Hapkido (Lady Kung Fu / He qi dao)

Hapkido (Lady Kung Fu / He qi dao) (合氣道)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Hapkido 1972 CHINESE AMZN WEB-DL DDP2 0 H 264-Ao
A Commentary by tedi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-01-09
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bagus.

Nona.

Jaga sikapmu. Aku bukan orang Korea.

Kau orang Tiongkok, ya?

Bagus, gadis Tiongkok sangat cantik.

Benar-benar cantik.

Kekaisaran Jepang yang agung akan segera menguasai Tiongkok.

Kau!

Gadis Tiongkok adalah kesukaanku.

- Sial. Serang mereka. - Baik.

Hapkido?

Guru.

Bagus.

Kau cukup cerdas dan cerdik untuk tidak memaksakan diri.

- Guru. - Guru.

Wei, kau ini pemarah. Pemberani, tapi lemah dalam strategi.

Tak boleh ada keteledoran seperti itu dalam ilmu bela diri ini.

Kau harus belajar sabar dan menggunakan akalmu seperti Ying.

Baik, Guru.

Guru, jangan memujiku. Aku hanya bertindak sesuai dengan yang seharusnya.

Aku sadar tak bisa mengalahkan Wei...

...maka, aku memanfaatkan lompatanku untuk meloloskan diri.

Di situlah kau menunjukkan kecerdikanmu.

Aku belajar teknik meloloskan diri dari Kung Fu Shaolin di Tiongkok.

Dasar Hapkido berasal dari teknik mengunci dan membuka dalam Tai Chi.

Mudah untuk dipelajari, namun sulit untuk dikuasai dan diterapkan.

Caramu meloloskan diri tidak buruk.

Meskipun kau kurang gesit.

Mari bicara di dalam.

Sudah lebih dari lima tahun sejak kalian datang ke Korea untuk belajar Hapkido.

Sebagai orang Tiongkok, kalian mewarisi warisan negeri yang luar biasa.

Kalian cerdas, cepat bertindak, dan punya nilai moral yang sangat baik.

Sayangnya, kalian terlibat masalah karena memukuli orang Jepang.

Kalian tidak bisa tinggal di sini lebih lama lagi.

Jadi, hari ini aku mempromosikan kalian ke Sabuk Hitam Tingkat Tujuh Hapkido.

Dirikanlah perguruan kalian sendiri di Tiongkok dan sebarkan bela diri ini.

Terima kasih, Guru.

Kalian lihai dalam gerakan dasar, tapi itu masih hal yang umum.

Sekarang Kakak tertuamu akan memberikan contoh.

Dimulai dari dasar, gunakan otot di sekitar pinggangmu.

Mundur.

Ying, cobalah.

Baik.

Ini semua gerakan umum. Target berada dalam jarak yang tetap.

Tapi saat kalian bertarung, musuhmu adalah target yang hidup.

Mereka terus bergerak.

Kalian harus bereaksi dengan cepat terhadap situasi...

...dan menerapkan apa yang telah kau pelajari.

Meskipun kalian sudah sering berlatih tarung satu sama lain...

...itu bukan pertarungan yang sebenarnya.

Mudah untuk memperkirakan gerakan masing-masing.

Tadi, kalian bertiga tidak bisa mengalahkan Kakak Tertua kalian...

...hanya karena dia lebih berpengalaman dalam bertarung.

Saat bertarung, kalian harus menatap mata musuh...

...agar tahu ke mana mereka akan menyerang.

Hanya dengan begitu kalian bisa menghadang serangan mereka.

Akan kutunjukan caranya.

- Maju. - Baik.

- Giliranmu. - Baik.

Ikut aku.

Kesabaran.

Itu kemampuan yang paling sulit untuk dikuasai.

Itu adalah inti dari Hapkido.

Itu juga merupakan karakteristik terbesar dari orang Tiongkok.

Dasar Hapkido berasal dari teknik mengunci dan membuka dalam Tai Chi...

...serta ilmu bela diri lainnya.

Saat kalian pulang dan mendirikan perguruan sendiri...

...kalian harus selalu mengingat dan menjunjung semangat ini.

Pandanglah setiap orang seperti keluarga dan bersikaplah toleran.

Hormati yang lebih tua.

Bantu orang yang lemah dan miskin.

Aku tahu kalian masih muda, penuh dengan emosi dan ide.

Kalian suka bertarung.

Pepatah mengatakan, "Prajurit pasti mati dalam perang."

Kalian harus ingat untuk tidak terlalu percaya diri dan membuat keonaran.

Kalian harus mempelajari kesabaran.

- Kalian mengerti? - Kami mengerti.

Istriku menjahit motif elang untuk jubah Hapkido ini.

Bawalah bersama kalian.

- Kami akan selalu mengingat kalian. - Terima kasih banyak, Guru.

Kami..

Guru, apa yang harus kita lakukan jika keadaan sudah tak tertahankan?

Aku akan jujur pada kalian.

Kami orang Korea seperti hidup di neraka...

...di bawah pemerintahan opresif pemerintah Jepang.

Itulah alasanku menciptakan Hapkido.

Untuk mengumpulkan semua pemuda pemberani dan ambisius di Korea.

Tujuan akhirnya untuk mengakhiri penjajahan ini.

Kita harus bersabar, agar orang Jepang tidak tahu sampai kita siap.

Saat kembali ke Tiongkok, perhatikan orang Jepang dengan cermat.

Mereka sudah menguasai Manchuria, tapi mereka tak akan berhenti di sana.

Mereka ingin menguasai seluruh Tiongkok, kemudian seluruh Asia.

Guru.

Saat situasinya tertahankan..

