The first 200 lines.
Dia belum mati.
Dia belum mati.
Dia belum mati.
- Dia belum mati. - Jangan cari alasan lagi.
- Kamu harus makan. - Dia belum mati.
Diaโฆ Dia.
Bu, belum ada kabar juga, Bu.
Sudah seminggu tidak ada kabar.
Rencana kedua harus kita lakukan.
Tapi, Bu, dia tetap harus dikembalikan ke keluarganya.
Kita kubur besok.
Baik, Bu. Permisi.
Dia belum mati.
Bawa cepat keluar. Cepat.
Biar saya. Biar saya yang urus. Kamu urus yang lain.
Semua sudah aman. Enggak usah takut lagi.
Nak. Tunggu!
- Tunggu, Nak. Tunggu! - Ayo.
Nak. Ayo keluar.
Keluar. Keluar.
Selamat malam, Permirsa. CBN News Weather malam ini, bersama saya,
Tiara Vita,
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika
merilis peringatan cuaca ekstrem di beberapa wilayah Indonesia.
Antara lain: Aceh, Sumatra Barat,
Sumatera Utara,
Jakarta,
Banten, dan juga Jawa Tengah.
Sementara itu potensi
cuaca ekstrem yang dimaksud berupa hujan lebat
- hingga badai. - Bu.
Warga bisa selalu memonitor update terkini
Berdasarkan dari liputan tim kami, hingga saat ini
masih berada di beberapa wilayah dengan potensi cuaca ekstrem tersebut,
badai sudah mulai terjadi.
Seperti halnya di bagian selatan Pulau Jawa,
sekelompok nelayan sudah memutuskan
untuk tidak pergi melaut hingga cuaca dapat membaik kembali.
Kapal-kapal penyebrangan antar pulau juga sudah diberi peringatan
oleh administrasi pelabuhan.
Diminum dulu tehnya.
Habis itu tidur.
โฆpara operator transportasi laut yang bandel
akan diberikan sanksi kerasโฆ
- Ibu. - Ya.
Anak-anak jadi ngadain acara perpisahan.
Besok aku berangkat.
Seminggu lagi kamu merantau untuk kerja.
Paling kamu pulang ke rumah, sekali setahun.
Nih, sekarang kamu mau keluyuran.
Apa enggak sebaiknya kamu di rumah aja?
Ya, tapi aku udah terlanjur janji sama anak-anak, Bu.
Terserah kamu, lah.
Daraโฆ
Bangun.
Ini buat kamu. Nanti kalau kamu udah kerja,
udah mulai lembur-lembur, jangan lupa pakai sweter ini.
Biar enggak gampang sakit.
Perantauan enggak enak kalau sakit, enggak ada yang ngerawat.
Ya udah sana, cuci muka dulu, Ibu udah bikinin sarapan.
- Noah? - Dara!
Kamu kebiasaan, dipanggil sekali enggak datang-datang.
Ayo, sini sarapan bareng Ibu.
Dara!
Jadi, seperti kata gueโฆ
Enggak nyangka kita udah temenan empat tahun.
Di mana rasa-rasanya gue baru kenal kalian pas ospek, gitu.
Laluโฆ
Ya, karena gue FK, memang perjuangannya sangat sulit,
tapi terasa gampang
karena ada kalian.
Tapi jujur sih, momen yang seperti ini yang paling gue takutin.
Kita kuliah bareng, lulus juga bareng.
Ini tuh ceritanya ini ya, geng anak rajin, ya.
Ya, ya. Baper. Baper.
Baper, deh.
Jangan minder.
Jangan minder gitu, lah.
'Kan yang penting dia udah lulus ujian hidup.
Gue cuma takut aja sih, kita bakal jarang ketemu,
ngobrol-ngobrol, pergi kaya gini lagi.
Enggak, lah.
Ya elah, pada lebay lo semua, kaya mau mati aja.
Mendingan sekarang kita beneran bersulang,
buat mimpi-mimpi yang sebentar lagi kita jemput.
- Bersulang! - Bersulang!
- Mas Noah. - Ayo.
Tujuh menit lagi kita harus balik ke resor.
Sebaiknya berkemas dari sekarang.
Kentang banget kalau kita balik sekarang.
Tahu gitu mendingan enggak usah pesta kapal sekalian.
Udah, udah. Sebentar, sebentar.
Pak, begini.
Ke belakang dulu, Pak.
Omong-omong, ini kunci kalian.
Enggak. Kalau lo yang pegang, entar lupa.
Ini buat kita berdua, 'kan?
Noah, kunci lo di dia. Oke?
Oke.
