The first 200 lines.
DIJUAL
Baiklah. Pokoknya ingatlah, wajah datar.
- Yang tak kau miliki. - Enak saja!
Ingat betapa kau suka aku bisa baca pikiranmu? Aku tak bisa.
Aku cuma lihat kepalamu. Itu mengatakan semuanya.
Terkadang ada senyuman, terkadang ada uap yang keluar darinya.
- Seperti sekarang? - Seperti sekarang. Ya.
Tapi jika bukan karena aku, kita akan jadi perantara di separuh Wilayah Los Angeles.
Jadi, apa rencana kita?
Dana kita tipis, hipotek tinggi, dan harus membiayai pernikahan.
Kita pasangan muda serasi yang mengemis untuk menjadi pemilik rumah.
Tak akan bayar lebih sepeser pun.
- Pokoknya apa pun ucapannya⦠- Kita benci rumah ini. Beres.
Astaga, aku mencintaimu.
Kalian antusias melihat rumah impian kalian?
Ya.
Astaga, aku sangat menyukainya!
Ini memang butuh sedikit perbaikan, tapi untuk harga ini,
selapis cat dan ubin, rumah ini akan mudah terjual dua kali lipat.
- Pemiliknya pergi terburu-buru? - Hanya karena meninggal dengan cepat.
Kerabatnya hanya ingin menjual rumah ini.
Sangat berkarakter.
Kami akan segera menikah, dan aku ingin menikah di rumah.
Romantis sekali.
- Penyintas kecelakaan pesawat tahun lalu. - Heroik sekali.
Tidak benar-benar kecelakaan.
Lebih seperti pendaratan darurat di jalan tol 110.
Wah. Kau ikut penerbangan itu? Itu menakutkan.
Dan menjernihkan.
Sekarang aku ingin hidup.
Benar-benar hidup, tahu? Tanpa penyesalan.
Hidup yang kucintai dengan pria yang kucintai di tempat seperti ini.
Seperti ini. Mirip, bukan tepat yang ini.
Lalu halaman belakang itu!
Kisah kecelakaan pesawat sudah terlalu dimanfaatkan.
Bisa kubayangkan.
Tapi pernikahan di rumah berarti lokasi gratis
- dan bisa bayar uang muka. Benar. - Renovasi.
Akan butuh sedikit cinta.
Tapi kalian berdua jelas punya banyak cinta.
Percayalah, rumah ini punya rangka bagus.
- Kesalahanku. Ya. - Tak apa-apa.
Rangkanya osteoporosis.
Sayang, bisakah kau coba sedikit membayangkannya?
Pada harga permintaan pun ini butuh warisan dua kakek, separuh dana pensiun.
Baiklah. Untuk saat ini, ini memang hanya rumah.
Tapi kau dan aku, kita bisa menjadikannya kediaman.
Kediaman kita.
Bersama.
Apa pendapatmu?
TERJUAL
- Baik. Kita masuk! - Ya.
Kita bisa melakukan ini.
Tak bisa dilakukan.
Instalasi listriknya pada dasarnya primitif.
Instalasi pipanya⦠Ada kakus luar yang lebih bagus.
- Kalian tak meminta inspeksi? - Seseorang mengabaikan inspeksi.
Aku kurang memahami definisi kontingensi.
Kau juga punya daftar perbaikan
yang akan buat Property Brothers ingin pisah.
Audio tanam di plafon itu keharusan. Kami bukan Neanderthal.
Maksudku, ini tak akan selesai sebelum pernikahan.
Ada bunga, kursi, dan tumpukan tule yang sudah dipesan.
Bu, peralatan sedunia tak cukup untuk memperbaiki ini.
Kami sudah umumkan tanggalnya. Tanggalnya sudah disimpan.
Saat ini, kami lebih berkomitmen pada tanggalnya daripada orangnya.
Kumohon, kami mau melakukan apa pun.
