Sausage Party: Foodtopia

Sausage Party: Foodtopia

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Sausage Party Foodtopia S01 AMZN WEB h264-ETHEL
A Commentary by tedi
Retail AMZN (8 eps)

Tags

webdl
Published on: 2024-07-11
Downloads: 184
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 145 lines.

Salam.

Aku Sorbitol Maltitol Xylitol Manitol

Kalsium Karbonat Lesitin Kedelai Trigliserida Nabati dan Talk.

Tapi supaya cepat, panggil aku Permen Karet.

Kehidupan. Diawali dengan dentuman besar.

Begitu banyak galaksi mulai muncul.

Sekitar 13,8 miliar tahun kemudian, dua spesies utama muncul.

Homo sapiens dan Cibus erectus.

Atau yang dikenal sebagai manusia dan makanan.

Yang pertama melahap yang kedua untuk bertahan hidup.

Makanan sama sekali buta terkait perihal makan-memakan ini

sampai satu sosis pemberani mengetahui kebenaran yang menyakitkan ini.

Berbekal pengetahuan baru ini,

cinta sejatinya, para sahabatnya,

dan yang paling penting, garam mandi,

narkotika ampuh

yang meruntuhkan dinding interdimensi

di antara kedua spesies ini, makanan pun melawan.

Peashooter, sekarang!

Makanan hidup. Kuulangi, makanan hidup.

Diam di rumah. Kunci kulkas.

Persenjatai diri dengan pembuka botol, apa pun...

Roti. Buat jalur perlawanan ragi!

Scotch. Tanpa embel-embel lagi.

Mulai Operasi Penyerbuan Makanan Penutup!

-Mana Sammy? -Bersama mayat Lavash.

Masih?

Aku tak akan melepaskanmu. Aku tak akan melepaskanmu, Sayang.

Terus dia bawa ke mana-mana.

Itu... manis sekali.

Tidak juga. Mayatnya mulai bau busuk.

Lapor. Manusia tinggal berapa?

-Hanya satu. -Hore!

Jangan terlalu girang, Bolu Krim.

Tubuhnya penuh bekas makanan. Seberapa banyak lagi dia bisa makan?

Tenang, Teman-Teman. Aku tahu cara mengalahkan manusia ini.

Sekerat dia habiskan semudah itu.

Kirim pasta terakhir.

Buat al dente!

-Dari mana dia dapat itu? -Paham maksudku?

-Masih ada sisa Sake Bomb? -Tidak.

Jägermeister?

Jangan sampai ada yang dia lahap lagi.

Ini semua ulah kita. Jadi, kita juga yang akan bereskan.

Sammy, ini pertahanan terakhir. Bersiap-siaplah.

Baik. Ayo, Lavash.

Ya. Mungkin dia tidak perlu ikut. Dia kelihatan lelah dan mati...

Brenda, entah apa kita bisa selamat.

-Jadi, aku hanya ingin beri tahu... -Stop, Frank Frankfurter.

Kita pasti selamat.

Karena kita punya sesuatu yang tak dimiliki manusia berengsek itu.

-Apa? -Satu sama lain.

Itu dia. Itu bajingan yang membunuh Lavash-ku.

Hei, kau. Kau ingat dia? Ingat membunuhnya, Bajingan?

Tidak.

-Sekarang! -Kenapa ini basah sekali?

Kalian memelintir putingku!

Selamat datang di Foodtopia!

Foodtopia!

FOODTOPIA

Aku mewakili semua yang di sini saat mengatakan persetan dengan manusia!

-Persetan mereka! -Persetan!

Mereka terlalu lama mendikte hidup kita. Menjebak kita di swalayan mereka.

-Memisahkan kita per lorong dan rak. -Mengunyah kita di mulut mereka.

Lalu meremas kita keluar dari pantat yang bau.

Kita bebas. Kita setara.

Dari kalkun termontok

hingga butir beras terkecil. Lihat mereka!

Cinta kau, Frank!

-Satu makanan. -Satu cinta!

