The first 200 lines.
Aku Bear Grylls.
Selamat datang di Fiji,
dan lomba petualangan Eco-Challenge tahun ini,
perlombaan petualangan terberat di dunia.
Di bawahku, di setiap arah,
adalah beberapa medan terberat, terkeras,
paling berbahaya di seluruh dunia.
Gunung terjal,
tebing curam,
sungai berbahaya,
dan bermil-mil hutan tropis yang lebat.
Eco-Challenge merupakan ajang tahunan
yang memicu fenomena perlombaan petualangan di seluruh dunia.
Sekarang telah kembali,
lebih besar dan lebih menantang dari sebelumnya.
Enam puluh enam tim dari 30 negara berbeda
telah turun di Fiji untuk menyelesaikan perlombaan ikonis ini.
Olahraga unik ini memperbolehkan semua tingkatan pengalaman di jalur yang sama.
Bagi tim elite yang mengejar podium...
Bagi kami, harus memastikan menang.
...untuk pemula pemberani...
Kami harus menuntaskannya.
...yang tujuannya hanya untuk menyelesaikan ekspedisi melelahkan ini.
Aku tak tahu harus takut apa.
Aku akan cari tahu.
Para tim akan menempuh 671 kilometer
selama 11 hari ke depan.
Setiap hari akan ada rangkaian baru tantangan konstan
yang dirancang untuk merobohkan fisik, mental...
Astaga.
Itu sangat berat.
...dan emosi mereka.
-Emma... -Berapa lama?
Mereka akan pikul beberapa kondisi paling ekstrem yang pernah ditemui.
Sepanjang jalan,
mereka akan melewati 31 pos cek poin...
Ya! Bagus.
...dan menemukan lima medali tersembunyi.
Aku sangat bingung sekarang.
Ini adalah ekspedisi berbatas waktu...
Ya, ini dia.
...dan waktu selalu berjalan.
Hampir sampai.
Jika mereka tidur, kehilangan waktu.
Jika tersesat, keliru...
Kita kalah.
...tertinggal dan melewatkan batas akhir...
Terus mendayung.
...perlombaan mereka berakhir.
Tanda bahaya.
Aku tak keberatan mendaki. Aku keberatan sekarat.
Mereka harus lakukan semua tanpa bantuan teknologi modern.
Dan, aku butuh pertolongan!
Hanya bergantung pada akal,
pengalaman mereka dan satu sama lain.
Namun, tak peduli apa pun,
mereka semua...
akan menderita.
Ada tim yang gugur! Satu tim gugur!
Tahun berapa ini?
Aku di Eco-Challenge.
Ini adalah...
PERLOMBAAN TERBERAT DI DUNIA: ECO-CHALLENGE FIJI
DESA DRAUBUTA 07.00 PAGI
Aku tahu ini Perlombaan Terberat di Dunia.
Aku ikut perlombaan terakhir di Fiji
dan percayalah kepadaku,
itu hal terberat yang pernah kulakukan di hidupku.
Siap?
Perlombaan Terberat di Dunia akan dimulai.
671 kilometer dari berbagai gunung,
hutan, sungai, lautan,
dan rawa.
Ini kejam.
Ingat kunci keberhasilan kalian di sini.
Nomor satu, kalian jangan meremehkan rintangan.
Jangan meremehkan jumlah jarak perjalanan.
Nomor dua, tantangan berat akan memperkuat.
Kalian akan mendapat lecet.
Lecet bisa sembuh. Lupakan saja.
Nomor tiga, Perlombaan Terberat di Dunia,
kita tidak pernah meninggalkan anggota tim.
Jika salah satu tim kalian menyerah,
terluka,
satu tim gugur.
Siap melakukan ini?
Ya!
Kita bawa kalian ke perahu.
Enam puluh enam perahu,
satu untuk setiap tim, menunggu di sepanjang sungai hutan ini.
Dengan peta detail dan pasokan untuk ekspedisi epik.
Utara, selatan, timur, barat. Kita akan ke sana.
TIM KHUKURI WARRIORS
Tash dan aku belum pernah ikut perlombaan petualangan.
Aku sangat takut.
Aku yakin akan dua hal.
Itu ada sebuah...
Nomor satu, tak semua akan menyelesaikan ini.
-Terima kasih. -Mengerti?
Nomor dua,
beberapa pahlawan sejati akan muncul.
Mereka mungkin orang yang tak disangka.
Enak. Terima kasih.