Kami akan bayar berapa pun agar ibunya tidak marah.
Baiklah, akan kami usahakan.
Kami gagal. Maafkan aku.
Rumah pembunuhan keluarga Manson kujadikan rumah tiga lantai gaya Craftsman,
tapi rumah ini yang terparah.
Kumohon, Teman, jangan lakukan ini kepada kami. Pernikahan kami!
Dengar, kau akan kuberi pengembalian dana, sekotak korek api, dan saran.
Gunakanlah.
Baik. Kita bisa melakukannya.
Dan⦠sudah.
Nyalakan, Sayang.
Ya!
Maaf aku pernah meragukanmu.
Dengan Internet, Home Depot, dan akal ini,
semuanya terkendali.
911, apa situasi daruratmu?
Rumah kami berusaha membunuh kami.
LAFD. Ada orang di sini?
Di belakang sini. Lekas!
Hen, Eddie, segera tangani.
- Bu, kami ambil alih, ya? - Tak ada denyut nadi.
Kumohon. Kami akan menikah.
Bu, ceritakan kejadiannya, ya?
Dia memperbaiki lampu,
lalu berjalan ke kulkas, memegang gagangnyaβ¦
- Menyetrumnya? - Mungkinkah itu?
Rumah tua, kabel tua, apa pun mungkin.
Buck, Ravi, matikan listriknya. Harry, cabut kabel kulkasnya.
- Baik, semua aman? - Kau akan menyetrumnya lagi?
Kejutan pertama mengacaukan jantungnya, yang kedua mengembalikannya. Percayalah.
Aman.
Flynn.
Ayoβ¦
Tia.
- Baik, ada ritme sinus. - Apa artinya?
Artinya, dia akan hadir di pernikahan.
- Terima kasih. - Apa yang terjadi?
Kau akan diopname selama beberapa hari.
Sementara itu, cari tahu penyebab korsleting itu.
- Kutemukan, Kapten. - Kabel ground-nya.
Di bawah tumpukan tupai setengah matang.
Renovasi rumahmu punya korban yang menggemaskan.
- Kabel ground? Apa itu? - Fitur keselamatan.
Membatasi distribusi arus agar kompor tak memasakmu.
Saranku, panggil tukang listrik tulen.
Lebih mudah memanggil pengusir setan. Kami ditolak oleh tukang Angie's List.
Kami tak akan mengulangi kesalahan itu. Aku berjanji.
Aku lulus di musim semi dengan gelar sarjana komunikasi
dan jurusan minor hukum dan keadilan sosial.
Aku wakil ketua UKM Hak Asasi Manusia,
dan ketua filantropi di perkumpulan mahasiswi,
sambil mempertahankan IPK 3,92.
Mengesankan.
Kulihat dari resumemu ini
bahwa kau melewatkan 18 bulan bekerja sebagai operator 911?
Penyimpangan macam apakah itu?
Belajar banyak, dimulai dengan cara menangani tekanan.
Itu keunikan yang bisa kuterapkan di sini.
Ceritakan tentang saat kau gagal. Bagaimana kau mengatasinya?
Ibu, intinya adalah meyakinkannya tentang prestasiku,
bukan memberitahunya kekuranganku.
- Dia tak akan menanyakan itu. - Kau tak tahu apa yang akan dia tanyakan.
Gabby Vaughn adalah litigator yang tangguh.
Aku bukan menghadapinya di pengadilan, tapi wawancara magang musim panas.
Kurasa sebaiknya berfokus pada hal-hal yang membuatku tampak baik.
Tahu apa yang akan membuatmu tampak sangat baik?
- Jika Ibu menelepon Gabby⦠- Tidak, kita sudah membahas ini.
Jika Ibu meneleponnya, aku akan tampak seperti bayi nepotisme yang minta bantuan.
Sayang, tak ada salahnya menggunakan setiap keuntungan yang kau miliki.
Tapi ini serasa mengambil keuntungan. Aku ingin melakukan ini sendirian.