Begitu sampe resor, langsung bersih-bersih.
Kita makan malam jam tujuh.
Jangan pada telat.
Thi, lo mandi habis makan malam aja. Mandi lo lama.
Izin salah, enggak izin salah.
Kenapa, Dar?
Biasa, nyokap.
Kayaknya nyokap lo enggak siap untuk lo pergi kerja keluar Jakarta.
Ya, tapi gimana?
Cuma dengan cara gue keluar Jakarta,
nyokap bisa berhenti ngurusin hidup gue.
Dia cuma takut kehilangan lo aja.
Sebentar ya, gue cek.
Kok ada pulau?
Apa-apaan?
Ra, gimana?
Enggak apa-apa.
Teman-Teman.
Aman, aman.
- Thi? - Aku enggak apa-apa.
Bapak bisa nyetir kapal enggak, sih?
Bisa-bisanya enggak lihat pulau sampai kita nubruk kaya gini?
Kapal kandas dan terjebak di perairan dangkal.
Kita harus nunggu air pasang naik, baru kapal bisa keluar dari sini.
- Sekalian saya mau cek mesinnya juga. - Berapa lama, Pak?
Bisa beberapa jam.
Nik.
Beberapa jam?
Pak, kita ada makan malam jam tujuh.
Lo tahu enggak itu mahal? Dan enggak bisa dikembalikan.
Ya, lo berenang aja.
Heh, ngomong apa lo barusan?
Udah, Nik.
Mas Noah, sambil nunggu air pasang, saya akan cari bantuan lewat radio,
supaya bantuan bisa bawa pulang kita lebih cepat.
Mending lo pecat deh itu orang.
- Enggak becus kerjanya. - Nik.
Pak Jamal enggak ada salah apa-apa, Nik. Emang mesinnya ada gangguan.
Lo bilang kapal bokap lo selalu dicek rutin?
Kok sekarang mogok?
Pak.
Ini penerangan bisa sampai berapa lama?
Semoga mesinnya cepat menyala, Mas Noah.
Kalian ada yang dapat sinyal enggak?
Gue cek deh ke haluan.
- Aku ikut. - Hati-hati.
Terus kita ini gimana?
Kalau kita telat sampai di resor, reservasi makan malam kita bisa dibatalin.
Lo semua enak tiap jalan-jalan maunya tahu beres.
Gue yang udah capek pesan ini dari sebulan lalu.
Noah?
Kita masih bisa sampai resor tepat waktu, 'kan?
Lo bisa tenang dikit enggak, Nik?
Pak, radionya gimana, Pak?
Belum ada jawaban.
Enggak ada sinyal nih.
Gue coba ngambil HP deh.
Gila, enak banget lo nyebat mulu, Bos.
Nik bakar nih, bantuin cari sinyal, gitu.
Noah!
Teman-Teman!
Kita enggak terdampar kaya kapal-kapal ini, 'kan?
Enggak kok.
Ini nelayan-nelayannya pasti sengaja datang ke sini.
Dan di sini ada dermaga, jadi artinya pasti ada kehidupan di sini.
Tapi nelayan mana yang ngebiarin hasil tangkapannya terbengkalai?
Mereka terdampar!
SOSโฆ
Dari barang-barangnya kayaknya kapal penumpang.
Noah.
Ma.
Kalian dengar itu enggak?
Kayaknya korban terdampar.
- Kalian tunggu di sini, ya. - Gue ikut.
Enggak. Lo tunggu di sini.
Lo jagain anak-anak.
Biar kalau nanti kapalnya sudah selesai diperbaikin,
kita bisa bawa korban itu dan dirawat.
Mama.
Lo gila, ya?
Lo dengar 'kan cewek itu?
Dia butuh pertolongan.
Lo juga dengar 'kan kalau dia manggil nyokapnya?
Kalau korbannya bukan cuma dia sama nyokapnya,
- tapi ada banyak, gimana? - Makanyaโฆ
- Kapal lo enggak bakal muat! - Makanya tunggu di sini, cari sinyal.
Kalau udah dapet sinyal, lo bisa telpon bokap gue.
Dia bisa bawa bantuan dan lacak kita.
- Lo jangan coba-coba. - Nikiโฆ
Kalau lo jadi dia, pasti ingin dibantu 'kan?
Noah, tunggu!
Beresin.
Beresin!
Pa! Pa, jangan!
Pa, sakit, Pa!
Tolong, kakiku berdarah!
Kakiku nginjak beling, Pa!
Paโฆ
Pa, tolong, ampun!
Pa, ampun, Pa! Jangan!
Pa. Tolong! Aduh!
No comments yet. Be the first to leave one.