Still Shining

Still Shining (์ƒค์ด๋‹)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐—ฆ๐—ง๐—œ๐—Ÿ๐—Ÿ ๐—ฆ๐—›๐—œ๐—ก๐—œ๐—ก๐—š ๐—ฆ๐Ÿฌ๐Ÿญ๐—˜๐Ÿฌ๐Ÿต (๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ) ๐—ก๐—™๐—ซ ๐—ช๐—˜๐—•
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐ŸŽ๐Ÿ‘:๐Ÿ๐Ÿ– || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ต๐‘ฌ๐‘ป๐‘ญ๐‘ณ๐‘ฐ๐‘ฟ || *๐‘ช๐’“๐’†๐’…๐’Š๐’• ๐’•๐’ ๐˜๐˜ข๐˜ถ๐˜ป๐˜ช๐˜บ๐˜บ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜•๐˜ถ๐˜ณ ๐˜๐˜ข๐˜ต๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฏ (๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’‹๐’†๐’Ž๐’‚๐’‰) || เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
Published on: 2026-04-04
Downloads: 9
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

STILL SHINING

Tae-seo, apa itu kau?

Ya, ini aku.

Kalau kau sudah selesai menangis, ayo pulang.

Tidurlah dulu, lalu kembali ke Seoul untuk bekerja.

Ayo!

Baiklah!

STILL SHINING

WARUNG

Silakan katakan apa saja.

Seperti saat kalian minum makgeoli atau jalan-jalan berdua.

Baiklah.

Aku tahu apa yang nenekmu suka.

Rok merah muda

Berkibar tertiup angin musim semi

Menggigit pita baju lagi hari ini

Di sepanjang jalan dekat kuil desa Tempat kupu-kupu beterbangan

Saat bunga bermekaran

Kita tertawa bersama

Saat bunga berguguran

Kita menangis bersama

Bersama janji yang tulus itu

Hari-hari di musim semi

Telah berlalu

Astaga!

Fotonya kau tempel agar mudah dibedakan.

Kerja bagus.

Padahal aku suka yang itu.

STASIUN OIDO, SALJU

Aku juga.

Kerja bagus.

Terima kasih!

Kau mau foto ini?

Pakailah itu.

Lihat yang sudah kubuat.

Bingkai ini sungguh seperti memeluk fotonya.

Kesannya hangat.

Itu punyaku.

Itu sudah kupoles.

Belum kering.

Rupanya hampir jadi.

Kau bilang tinggal tunggu sehari setelah dipoles.

Momen penantian yang ketiga dan terakhir.

Biar kubungkus yang ini.

Biar kubantu.

Aku bisa sendiri.

REGULASI PERKERETAAPIAN KTC

Kau juggling dengan lima bola sekaligus.

Pantas saja kau kerepotan.

Kenapa lima?

Pekerjaan utama, sambilan, persiapan alih profesi,

masalah keluarga, dan masalah dengan pacar.

Bukankah semua orang hidup seperti itu?

Apa benar kau hidup dengan baik?

Apa yang membuatmu penasaran?

Kudengar kau ada masalah dengan pacarmu.

Kak Hyeong-seok bilang setelah dia putus, kau juga.

Apa kau tahu?

Orang yang pernah jadi pacarmu tak selalu sejumlah

dengan yang putus denganmu.

Biasanya jumlah yang putus lebih sedikit.

Putus hubungan itu pengalaman tak terlupakan.

Teman-temanku juga pernah berpacaran beberapa kali,

tapi kalau soal putus, pasti cuma satu orang yang disebut.

Hubungan yang sesungguhnya adalah yang kau ingat perpisahannya.

HUI-SEO

Tunggu sebentar.

- Halo, Hui-seo. - Halo, Kak.

Bisa ke rumah sakit hari ini?

Hari ini aku libur. Ada apa?

Tadi pagi, sudut bibir Nenek berkedut.

Kau tahu,

seperti senyum Nenek saat melihatku.

Pokoknya, bibirnya bergerak.

Apa kata dokter?

Tidak, itu bukan kata dokter. Aku yang melihatnya.

Jadi, apa yang harus kulakukan di sana?

Nenek mungkin akan bangun, jadiโ€ฆ

Baiklah.

Akan kuminta Kakek pulang sendiri.

Aku akan tetap di sini.

Pulanglah. Aku ke sana.

Ada telepon.

Dari Kak A-sol.

Halo, Hui-seo.

Kalau ke sana hari ini,

apa aku akan disambut dengan karpet merah?

