The first 200 lines.
- Demi rakyat! - Demi rakyat!
- Demi rakyat! - Demi rakyat!
- Demi rakyat! - Demi rakyat!
Ayo!
Selamat datang di Kelab Doi Boy.
Hei, pesan satu martini.
- Kemarilah. - Hei.
Model pertama adalah Aui. Tubuhnya seksi.
Ini Lert. Harus kuakui dia tampan.
Silakan berikutnya.
Ini Korn. Dia baru. Dia baru kurang dari dua bulan di sini.
Tubuhnya penuh tato.
Baiklah.
Ini Nui. Dia masih kuliah.
Dia bermimpi memproduksi film. Dia masih muda.
Kalian siap untuk acara spesial kami?
Jika sudah siap, tolong beri kami tepuk tangan.
Persetan kau.
Kau mau di atas atau bawah hari ini?
Sampai nanti.
Sampai jumpa.
Som, kenapa belum tidur?
Dokter menyuruhmu banyak istirahat.
Aku menunggumu.
Kenapa pulang terlambat lagi?
Aku tidak punya cukup uang untuk biaya kuliah.
Aku tidak punya uang. Aku tidak punya apa-apa.
KARAOKE PEMABUK
Pak, ada berapa orang hari ini?
Pak, boleh aku duduk denganmu?
Kau pria yang murah hati.
Kau memberiku buket setiap kau datang
Berapa buket yang kau beri hari ini?
Pak, kau datang terlambat hari ini
Pak, aku mengantuk menunggumu
Apa kau percaya aku belum dapat Satu pun buket hari ini?
Aku sangat lapar
Karena menunggumu
KARAOKE PEMABUK
SELAMAT DATANG
Sampai nanti, Pak.
Bee, pulanglah denganku.
- Aku tidak bisa. - Bee, pulanglah denganku.
Pak, aku akan ikut denganmu.
Bee sedang haid. Itu akan menjadi pemandangan yang mengerikan.
Aku akan ikut denganmu. Ayo.
- Sampai nanti. - Bee.
Ayo.
Kukira kau akan pergi dengannya.
Omong kosong.
Aku akan melakukannya jika mau.
Aku lebih suka membonceng motormu.
Kau terlihat jauh lebih cantik seperti ini.
Jangan merayuku.
Pijat aku.
Mau kupijat di mana?
Di sini.
Sorn.
Aku punya sesuatu untukmu.
Apa itu?
Biar kubantu membayar sewanya.
Kau punya uang?
Punya, baru saja kuberikan.
Berbaringlah di ranjang.
Kau mau di atas atau bawah hari ini?
Atas.
PEMBUNUHAN
Lepaskan aku.
Lepaskan aku!
Sorn.
Ya.
Sorn.
Kemeja mana yang harus kupakai? Ini atau ini?
Yang ini.
Kau percaya padaku?
Tentu saja. Untuk apa lagi aku bertanya?
Kenapa? Kau memilih secara acak?
Tidak.
Yang satunya terlalu terbuka,
tapi ini terlihat lebih bagus.
Berarti yang satunya.
- Tubuhmu sudah siap? - Sudah.
- Hatimu sudah siap? - Sudah.
Uangmu sudah siap?
Belum.
Sayang sekali karena kita akan melakukannya hari ini.
PENGIRIMAN PAKET DAN LAYANAN TRANSFER UANG KE NEGARA BAGIAN SHAN
PENUKARAN DAN TRANSFER UANG MYANMAR-THAILAND
Duduklah.
Bawa dokumen yang diperlukan?
Akta kelahiran,
salinan akta rumah atasan,
dan salinan KTP atasan.
Kami tidak punya apa-apa. Masih bisa pakai layanannya?
Biayanya akan lebih mahal karena kalian tidak punya dokumen.
Biasanya untuk izin kerja setiap tahun,
kalian harus memperpanjang dan melapor
ke departemen imigrasi setiap tiga bulan.
Apa kalian
tahu soal ini?
Sama sekali tidak?