Terimalah surat ini. Anggap saja petuah orang bijak.

Bukalah saat situasinya tidak tertahankan.

Ying, kakakmu jujur dan baik...

...adikmu berani tapi ceroboh.

Kau harus mengawasi mereka berdua.

Aku akan melakukan semua yang telah Guru ajarkan padaku.

Tongkat disiplin perguruan kita ini juga merupakan senjata yang ampuh.

Ambillah, untuk membela diri.

Terima kasih, Guru.

Kalian harus pergi besok pagi.

- Sekarang berkemaslah. - Baik.

Tunggu.

Saat kalian membuka perguruan kalian di Tiongkok...

...ingatlah untuk menghormati orang yang lebih tua...

- ...dan kunjungi ahli bela diri lokal. - Baik, Guru.

- Ayo kita lakukan beberapa kunjungan. - Ayo.

- Tunggu. - Ya?

Kita berpisah di sini. Kalian tahu tempatnya?

Tentu.

- Ayo. - Tunggu.

Kau duluan saja. Aku mau bicara dulu dengan Fen Wei.

Kau akan bertemu ahli bela diri lain.

Ingatlah untuk bersikap sopan. Jangan kurang ajar.

Aku tahu. Lihat ini.

- Anak muda, kau terlalu baik. - Tidak sama sekali.

Kau sangat dihormati di sini. Aku harus menunjukkan rasa hormatku.

Komunitas bela diri adalah keluarga.

Kau pulang dari Korea untuk mendirikan perguruan di sini. Aku harus menjagamu.

Jika kau butuh bantuan, katakan padaku.

Aku akan sering membutuhkan bimbinganmu.

Kau terlalu rendah hati.

Anak muda cocok jadi pahlawan besar. Dunia ini milik para anak muda.

Tapi situasi di sini sedikit tak biasa, terutama di dunia seni bela diri.

Aku tahu anak muda seperti kalian punya ambisi dan rasa keadilan tinggi.

Tapi kau tidak boleh mengganggu Perguruan Beruang Hitam dari Jepang.

Tapi kau juga harus mengunjungi mereka sebagai wujud hormat dan sopan santun.

Terima kasih atas sarannya. Sampai jumpa.

Aku pamit dulu.

Tolong sampaikan pada saudaramu kalau pria tua ini akan mengunjunginya.

Kami akan membutuhkan bimbinganmu. Sampai jumpa.

Untuk apa menunggu? Kita bisa pergi sekarang.

Tapi, kita baru saja bertemu.

Kita sudah cocok. Lagipula, kau adalah tamu.

Aku harus membelikanmu minuman. Ayo.

- Silakan. - Terima kasih.

Tiger! Setengah kati arak dan 20 pangsit, seperti biasa?

Tidak, aku kedatangan tamu. Sajikan makanan yang istimewa.

Kami pesan daging, tahu kering, 50 pangsit, dan satu kati arak.

Baiklah.

Kau terlalu baik. Sedikit saja sudah cukup.

Jangan malu-malu. Hanya ini yang bisa aku berikan.

- Aku punya lima.. - Aku punya enam..

- Enam.. - Tujuh..

Minumlah!

- Enam, enam dan lima. - Tiga..

- Arak. - Minumlah untuk panjang umur!

- Untukmu. - Terima kasih.

- Mereka pergi tanpa membayar lagi. - Apa?

Ayo pergi.

Hei, Tuan.

Tagihanmu belum dibayar.

- Aku berhutang dulu. - Benar. Berhutang dulu.

Apa? Kalian tidak bisa bersikap seenaknya.

Apa kau bilang?

Kurang ajar.

- Kurang ajar. - Aku benci berandal seperti itu.

- Siapa mereka? - Perguruan Beruang Hitam.

Perguruan Beruang Hitam?

Mereka bisa menganiaya orang lain karena tuan mereka adalah orang Jepang.

Apakah polisi tidak bertindak?

Polisi di kota besar saja takut, apalagi di kota kecil seperti ini.

Aku tidak takut pada mereka.

Bagus. Kurasa kau harus berjuang demi orang-orang Tiongkok.

Beri mereka pelajaran.

Nona Sau datang.

Halo. Boleh aku beli setengah kati arak dan sebungkus kacang?

Kecil, ambilkan anggur untuk Nona Sau.

Nona Sau, bagaimana dengan rematik ayah Anda?

- Bagaimana mau sembuh jika terus minum? - Bagaimana dia bisa berhenti?

- Untuk apa berhenti bersenang-senang? - Benar.

Anggur mendatangkan hal-hal yang menyenangkan, terutama wanita.

Apa yang kalian lakukan?

Negara ini punya hukum.

Kurang ajar! Beraninya kau menggangguku.

Hajar dia.

- Ayo. - Ayo.

Tunggu dulu.

Kalian tidak akan ke mana-mana.

Apa mau kalian?

Kalian harus berlutut dan bersujud pada kami, tiga kali.

Kenapa? Kehilangan nyalimu?

Aku pasti sudah buta karena memilihmu sebagai temanku.

Jika kau takut, pergilah.

Untuk apa berlatih bela diri...

...jika kau tidak menegakkan keadilan dan melindungi yang lemah?

Aku akan menghadapi mereka sendiri!

Tangan ini terlalu kotor.

Bagus sekali.

Jangan berani mengganggu wanita lagi.

- Kita akan bertemu lagi. Bersiaplah. - Akan kutunggu.

Apa kau mau memberitahu pada kami siapa kau?

Fan Wei dari Perguruan Elang Hapkido di Chang Zhou.

Ayo.

Kerja bagus, Fan Wei.

Ini untuk mengganti kerusakannya.

Kami harus pergi.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left