Kau memang melakukannya sendirian.
Tapi Ibu masih bisa menelepon teman kuliah Ibu dan mengatakan
betapa bodohnya dia jika tidak menerima putri Ibu yang brilian dan berprestasi.
Jika aku diterima bermagang di situ, aku ingin yakin itu karena aku, bukan Ibu.
Aku menyadari beberapa dari kalian tak mengikuti ulasan protokol.
Aku tahu ini bukan momen paling menarik dalam hidup siapa pun,
tapi ini memperkuat latihan kita dan membantu kita tetap waspada.
Ini juga persyaratan untuk akreditasi kita.
Jadi, lakukan saja, kumohon.
Berita lainnya, toilet di lorong barat tak akan beroperasi
selama sisa pekan ini.
Divisi Pemeliharaan meminta maaf atas ketidaknyamanan ini
dan mengingatkan kita bahwa tisu toilet harus digunakan secara bertanggung jawab.
Ribut tentang tisu toilet? Apa ini tahun 2020 lagi?
Terakhir, sif malam berkata mengalami kesulitan mengosongkan ayam.
Kurasa dia belum minum kopi.
Sue, kau baik-baik saja?
Ya, payung beku mengatakanβ¦
Sue, bisa angkat tanganmu? Sue!
Apa yang dia katakan? Afasia?
Dia mengalami strok. Bantu aku memiringkannya. Linda, panggil bantuan.
122, Korban Cedera dan Penyelamatan, tanggapi Lightton Avenue 861, lantai dua.
- Ada wanita berusia 62 tahun⦠- Sue, kau mendengarku? Ini Maddie.
Diduga strok.
- Strok? - Ya.
- Di pusat panggilan? - Pada awal sifnya.
- Mereka memberinya TPA? - Sepertinya begitu.
Maddie dan Josh mengunjunginya di rumah sakit.
Kami baru melihat dia. Dia dan Don datang untuk makan malam Selasa.
Aku tak menyadari apa pun. Kau?
Tidak, aku tak akan menduga ada masalah.
Hei, aku akan segera kembali.
Kukira kau akan pergi ke terapi pada Selasa malam.
Ya, begitu niatnya.
Aku lupa Maddie mengundangku makan malam. Jadi, kujadwalkan ulang.
Jadwal ulang untuk kapan?
Aku akan menjadwal ulang.
Kau berjanji akan bicara kepada seseorang, Buck, yang profesional.
Aku tahu. Dengar, ini bukan kali pertamaku.
Kau dikurung di kamar bocah, bermain peran dengan psikopat.
Cuma selama sehari.
- Aku tak paham kenapa itu masalah besar. - Lalu, kenapa kau harus berbohong?
Karena aku muak membicarakan orang yang tak layak mendapat waktuku.
Tak bisa pulih jika tak melanjutkan hidup, bukan?
Kurasa begitu.
Baiklah, bagus.
Biar kulakukan ini dengan caraku.
- Kau melakukannya dengan baik. - Kau melakukannya dengan baik.
- Kita berhasil, Sayang. - Sungguh.
Terus maju.
- Bagaimana caranya? - Mudah.
Letakkan benda itu pada benda ini.
- Baiklah. Tekan tombolnya? - Tekan tombolnya, ya.
- Siap? Satu, dua⦠- Ya.
Maafkan aku.
Kukira pada hitungan ketiga, bukan setelah tiga.
Sayang, ini kesalahanku. Sudut selalu sulit.
Tolong! Flynn, tolong aku!
- Tolong! - Kau baik-baik saja?
- Kukira lenganmu lebih kecil. - Lenganku tidak gemuk.
- Aku melakukan Pilates. - Kau ingin bidet bodoh.
Ambil toilet robot Jepang-mu dan masukkan ke bokongmu.
Torsi testis. Kita tak melihat ini setiap hari.
No comments yet. Be the first to leave one.