The first 166 lines.
Stimulan, narkotika, ganja.
Orang yang memakai obat-obatan itu
totalnya kini diperkirakan mencapai dua juta di Jepang.
Jumlah orang yang ditangkap karena pelanggaran terkait narkoba
mencapai 14.000 per tahun.
Mahasiswi yang waktu itu.
Kasus kecanduan lagi, seperti biasanya?
Sudah ingat?
Kenapa?
Kita memakai narkoba dan bersenang-senang bersama.
Seorang wanita dengan gejala kecanduan narkoba, masuk pagi ini.
Gejalanya menunjukkan kecanduan kokaina.
Tidak mungkin.
Kenapa?
Kenapa kau menangis?
Bukankah dia hanya orang asing?
Dia hanya pecandu narkoba yang meninggal.
Aduh!
Apa kita akan membiarkan bajingan seperti dia bebas?
Aku setuju. Saat ini, kita terus mengumpulkan bukti diam-diam.
Pelacak GPS?
Dia di rumah sekarang.
Jika kita pantau dia,
kita akan segera mengungkap sifat asli Kaga.
Aku bertemu Kurosaki dari NCD.
Aku punya informasi.
Kau mau tahu?
Tidak kusangka kau telepon secepat ini.
Kau berguna, ya?
Aoi?
Aoi.
Bangun.
Bagaimana keadaanmu?
Selamat pagi.
Kau ingat sesuatu?
Atau belum?
Halo?
Aoi meninggalkan apartemen.
Baik. Ikuti dia, lalu lakukan kontak.
Apa?
Lakukan apa saja untuk cari tahu dari mana Kaga dapat kokaina.
Kita akan gunakan informasi itu untuk melumpuhkan mereka.
Hei, permintaanmu sulit sekali.
Bukankah kau pernah menjadi aktor?
Cari cara.
Apa hubungannya? Memangnya kau tak punya rencana?
Jangan cengeng.
Mata-mata yang baik harus berpikir sendiri tanpa bergantung pada orang lain.
Cari cara.
Yang benar saja.
Aku tak mau menjadi mata-mata yang baik.
Kau baik-baik saja?
Maaf.
Aku baik-baik saja.
Kau tampak tak sehat.
Apa kau demam?
Kau berkeringat banyak.
Ini.
Terima kasih.
Aku khawatir karena tadi kau jatuh.
Mungkin aku salah makan.
Tunggu.
Apa kau membintangi film berjudul School King?
Ya.
Ibuku pemeran figuran di film itu sepuluh tahun lalu.
Aku juga muncul sedikit.
Serius?
Maaf, mungkin kau tak ingat aku.
Tidak, aku ingat kau.
Serius?
Tentu saja aku ingat.
Kau sudah tumbuh besar.
Tapi kurasa tinggi badanku tak banyak berubah.
Maksudnya, kau menjadi dewasa.
Wanita punya aura yang berbeda seiring berjalannya waktu.
Tidak apa-apa.
Kau tak akan ingat pemeran figuran dari sepuluh tahun lalu.
Maaf.
Tunggu, tapi aku ingat,
dulu syutingnya lama sekali, lalu aku menangis.
Kau menemaniku saat istirahat.
Sekarang aku ingat kau.
Kau yang menangis terus itu, ya? Wajahmu penuh dengan ingus.
Kostumku kena ingus. Sungguh berantakan.
Maaf.
Tidak, aku yang minta maaf karena baru ingat.
Tapi ini sungguh kebetulan.
Wanita penguntit itu bunuh diri.
Polisi dan NCD sedang bertindak.
Setelah meninggal pun dia masih merepotkan.
Sialan.
Kau yakin dia tak meninggalkan wasiat?
Orang-orang yang kusuruh bereskan tak menemukan apa pun di kamarnya.
Semua akan baik-baik saja.
Ini jauh dari baik-baik saja.
Sementara ini, sembunyilah dulu, ya?
Baiklah.
Tapi kau tahu,
melihat wajah orang meneteskan air liur karena kenikmatan kokaina yang kuberikanβ¦
Itu membuatku bergairah.
Sepertinya,
kau bukan hanya salah makan.
Beberapa waktu lalu, aku main film yang fokus pada narkoba.
Gejalamu tampaknya mirip.
Mungkinkahβ¦
Aku mungkin bisa membantumu.
Apa kau bisa cerita?
Tidak bisa.
Kenapa?
Karena
jika aku ceritaβ¦
Pasti akan buruk jika ini tersebar, 'kan?
Astaga, ini mulai menjengkelkan.
Apa?
Ada rumor
seorang selebritas mencekoki kokaina pada wanita dan melecehkan mereka.
Jadi, mendengar ceritamu membuatku khawatir.
Siapa selebritas itu?
Hibiki Kaga.
Apa kau teringat sesuatu?
Apa dia pegang aibmu?
Jika kau diam saja, sebulan lagi akan menjadi pecandu.
Apa kau mau?
Aku sudah melihat banyak orang yang hidupnya hancur karena narkoba.
Aku tak mau kau menjadi seperti itu.
Aku bisa cari solusi.
Tapi kau harus beri tahu aku jika Kaga menghubungimu.
Akan sulit sembuh jika kau sudah kecanduan.
Kau mau menyakiti orang-orang dekatmu
dan kehilangan segalanya?
Kumohonβ¦
Bantu aku.
Ada apa?
Aoi dicekoki kokaina oleh Kaga.
Kau yakin?
Kaga menyuruh dia ke kelab di Roppongi malam ini.
Kerja bagus.
Tapi apa menurutmu Kaga akan benar-benar pergi ke kelab?
Wanita yang dia buat kecanduan kokaina bunuh diri.
Dia pasti tahu bahwa kau dan polisi sedang menangani kasus ini.
Hal yang menakutkan dari narkoba adalah orang tak bisa berhenti.
Bagaimana dengan Aoi?
Mana mungkin kubiarkan dia datang.
Kusuruh dia membuat alasan untuk menolak ajakan Kaga.
Aku akan membantu Aoi.
Kau?
Memangnya kenapa?
Jangan mengusikku.
- Itu dia. - Kami menunggumu, Pak Kaga.
- Hai. - Ayo masuk.
Dia sungguh datang.
Aku di Roppongi untuk kasus Kaga. Bersiap untuk bergerak.
Kelab A2. Tempat raper Igarashi tewas overdosis setelah menikam pelayan.
Itu di sini?
Kelab ini sempat tutup setelah insiden itu,
tapi hari ini ada pesta khusus anggota
dan mengedarkan kokaina pada para tamu di ruang VIP melalui para pelayan.
Kena kalian.
Di situlah kau masuk.
- Apa? - Masuk diam-diam.
Apa?
Ayolah.
Jika sudah tahu sebanyak itu, masuk saja dengan pasukan NCD.
Jika kami masuk sekarang, hanya akan dapat pelayan.
Kau kunci kami untuk menangkap Kaga.
Ya, tapi pestanya hanya untuk anggota.
No comments yet. Be the first to leave one.