Season 1

Release info

[๐‚๐จ๐Ÿ๐Ÿ๐ž๐ž๐๐ซ๐ข๐ฌ๐จ๐ง] ๐’๐Ž๐”๐๐ƒ๐’ ๐Ž๐… ๐–๐ˆ๐๐“๐„๐‘ ๐’๐ŸŽ๐Ÿ๐„๐Ÿ๐ŸŽ ๐๐… ๐–๐„๐
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐Ÿ“๐ŸŽ:๐Ÿ๐Ÿ’ || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ต๐‘ฌ๐‘ป๐‘ญ๐‘ณ๐‘ฐ๐‘ฟ || *๐‘ช๐’“๐’†๐’…๐’Š๐’• ๐’•๐’ ๐˜๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ข ๐˜•๐˜ถ๐˜จ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ข ๐˜—๐˜ถ๐˜ต๐˜ณ๐˜ข (๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’‹๐’†๐’Ž๐’‚๐’‰) || เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
Published on: 2026-04-03
Downloads: 10
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Selamat datang. - Meja untuk dua orang.

Baik.

Silakan duduk.

- Di belakang saja? - Ya.

Wah, sweter itu.

Kupakai.

Cocok denganmu.

Sweternya imut.

Selamat datang.

Terima kasih.

- Panggil aku jika sudah siap pesan. - Baik.

- Mau makan kue? - Mau.

Yang ini?

Beginiโ€ฆ

Ada yang mau kubicarakan denganmu.

Boleh aku bicara duluan?

Aku bertanya begini karena ada yang mau kau bicarakan juga, 'kan?

Ya.

Tidak apa-apa.

Kau duluan.

Terima kasih.

Jadiโ€ฆ

Beginiโ€ฆ

Sebenarnyaโ€ฆ

Selama ini, aku sudah begitu jahat.

Saat kita menjalin hubungan,

aku terpikat orang lain

dan sudah beberapa kali menyelingkuhimu.

Ya, laluโ€ฆ

Kurasa

aku cenderung lebih mudah jatuh cinta dibanding orang lain.

Tapiโ€ฆ

Aku takut membuka diri dan menghadapi orang

sehingga

aku akhirnya berselingkuh dengan orang yang sebenarnya tak kuseriusi.

Ya.

Selain ituโ€ฆ

Bagaimana aku menyebutnya?

Aku sendiri juga tak mengertiโ€ฆ

Tapi di satu titik tertentu dalam hidupkuโ€ฆ

Sepertinya aku tak bisa menjalin hubungan dengan satu orang saja.

Lalu?

Laluโ€ฆ

Aku tahu betul hal ini sebenarnya tak ada gunanya untukmu

dan ini tindakan yang benar-benar egois.

Aku tahu itu,

tapi aku merasa harus menceritakan segalanya padamu.

Aku merasa harus jujur

dan bercerita perasaanku, termasuk hal ini.

Begitu rupanya.

Baiklah,

akan kudengarkan semua yang mau kau ceritakan.

Tolong ceritakan semuanya padaku.

Jadiโ€ฆ

Dari situ,

kuceritakan semua yang selama ini kusembunyikan darinya,

satu per satu.

Tentang aku yang dulu beberapa kali menyelingkuhinya.

Tentang aku yang kini sudah berhenti menyelingkuhinya.

Aku memang tak menyebut nama Yamada,

tapi aku bercerita pada Yukio tentang keterpikatanku padanya.

Serta tentang keberadaan Yukio yang juga diketahui Yamada

karena

aku tak menyembunyikan fakta bahwa aku sudah punya pacar.

Aku juga bilang Yamada juga punya pacar.

Tapi

kami masih saja saling terpikat.

Juga, betapa seringnya aku curhat pada Yamada

tentang hal-hal yang tak bisa kuceritakan pada Yukio.

Sebenarnya,

kaulah

orang yang paling mau kujadikan tempat curhat

dan bertukar pikiran tentang rasa sakitku.

Tapi hasratku untuk berselingkuh justru berlawanan

dengan apa yang menyakitiku.

Tapi

seandainya aku bisa curhat dan berbagi beban ini dengan orang lain,

orang yang paling mau kuceritakan soal ini

adalah kau.

Itulah yang terus kuceritakan pada orang itu.

Lalu?

Apa kata orang itu?

Dia juga merasakan hal yang sama.

Apa?

Dia bilang pacarnya begitu penting baginya

dan dia sangat mau menjadikan pacarnya tempat curhat.

Beginiโ€ฆ

Bukankah itu sangat egois?

Baik bagimu dan baginya.

Ya.

Sebentar. Jadi, orang itu

lebih menyukai pacarnya?

Bukan kau yang lebih disukainya?

Kau tak masalah dengan itu?

