My Unorthodox Life - Second Season

My Unorthodox Life - Second Season

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

My Unorthodox Life S02 WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2022-12-02
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

MUSIM INI DI "MY UNORTHODOX LIFE"

DIREKAM ANTARA 31 JANUARI DAN 12 APRIL 2022

SERIAL NETFLIX

Musim lalu di My Unorthodox Life.

Namaku Julia Haart.

Aku dirut Elite World Group,

Gabungan agensi model terbesar di dunia.

Cinta sejatiku!

Aku menikah dengan pria hebat. Silvio dan aku adalah mitra di EWG.

Katanya dia pengubah radikal dan melakukan hal gila.

Namun, itu hal terkuat dan luar biasa yang pernah kulihat di hidupku.

Aku bisa bantu talent- ku menjadi merek.

Aku bisa memberi mereka umur panjang di panggung, melewati usia 35 tahun.

Bagiku itu kebebasan.

Aku punya empat anak luar biasa.

Mereka bertiga tinggal di Manhattan, dan si bungsu, Aron,

Mantan suamiku dan aku berbagi hak asuh.

Sulit membayangkan bahwa beberapa tahun lalu,

aku hidup di komunitas Yahudi super ekstrem

seumur hidupku sampai usiaku 40 tahun.

Saat aku meninggalkan Monsey, impianku adalah hidup sendiri.

Lalu, aku bertemu Silvio dan rencana itu gagal.

Aku lihat wanita kuat pada diri Julia.

Dia salah satu orang paling luar biasa yang pernah aku temui.

- Aku menikahi seorang genius. - Ya.

Dia bilang, "Entah menurutmu ini ide bagus,

tapi aku mau pakai namamu."

"Haart" adalah nama yang dipilih Julia untuk menandai kehidupan barunya.

Itu hal paling romantis dan manis dalam hidupmu, 'kan?

Kau adalah hidupku.

- Aku mencintaimu. - Aku takkan hidup tanpamu.

Ayo bersulang. Julia melakukan banyak hal.

- Aku kagum padamu. - Aku sangat mencintaimu.

Maksudku, wow. Kami sudah berjalan sangat jauh.

Untuk keluarga!

Untuk kebaikan!

- Kebaikan! - Ya!

Bersulang.

SATU TAHUN KEMUDIAN GRIYA TAWANG HAART

Ada banyak kotak. Menyedihkan sekali.

Astaga, semua barangmu benar-benar hilang.

Menyedihkan sekali.

Silvio, kau mau kopi?

- Sebaiknya tidak. - Tidak?

Baiklah.

Mari pindah.

Tak apa-apa.

Tak apa, Julia. Tak apa.

Aku akan baik-baik saja. Tak apa.

Kau akan baik-baik saja.

Tak apa-apa.

Baiklah.

Sylvia akan pindah hari ini.

Dan itu mengejutkanku,

sehebat rasanya dalam arti, baiklah,

ini langkah selanjutnya dalam evolusi diriku...

Ini amat menakutkan.

Rasanya seperti akhir dari mimpi.

Kau akan menyebutku bucin atau bodoh,

tapi aku menikahinya karena aku sangat mencintainya.

Kukira ini akan jadi pasanganku seumur hidupku.

Dan aku...

Aku sangat kecewa pada diriku sendiri. Sungguh.

Sial.

Kita mulai dengan perabotannya. Menurunkannya. Setelah itu, petinya.

- Baiklah. - Oke.

- Oke. - Sampai jumpa.

- Bagus. Terima kasih. - Apartemenmu akan kosong.

Ya. Bagus.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

Bagaimana kabarmu?

Yah...

Ibu tak percaya kita bercerai bersamaan.

Sekarang, kita berdua wanita lajang.

- Ini cukup lucu. - Ini cukup gila.

- Aku mencoba mencari humor di dalamnya. - Ya. Ibu berusaha.

Saat ini, aku tinggal bersama ibuku di griya tawangnya

karena Ben dan aku memutuskan untuk berpisah.

Itu keputusan kami yang amat sulit untuk berpisah

karena kami selalu berteman,

dan, sejujurnya, kami menikah di usia 19 tahun.

Kami berubah dari sangat religius menjadi Ortodoks Modern.

Lalu, di usia 28 tahun, kami ingin masa depan yang berbeda.

Visinya adalah memiliki keluarga Ortodoks Modern,

menjaga Sabat penuh, dan makan makanan halal.

HARI ISTIRAHAT YAHUDI

Bukan itu mauku.

Dan aku menyadari bahwa untuk sementara,

aku hanya melakukan segalanya demi menghormatinya.

Aku tak terlalu religius lagi.

Aku tak mau membesarkan keluarga seperti itu.

Untuk sementara, pikirku, "Jika cinta aku, kau pasti mau gaya hidup ini."

Lalu, aku sadar kenapa aku harus memintanya mengubah keinginannya

karena aku juga tak mau dia memintaku berubah.

