sendiri tidak mengerti. Ini membuatku gila.

Ini gila.

Jadi, ini salah kita. Kita salah.

Omong-omong, Ji Hyo

- sangat kesal pagi ini. - Dia kesal.

- Kenapa? - Pagi ini, aku sangat...

Saat dia pergi ke toilet...

- Sungguh, aku sangat marah. - "Hei!"

"Yang Se Chan, kamu memakai toilet sebelum aku."

- "Kenapa?" - Dia bahkan mengumpat.

"Bau sekali!"

- Dia mencium bau kotoran. - Kamu buang air besar?

Astaga. Kamu buang air besar?

Aku serius. Bau sekali.

Ji Hyo.

Aku sangat terkejut.

Itu bukan aku, Ji Hyo.

- Baunya sepertimu. - Tidak.

Ji Hyo tampak sangat kesal di pagi hari.

Kamu harus menciumnya sendiri. Aku sangat terkejut.

Cium saja. Itu bukan masalah besar.

- Dia mencium bau kotoran. - Kamu buang air besar?

Ya, tapi kubiarkan pintu terbuka. Namun, dia marah kepadaku.

Sungguh, itu sangat buruk.

Cium saja lagi.

- Astaga. - Ini semua karena aku sehat.

Hei, sayang sekali!

"Buang angin"

Sungguh, aku sangat marah.

Namun, aku mengerti perasaan Ji Hyo.

Menurutku, pesohor harus mengendalikan usus mereka.

- Apa maksudmu? - Kamu harus bangun pagi.

Bagaimana kamu mengendalikan

- ususmu? - Pikirkanlah.

Kamu harus mengendalikan jadwalmu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left