Kau tak keberatan?

Kau terima saja?

Ituโ€ฆ

Jadi, pacar orang itu sudah tak ada.

Sudah tak ada?

Apa maksudmu?

Dia sudah meninggal.

Apa?

Pacar orang itu sudah meninggal,

tapi dia masih belum sadar.

Tidak, dia bukan tak sadar,

tapi dia menjalani hidup dengan percaya pacarnya masih hidup.

Jadi, dia bertekad tak akan jatuh cinta lagi dengan orang lain.

Tapi dia merasa kesulitan karena tertarik padaku.

Dia seseorang

yang sepertinya selalu dibayang-bayangi kematian.

Awalnya, aku akrab dengannya karena khawatir,

karena aku mau dia hidup.

Tapi tidakkah ituโ€ฆ

Tidakkah itu tindakan yang sangat pengecut?

Berlindung di balik "Aku merasa sekarat," atau "Aku sangat kacau balau."

Lalu, kau merasa perlu menemaninya karena khawatir?

Itu bukan cinta namanya.

Memanfaatkan kebaikan orang lain itu

tindakan pengecut.

Tapi itu perasaanku sendiri.

- Jadi, itu bukan salahnya. - Tapi pada dasarnya,

kau disandera.

Membuatmu merasa dia akan mati jika kau tak adaโ€ฆ

Itu salah satu hal yang paling kubenci.

Tapi

kau juga tak mau dia mati, 'kan?

Masalahnyaโ€ฆ

Dia selalu tampak menikmati saat-saat kebersamaan kami,

tapi baginya,

rasa menikmati itu langsung berkaitan dengan rasa bersalahโ€ฆ

Sehingga dia makin tersiksa.

Jadi, yaโ€ฆ

Yaโ€ฆ

Begitulah ceritanya.

Akuโ€ฆ

Jujur saja, aku sudah tak tahu lagi apa yang harus kulakukan,

tapi aku sadar tak bisa terus hidup

seperti ini

dan tetap diam sambil menjalin hubungan denganmu.

Makanya aku bercerita semua ini.

Lalu?

Kau mau apa, Ayana?

Kau masih mau bersama denganku?

Ya.

Baiklah.

Jadi, bagaimana hubunganmu dengan orang itu sekarang?

Kami sudah sepakat

untuk tak bertemu dan kami memang tak pernah bertemu lagi,

meski kami masih mungkin bertemu karena urusan pekerjaan.

Begitu, ya?

Orang itu baik-baik saja sekarang?

- Ya. Sudah jauh lebih baik. - Baiklah.

Selamat ulang tahun.

Warna itu, ya?

Biru pemandian air panas.

Kupilih warna ini untukmu.

Ayanaโ€ฆ

Kita putus saja.

Tidak mau.

Begini, aku sudah merasakannya.

Aku sudah merasa ada yang janggal denganmu.

Aku tahu kau memendam sesuatu.

Aku tak mau.

Bisa dengarkan dulu apa yang mau kukatakan?

Tidak mau.

Dengarkan aku. Aku tadi sudah mendengarkanmu, 'kan?

Aku mau kau mendengarkanku.

Baiklah. Aku akan mendengarkan.

Sebenarnya,

aku sudah merasa ada yang janggal sejak sebelum kita ke pemandian.

Malah, di hari Natal lalu,

ingat saat kuajak kau tinggal bersama sekitar musim panas nanti?

Saat kutanya hal itu,

reaksimu agak aneh.

Aku tak mau mengakuinya,

tapi firasatku berkata

hubungan kita tak akan lama.

Mungkin hubungan kita akan berakhir.

Makanya aku mengajakmu pergi ke pemandian air panas.

Kukira kau akan menolakku, tapi syukurlah kau senang di sana.

Aku juga senang.

Kuberi kau hadiah sweter itu.

Aku juga minta dirajutkan syal.

Kupikir mungkin saat merajut syal ituโ€ฆ

Kau akan memikirkanku.

Aku sebenarnya tak mau syal, tapi memintamu merajutnya.

Aku memang menyebalkan.

Sekalipun hari ini kau tak bercerita apa-apa,

aku tetap akan berencana putus denganmu.

Makanya

kupilih penatu tempat kita pertama bertemu sebagai tempat pertemuan kita.

Ini pertama kalinya aku datang ke kafe ini.

Sebenarnya, kita bisa saja bicara di salonku.

Aku bisa saja memilih untuk ke sana

karena kami tutup hari ini.

Tapiโ€ฆ

Jika di sana, aku pasti akan teringat dirimu setiap kali bekerja.

Hal itu pasti akan terasa sangat menyakitkan.

Makanya

aku mau bicara di tempat yang tak perlu kudatangi lagi.

Sounds of Winter subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Sounds of Winter

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left