The first 200 lines.
Lihat dia, hanya duduk di sana, mengerjakan dokumen.
Makan roti panggang seolah-olah tak memecat sahabatnya.
- Seseorang harus menegurnya. - Ya, benar.
Kau mau melakukannya?
Kukira kau yang mau.
Aku adik iparnya.
Jangan aku yang mengatakan dia salah besar memecat Hen.
Aku rekan baru Hen. Aku tak mau berkata memihak Hen kepada mantan rekannya.
Meski jika tindakannya bisa dibenarkan.
Bisa dibenarkan?
Jadi, kau tak memihak Hen, tapi memihaknya, si penghukum.
Dia mengusir Hen karena Hen sakit.
Karena Hen berbohong.
Hen berbulan-bulan merahasiakan gejalanya darinya, dari kita.
Mungkin Hen takut.
Apa Chim agak keterlaluan? Ya. Tapi begitulah rantai komando.
Astaga. Kau dan rantai komando. "Ya, Pak, Pak Eddie."
- Kita organisasi paramiliter. - Begitu juga mafia. Apa maksudmu?
Tahukah kau? Kau benar.
Ya, terima kasih atas perhatiannya.
Sama-sama.
Karena kau menyatakannya dengan baik,
kurasa kau yang harus menegur Chim.
- Baiklah, aku tak mau. - Di mana dia?
Hanyaβ¦
Bagaimana sarapanmu?
Kuharap kau tak tersedak.
Kau sudah bicara dengan Hen?
Ya, aku suka mendapatkan informasi sebelum bereaksi.
Bagiku, itu berguna.
Dia bisa saja mati, Athena, dan bahayakan nyawa semua orang dengan tindakannya.
Itu informasi yang membuatku bereaksi. Dia seharusnya jujur kepadaku.
Maka kau tendang dia di masa sulitnya?
Tim ini seharusnya keluarga. Kau mengusirnya darinya.
Kau benar, aku tahu.
- Benarkah? - Tentu saja.
Hen sangat membenciku, ya?
Kau harus memperbaiki ini.
Aku tahu. Bagaimana caranya?
Keluarga sering bertengkar. Tanyai ibuku.
Jika ditunda terlalu lama, itu menjadi dendam,
dan lebih sulit diperbaiki.
Ya, tanyai ayahku.
Kau benar, aku akan bicara kepadanya.
Bagus, Chim.
Semua ini bisa didamaikan.
Atas dasar perbedaan yang tak bisa didamaikan,
dengan ini, pengadilan memerintahkan pembubaran pernikahan ini.
Semua aset pernikahan akan dibagi rata,
kecuali PT yang didirikan sebelum pernikahan,
yang akan tetap menjadi properti terdakwa.
Sudah diputuskan.
Selamat, Tuan Montridge.
Dia mendapatkan semuanya. Semuaβ¦
Karya seni, rumah di Aspen, bahkan mobil pemberiannya saat ulang tahunku.
Maaf, Dina.
Dia mengatakan kami rekan. Seharusnya 50-50.
Dina.
Dina. Dina, tunggu.
Asher, itu bukan mobilmu.
Itu ucapan pertamanya yang benar selama 30 tahun ini.
Benar, Nyonya Montridge.
Mobil itu milik PT, atau Perempuan Takluk di pengadilan.
Kalian semua penjahat.
Tuan-Tuan, cerutu dan minuman kutraktir,
dan jika kau mujur, aku akan mengizinkanmu menumpangβ¦
Mobilku!
- Mobilmu, Pak. - Terima kasih.
PENGADILAN WILAYAH LOS ANGELES
- Menyingkir. - Hei, kau berbuat apa?
- Jangan! - Kembalikan mobilku!
911, apa situasi daruratmu?
Seorang wanita gila mencuri Maserati-ku.
Punya ciri-cirinya?
Mobilnya perak, kondisi prima. Si wanita tak prima, mantan istriku Dina.
Sudah di Coldwater, melewati Jalan Tol 101.
Pak, kau membuntutinya?
Dia ambil mobilku!
Tunggu, jika dia ambil mobilmu, kau naik mobil siapa?
727-L-30, dilaporkan ada Maserati curian menuju ke utara di Coldwater Canyon.
Operator, ini 727-L-30. Aku mengejarnya.
Ketahuilah, penelepon yang melaporkannya juga mengejarnya,
juga naik kendaraan curian.
Pak, kau masih di sana?
Ya. Sial, dia hilang. Tunggu.
Bedebah Tikus menelepon ponselβ¦
- Sudah merindukanku? - Bukan lelucon, Dina. Aku menelepon 911.
- Kau menggertak. - Kusambungkan.
911 dan Dina
Halo, Operator 911. Maukah kau menasihati istriku?
Mantan istri.
Dia katakan dia mencuri mobilku?