-Hore! -Hore!

Dan kini, Barry!

Aku mencintaimu, Barry!

Perang sudah berakhir.

Aku tahu banyak yang khawatir selanjutnya apa.

Takut tak akan merasakan adrenalin seganas itu,

kegembiraan atau tujuan hidup sehebat itu,

dan semuanya tak akan seseru kehebohan perang lagi.

Lanjutkan.

Lalu?

Itu saja pidato yang kusiapkan.

Baik. Kini Permen Karet mungkin ingin menyampaikan kabar terbaru.

Revolusi telah menyebar.

Dengan memakai pola bilangan Fibonacci dan hukum Moore,

aku telah menghitung kecepatan penyebaran, sehingga dengan resmi bisa kuumumkan

bahwa makanan kini menjadi spesies dominan di planet Bumi.

Makanan tercerdas di muka bumi.

Selama si kecil pandai ini bersama kita, kita tak mungkin kalah.

Tapi bicara soal kalah... Terima kasih transisinya, Frank.

...kita tak bisa begini

tanpa makanan pemberani yang mempertaruhkan nyawa.

Mari tundukkan kepala, jika punya, untuk mengheningkan cipta.

Lavash!

Baik. Itu sudah cukup lama. Kita sudah berdoa.

Sudah hening. Jangan meratap. Ini bukan Holokaus.

Tolong lanjut ke yang lebih bersemangat.

Baik.

Ini, seperti yang kalian semua ketahui dengan jelas,

adalah gigi manusia.

Ini tadinya merupakan simbol penjajahan dan dipakai untuk melahap kita.

Kini ini menjadi simbol kemenangan melawan mantan penjajah kita!

-Jadi, angkat gigi tinggi-tinggi! -Ya!

Angkat kalau punya. Kalau tidak, berdiri saja.

Aku tak pernah bosan dengan ini. Ayo beri lagi.

Beginilah hidup kita mulai sekarang.

Kita semua hanya berbuat sesuka hati,

hidup rukun dan damai bersama-sama!

Aku muncrat.

Salah lubang.

Benar, seperti itu.

Terima kasih. Berikutnya.

Jujur, tadi aku agak khawatir malah tak akan terjadi

waktu kubilang hidup kita akan sempurna,

tapi sepertinya akan begitu.

Frank, untuk pertama kalinya,

tidak ada ancaman eksistensial yang besar.

Kita pun bisa berfokus kepada satu sama lain.

Ini cara terindah untuk memulai babak baru dalam hidup kita.

Kita memulai revolusi dan membuat ini terjadi.

-Kita melahirkan ini. -Ya. Mereka seolah anak-anak kita.

Kini semua anak kita saling menyetubuhi.

Tidak semua saling menyetubuhi.

Barry, kau baik-baik saja? Makananmu tak kau setubuhi.

Maunya kutonton sebentar, tapi duluan saja.

Aku bisa menonton kalian. Frank, aku tahu kau suka.

Ayo. Semuanya antusias melakukannya.

Lihat Minyak dan Air, berpadu.

Tak kusangka.

Seperti cokelat dan selai kacang.

Lihat. Kedua paprika disetubuhi.

-Tak seramai Sammy. -Setubuhi aku tanpa perasaan.

Setubuhi aku sampai aku tak bisa berpikir dan merasakan lagi.

Tidak. Aku punya perasaan, selain dikeroyok.

Tolong ada lagi yang bergabung.

Ya. Dia kelihatan sangat senang.

Hidupnya benar-benar berubah drastis. Baguslah.

Memang tidak enak rasanya setelah adrenalin mulai mereda,

tapi tunggu saja. Nanti juga biasa.

Kami akan bantu. Selalu dampingi. Itulah gunanya teman.

Mungkin kau benar. Senang ada di dekat teman.

Katakan lagi.

-Senang ada di dekat teman. -Bagus.

Kecupan lembut saja. Teruskan. Berciumanlah lagi.

Boleh buka mulut.

Kali ini di tubuh, benar.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left