Ini adalah landasan utama yang menjadikan petualangan hebat
dan perlombaan hebat.
"Mendayung ke pos cek poin satu...
TIM ONYX
"...di Pulau Leleuvia."
Kami tak punya gambaran.
Mungkin itu ketakutan terbesarku.
Ada sangat banyak elemen tak diketahui
sehingga sangat sukar merencanakan ini.
Nathan, ini dalam lima meter dari jangkarnya pelampung biru.
TIM NEW ZEALAND
Jika mau terus juara,
kami harus berlomba seperti juara dari awal perlombaan ini.
Ini saatnya, bukan?
Inilah saatnya.
Baik!
Lima!
Empat!
Tiga!
Dua!
Satu!
Mulai!
Ke kirimu.
-Tak apa? -Ya.
Ketegangan saraf di sini luar biasa.
Awas.
Tidak.
Tunggu, setop!
TIM KHUKURI WARRIORS
Perahunya terbalik di air.
TIM FRANCE EXPENATURE PERAHU TERBALIK
-Mundur! -Ada yang jatuh.
Dalam 10 detik dari start itu, perahu pertama terbalik, terguling.
Menimbulkan kemacetan besar di sini.
Menuju di depan kita!
Satu lagi di sini. Lihat, itu dia.
Tim New Zealand terbalik.
Itu tim perlombaan petualangan teratas di dunia,
mulai dengan awal yang lemah.
-Kita menabrak... -Kita tak bisa bergerak.
Apa yang terjadi?
Tak ada yang tahu sebelum musuh pertama dijumpai.
Musuh di sini adalah rintangan, medan, sungai,
dan sesama.
TIM NEW ZEALAND
Juga kegelisahan yang membuatmu lemah.
Perlombaan Terberat di Dunia sedang berlangsung.
Perlombaan Terberat di Dunia berbentang lebih dari 671 kilometer,
dan terbagi menjadi lima bagian.
Hari ini, tim-tim akan menghadapi porsi kecil dari bagian pertama,
yaitu mengarungi sungai ini
yang membawa tim ke hamparan Samudra Pasifik yang luas.
Setelah 65 kilometer menyeberangi lautan terbuka,
mereka sampai di pulau hutan terpencil Ovalau,
menjalani 20 kilometer lingkaran menantang
mengelilingi kawah vulkanis purba
sebelum kembali ke perahu mereka untuk navigasi lautan lagi
menembus kegelapan malam.
Saat ini, pergerakan terbesar di perlombaan adalah para favorit,
Tim New Zealand.
Setelah perahunya terbalik tepat setelah mulai,
mereka melakukan pemulihan cepat,
menyalip tim-tim yang lebih pelan.
Pertukaran bagus, Stuart, Nath.
Perlombaan kami mempunyai awal yang sukar.
Mendadak kano camakau kami terbalik.
Itu cukup memalukan,
perlombaan ini panjang, banyak yang bisa terjadi.
Lihat ini, di sini.
Nasihatku bagi tim pemula adalah mengukur kelajuan mereka.
Kurasa sangat mudah untuk
terpancing tentang perlombaan
dan lupa bahwa ini adalah ekspedisi.
Banyak tim pemula, sepertinya akan mulai terlalu cepat,
dan tak menjaga diri sendiri, tak menjaga yang lain,
dan keadaan bisa jadi semakin memburuk setelahnya.
Satu lagi.
Kita akan duduk selama lima jam di sini.
Di belakang New Zealand ada tim baru terbentuk dari Amerika,
terdiri dari peserta berpengalaman dan pemula
bersaing bersama dengan tujuan unik.
Kita dapat tumpangan. Bawa arus itu bersama kita.
Jauhi bagian kanan,
bawa pergerakan air dengan kita.
Tim Onyx mewakili warna orang di tim kami.
Aku mulai pada 1999.
Aku tak konsisten berlomba selama sekitar 20 tahun,
aku sadar tak ada peserta lain yang seperti aku.
Aku mengetahui inilah saatnya.
Air deras di kanan. Air beriak di kiri.
Kita coba tetap di air deras.
Kami tim Amerika-Afrika pertama
di perlombaan ekspedisi ketahanan-ultra.
Tak peduli dari warna, agama dan kepercayaan apa,
semua punya tempat, semua punya peluang,
hanya ada ambisi dan tekad melakukan.
Benar. Menepi sedikit ke kanan,
No comments yet. Be the first to leave one.