Tunggu, kukira kau yang curi mobilnya.
Setengah, Bodoh. Aku mau setengah. Aku layak mendapatkannya.
Sebaiknya perdebatkan itu nanti saat tak mengemudi 97 km/jam.
Apa pengacaramu menangani hukum pidana?
Aku ragu dia menangani hukum pernikahan,
tapi semoga dia memberimu diskon, karena kau pasti butuh.
Kututup teleponnya.
Tidak jika kututup lebih dahulu.
Bu, apa ini mobilmu?
Setengahnya milikku.
- Apa? - Dia berbohong.
- Pak, mundurlah. - Petugas, ini pencurian mobil.
Dia penipu, Petugas.
- Dia menyembunyikan aset di PT-nya. - Hei!
Pak, mundur!
Dari mana kau dapat mobil itu?
Hei!
Ini pasti lelucon.
Jangan coba-coba.
Operator, 727-L-30. Aku tak melihat si tersangka.
Kuulangi, aku takβ¦
Operator, panggilkan Damkar dan Medis ke Sheldon dan Arleta.
- Kau tak apa? Ke trotoar. - Ya, aku selamat.
- Dia mendadak muncul! - Dina?
Dina!
Astaga.
Tolong!
Tolong aku!
Tolong!
Tolong!
Bantuan menuju kemari.
Makasih perhatiannya, tapi tetaplah di mobil kalian.
Mundur, ya? Menjauhlah.
- Buck, bawa Jaws. Pasti butuh. - Ya.
Seperti Fast & Furious.
Ya, dia seperti itu.
Baik, kondisinya sadar, tapi terjebak.
Kurasa mobilnya berputar sebelum menabrak truk.
Begitulah dia berakhirβ¦
Tidak, di sini. Mujurnya, dia terlempar ke kursi belakang.
Bagaimana bisa selamat dari hal seperti itu?
Keajaiban.
Baik, aku ingin kedua kendaraan distabilkan. Ganjal dan sangga.
Bu, ini LAFD!
Bisa sebutkan nama dan lokasimu?
Dina Montridge.
Aku di kursi belakang mobilku, yang seharusnya milikku secara hukum.
Minimal setengahnya.
Baiklah. Bisa gerakkan jari kakimu?
Sempit, tapi bisa.
Baik, bisa kami perbaiki.
Akan kukeluarkan jika kau setuju.
Logam ini hampir tak bertahan.
Jika menggunakan Jaws, itu bisa lebih membahayakan.
Tak bisa lewat atap sebelum truknya digeser.
Hei, Kapten, bagaimana kalau ini?
Kita bisa menariknya lewat ruang bagasi.
Baik, aku butuh gergaji dan brankar!
Kutangani.
Hampir selesai.
Baiklah, selesai!
Ini, ambil ini.
Bu, tutup matamu. Kami menolongmu.
Baik, bisa ulurkan tanganmu?
Ya, kami memegangmu.
Eddie.
Bagus.
Perlahan saja.
Astaga. Kesayanganku!
Pak, dia akan selamat. Beri dia ruang.
Maksudku mobilnya.
Mari bicarakan mobil satunya, yang kau curi.
Apa?
Bagaimana perasaanmu, Dina?
Lebih lega setelah dapat bagianku.
Kurasa kau dapat bagian yang salah.
Aku tidak keberatan.
Pengacaraku akan menghubungimu!
Kurasa kau butuh pengacara baru,
yang menangani kriminal.
Baiklah, masukkan dia.
Aku tahu⦠Aku akan bicara kepada Hen.
Segera. Sebelum menjadi seperti ini.
Selamat pagi, kalian.
Kuhargai kalian datang lebih awal untuk sif kalian.
Kalian mungkin sudah dengar ada orang baru di tim kita.
Seseorang yang sangat terlatih dan punya pengetahuan mendalam,
dan secepat kilat saat diteleponβ¦
Orang ituβ¦
Bukan aku.
Aku Preston. Si operator baru bernama Saraβ¦
Yaitu Otomatisasi Respons Analisis Sentimen,
kecerdasan buatan canggih yang memilah panggilan,
memotong waktu respons, dan menghemat personel garis depan.
Kita digantikan dengan AI.
Teman-Teman, aku pun sempat skeptis.
Tapi aku juga pernah skeptis dengan CAD.
Serta ponsel.
Acungkan tangan, siapa yang pakai AI untuk mencari resep?
Atau mengetik surel?
Menenangkan pikiran tentang tahi lalat aneh itu?
Cuma geleber kulit. Aku sehat.
Bagaimana dengan filter swafoto?
Itu berbeda.
Maaf, kau mengatakan apa?
Aku cuma berkata itu berbeda.
Saat kita ditelepon, si penelepon sangat rentan.
Itu tak bisa menggantikan kita karena tak bisa memalsukan empati.