Tidak apa-apa.
Mintalah bantuanku saat waktunya tiba.
Aku punya pertanyaan.
Bolehkah aku naik pesawat begitu punya paspor?
Ya, tentu saja.
Kau harus naik pesawat di Thailand
atau kembali ke Myanmar dahulu,
tapi lebih mudah menyeberangi perbatasan.
Berapa harganya?
Itu 20,000 baht.
Sorn.
Sorn.
Sorn.
Sorn, kau melamun lagi.
Sembilan belas, dua puluh.
Pas 20,000 baht.
Kau juga mau melakukannya?
Biayanya 20,000 baht.
- Terima kasih, Nan. - Sama-sama.
PT. KORWAN
Aku bangkrut sekarang.
Tidak apa-apa.
Hubungi Ji, klienmu.
"Ji, beri aku uang.
Ji, aku butuh uang untuk membeli ponsel baru."
Sialan kau, Korn.
Rasakan ini.
Aku bisa mengangkat kakiku.
Bagaimana kalau balapan?
Ayolah.
Apa yang kalian lakukan?
Ayo.
Semuanya.
Baru-baru ini,
pemerintah membuat pengumuman
untuk menutup tempat hiburan selama 14 hari.
Termasuk
Kelab Doi Boy kita.
- Menyebalkan. - Bagaimana nasib kita?
- Tidak bisa diterima. - Ini bukan salah kita.
- Orang lain yang berbuat onar. - Payah.
Bagaimana kalau ayahku butuh uang?
Mereka tidak mau membantu kita?
Mereka mengambil banyak uang kita. Mana bantuannya?
- Mana bisa bertahan? - Cukup, Semuanya. Diam.
Bagaimanapun,
aku akan berusaha keras untuk membantu kalian semua.
Karena ini hari terakhir sebelum penutupan,
kelab kita akan penuh.
Mari bersiap. Ayo. Pelanggan akan segera datang.
- Kita akan jadi pengangguran. - Ya.
Tidak usah.
Tidak apa-apa. Aku yang bayar.
Bungkus satu mi renyah dengan saus kental untuk istrinya.
Baik.
Halo, Ji.
Kenapa kau kemari, Joe?
Kau tahu kenapa aku di sini.
Pikirkanlah.
Kau bekerja dengan baik...
kali terakhir.
Kau tidak bisa dilacak dan mustahil ditangkap.
Kau tahu apa yang akan terjadi padamu...
jika menolak pekerjaan ini, bukan?
Aku datang untuk memperingatkanmu.
Aku tidak ingin kau berakhir seperti orang terakhir.
Aku masih ingin kau bisa pulang ke istri dan anakmu.
Karena kau akan menjadi ayah, pikirkanlah baik-baik.
Bawa dia ke mobil.
Lepaskan aku.
Lepaskan aku, Berengsek.
Lepaskan aku.
Halo, Joe.
Aku terima pekerjaan itu.
Bagaimana kehidupan sebagai tentara?
Tidak berbeda dari saat aku menjadi biksu.
Semua orang bangun,
makan,
dan tidur bersamaan.
Chiang Mai adalah provinsi yang terletak di utara Thailand
dengan luas sekitar 20,107 kilometer persegi...
Aku ingin kalian semua mendaftar dan berjuang demi negara kita.
Kami bahagia sebagai biksu.
Jangan paksa mereka meninggalkan kehidupan biksu.
Kita membunuh mereka atau dibunuh.
Aku mau tanya.
Bukankah orang Shan menderita
saat Myanmar merampok makanan kita dan membakar kota kita?
Apa kau hanya akan bersembunyi di kuil?
Apa pilihan kita?
Tidak ada.
Kita tidak punya pilihan.
Bagaimana jika kita kabur ke Thailand?
Itu sangat dekat dari sini.
Kau kemungkinan
tidak bisa kembali nanti.
Ayolah. Persetan dengan menyelamatkan kota.
Mengatakannya memang mudah.
Kau berkhayal.
No comments yet. Be the first to leave one.