Aku akan mengajak Tae-seo ke sana saat bertemu untuk mengambil bingkai.

Akhir-akhir ini aku sibuk sekali.

Aku melepas stres dengan menyetir.

Ya, itu benar.

Ada tempat seperti itu? Sepertinya enak.

Baiklah. Dah.

Aku akan menyetir. Tidurlah di perjalanan.

Aku bisa pergi sendiri.

Kau tak berangkat kerja besok?

- Berangkat. - Berarti kau harus kembali.

Jika pergi sekarang, makan, menjenguk nenekmu, lalu kembali,

waktunya pas.

Laki-laki pemilik Kursi Satu di sentra belajar,

yang matanya selalu merah karena kurang tidur,

sepertinya tak mudah jatuh cinta.

Bahkan kalau sudah jatuh cinta,

sepertinya tak akan mudah untuk berpisah.

Bagaimana perpisahan pertamanya?

Menurut orang-orang di sekitarku,

pengalaman pertama putus cinta berdampak lebih besar

dari cinta pertama.

Aku penasaran.

Kapan dan bagaimana pemilik Kursi Satu itu putus cinta?

Apa yang dia rasakan?

Meski dia tak akan bilang.

Bingung.

Apa kau bilang?

Kalau begitu, yang kedua?

Tak ada yang kedua? Cuma sekali?

Orang yang sama.

Bangunkan aku di tempat istirahat pertama.

Baiklah.

Halo?

Benar, aku Yeon Hui-seo, adik Yeon Tae-seo.

Baik, aku ke sana.

Aku ke sana sekarang.

Baik.

Hei, Semuanya!

Terima kasih!

Sial, kenapa tak diangkat?

Kak A-sol, apa kau bersama kakakku?

- Ya. - Kakakku.

Hei, Kak. Bangun.

Ya, Hui-seo. Aku menuju ke sana.

Kak.

Katanya Nenek sudah bangun.

Pihak rumah sakit meneleponku.

Sudah kubilang.

Cepatlah ke sana.

- Baiklah, aku langsung ke rumah sakit. - Ya.

Kakek.

Kakek, bangunlah.

Bangun! Nenek sudah sadar.

Apa?

- Cepat bangun. - Baiklah.

Aduh! Ya ampun.

- Kakek baik-baik saja? - Ya.

Apa Kakek bisa menyetir?

Kakek harus bisa.

Karena baru bangun, kaki Kakek lemas.

- Kalau tangan? - Apa?

Bisa menggenggam begini?

Tangan Kakek?

Seperti ini?

Kakek sudah pakai helm, kan?

- Pegangan yang kuat! - Baiklah.

Jangan dilepas.

Tapiโ€ฆ

Kau tak pernah mengendarai motor lebih jauh dari kantor pos.

Kau yakin tidak apa-apa?

Aku harus bisa.

Nenek juga sudah berusaha.

- Sebentar. - Baik, Dokter.

Kenapa suasananya begini?

Sesaat sebelum meninggal,

dia mungkin terbangun sebentar.

Pulih menjelang ajal.

Napasnya mulai stabilโ€ฆ

Tangannya.

Apa?

Jari telunjuknya bergerak.

Bergerak pelan.

Dia benar-benar bangun.

Tolong jelaskan pada keluarganya.

Kondisinya stabil,

jadi silakan pakai baju pelindung dulu.

Ayah, sudah ke rumah sakit? Bagaimana kondisi Ayah?

Beginiโ€ฆ

Aku akanโ€ฆ

Berusaha untuk bertahan sendiri setahun ke depan.

Ayah janji mau kembali bekerja tahun depan.

Tepati janji Ayah.

Baiklah, dah.

Ya. Dia berhasil melaluinya.

Katanya itu tidak mudah.

Pokoknya, terima kasih. Dah.

Kakek mengabari kepala desa, jadi semua akan tahu.

Hubungi semuanya di perjalanan.

Hal baik ini bisa terjadi karena semua orang mendoakannya.

Baiklah.

Ya, kan?

Sudah kubilang dia akan segera bangun.

Tak usah ke sini, Hyang-gi.

Jenguklah setelah dia dipindahkan ke ruang rawat biasa.

Aku yang harus berterima kasih.

Biar kusetirkan.

Kau yakin bisa?

Ya.

Heiโ€ฆ

Kau bersikeras mengajakku kemari.

Terima kasih.

Nenekโ€ฆ

Sudah bangun.

Still Shining subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Still Shining

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left