- Kau melepas cincinmu? - Kulepas beberapa waktu lalu.

Kapan kulepas cincinku, saat kami umumkan?

Ya.

Ini akan sangat aneh.

Astaga, rasanya aneh sekali.

Kupakai cincinku selama sembilan tahun, jadi...

Ibu akan pakai cincin baru.

- Kalau di sini? - Tidak.

- Ibu tak bisa memakainya. - Ini cincin pertunangan.

- Tidak, terserah. Tidak. - Tidak?

Itu bawa sial.

Bawa sial? Jadi, harus kubuat jadi sesuatu.

Ya, buat jadi kalung.

Batsheva dan aku mengalami hal yang sama.

Jadi, kurasa pengalaman bersama ini akan membuat kami lebih dekat.

Entah apa yang akan kulakukan nanti.

Dulu, Ibu lajang.

Selama empat menit.

Aku baru melajang selama empat menit.

Ya. Tapi kau lajang selama empat menit di usia 28.

Aku lajang selama empat menit di usia 45.

- Usiaku 50! Ini baru bagiku. - Ibu bisa!

Ya, tentu.

Aku kacau.

MUDAH PECAH

Di sini dingin.

Aku akan menghangatkanmu.

Jadi, saat ini aku tinggal di New York, tinggal di apartemen ibuku.

Aku mengambil cuti di Stanford.

Namun, aku menyelesaikan tahun ini. Jurusan sains, teknologi, dan masyarakat

karena pada akhirnya, aku ingin bekerja di divisi teknologi perusahaan ibuku.

- Aku mencintaimu. - Sama.

- Aku ketemu Nathalie via aplikasi kencan. - Miriam yang memilihku lebih dulu.

- Benar. - Ya. Benar, 'kan?

Tapi kau yang bilang cinta lebih dulu.

Itu benar.

Setelah berjalannya waktu.

Miriam dan aku sangat mesra dan sentimental.

Aku suka sentimental pada Nathalie. Aku tulis puisi tentangnya.

Kami langsung terhubung.

Itu benar.

- Ya. - Matamu indah.

- Kau juga. - Sangat indah.

- Terima kasih. - Ya.

- Aku mencintaimu. - Sama.

Tunggu, napasku masih bau bawang putih?

Sebaiknya tidak. Baunya seperti bawang putih?

- Benarkah? - Tidak.

Aku bisa hadapi napas bau bawang putih.

Cinta sejati.

Apa kau siap untuk Silvio membuat langkah besar?

Aku sangat senang.

Ya?

- Tidak seperti itu, tapi... - Tidak, itu pasti menyenangkan.

Aku senang.

Kurasa akan menarik untuk melihat perubahan

energi di rumah.

Kurasa kami semua akan merasa lega

saat Silvio pergi karena ada banyak ketegangan di rumah.

Kami harus menghindarinya untuk menghindari perasaan tidak nyaman.

Kta akan menyadarinya karena terkadang aku merasa sedikit berjinjit.

Jadi, aku merasa takkan berjinjit lagi.

Aku amat senang ibuku membela dirinya

dan berkata, "Aku tak mau bersamamu."

"Aku mau memulai hidup baru." Itu butuh keberanian.

Batsheva juga melakukannya. Itu amat terpuji.

Ibuku tak cuma pantas mendapatkan lebih, tapi dia pantas akan cinta

dan pantas dicintai pasangan

yang memperlakukannya dengan hormat dan kebaikan.

Ya. Namun, itu akan...

Namun, aku akan pindah juga.

Kau siap?

Periksa aku untuk memastikan aku tak mati.

- Itu ketakutanku. - Mau seberapa sering?

- Setiap hari. - Oke.

Aneh sekali melihat semua barangnya di luar sana.

Sungguh, semuanya dipindahkan.

Wah.

Benar-benar kosong.

Kalian siap makan malam bersama?

Jadi, Ibu berpikir

untuk pertama kalinya sejak musim panas lalu, Shabbos di sini.

Challah dan lainnya.

Ini akan menjadi hidangan keluarga Shabbos .

Aku suka.

- Keren. - Aku senang akan itu.

Kami tak melakukan Shabbos di rumah ini sejak Agustus

karena Silvio tak suka bergaul dengan anak-anakku.

Dalam mimpi terliarku, tak terpikir olehku

bahwa kami tak bisa berbaur dengan keluarga.

Kupikir dengan waktu yang cukup, dia akan jatuh cinta pada mereka,

dan kami akan bisa bersama

dalam keluarga bahagia ini, dan dia sama sekali tak mengerti.

Oke, aku akan pindah.

- Astaga! - Oke.

Di mana kau tinggal?

Untuk keluar dari sini.

Baiklah...

- Dah, Nona-nona. - Dah, Silvio.

- Ini menyenangkan. - Sampai nanti.

Ya.

- Sampai nanti. - Sampai nanti.

- Kau jarang melihatku. - Nathalie.

Namun...

Semoga sukses.

- Semoga sukses. - Dah.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left