ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Sebelumnya dalam Code Black.
Dua bulan liburan yang ditangguhkan dan digaji.
Ini konyol.
-Grace. -Neal.
Jadi, siapa Grace?
Dia dokter yang dulu bekerja di sini.
Aku bertanya, siapa dia bagimu.
Aku sudah bicara dengan Harbert tentang para perawat.
-Lalu? -Itu tak bisa dilakukan saat ini.
-Jangan beri tahu siapa pun. -Jangan cabut pisaunya!
Kau dan aku menyimpan rahasia ini sampai mati.
Tolong aku.
-Apa ini? -Adderall.
Ini akan membantumu fokus.
Kode Hitam: Pasien terlalu banyak
Selamat datang di debat utama capres yang keenam
antara kandidat Senator Darren Stringer dan Gubernur Hank Wesley.
Rata-rata IGD mengalami kode hitam lima kali dalam setahun.
RS Angels di LA mengalaminya 300 kali setahun.
Pertanyaan pertama untuk Senator Stringer.
Senator, Anda sangat kritis terhadap tugas militer Gubernur.
HOTEL HATHAWAY
Hai. Aku tak bisa bicara sekarang,
tapi aku akan kehabisan vitamin yang kau berikan.
Jadi, apa kalian sempat bertemu para kandidat?
Stringer tampaknya sangat menyebalkan.
Kau bilang kau berdiri
Tidak, mereka hanya melewati kami.
Kami berada di dok bongkar muat. Itu tugas yang terburuk.
Jadi, apa kau akan memberiku vitamin itu?
Vitamin? Aku memberimu 50 butir tiga minggu Ialu.
Sekarang aku butuh 50 butir lagi.
Aku tak bisa terus memakai buku resep Campbell.
Aku bisa memberikanmu sepuluh butir lagi, tapi itu saja.
Kau benar-benar harus menguranginya.
Dengan siapa kau bicara?
Berapa lama lagi kita harus ada di acara debat ini?
Tenanglah. Kita hanya perlu berjaga-jaga beberapa jam lagi.
Aku tenang.
Kau tak terlihat tenang.
Udaranya 18 derajat Celsius di sini dan kau berkeringatan.
Apa kau peramal cuaca? Pupil matamu membesar.
Pasti denyut jantungmu di atas 100.
Simpan saja diagnosismu untuk rumah sakit.
Baiklah, singkat kata, sikapmu menyebalkan.
Tubuhmu bau. Apa yang kau minum? Ekstasi? Ritalin?
Adderall?
Itulah masalah dari pecandu narkoba.
Mereka melihat orang yang serupa, padahal orang itu tidak ada.
Kampanyemu meliputi riwayat militermu sejak hari pertama.
Dia memeras kita.
Dia bilang ini akan terjadi dan Jesse selalu menuruti perintahnya.
-Bukankah dia seharusnya temanmu? -Dia temanku.
Perlakukan dia dengan hormat. Dia layak dihormati.
-Percayalah. -Jesse.
Bagaimana kita menghentikan pemogokan ini sebelum dimulai?
Kau tahu apa yang perlu dilakukan. Kenaikan gaji,
lembur yang dijamin, tambahan perawat.
Saat direksi bertemu dua bulan lagi, aku akan...
Dua bulan?
Ada lima orang yang keluar malam ini. Besok akan ada enam orang.
Aku tak bernegosiasi seperti ini. Jadi, kuberi tahu aturan mainnya.
Tidak. Aku yang akan memberitahumu aturan mainnya.
Aku takkan menginjakkan satu kaki ke ruang Trauma Satu
-kecuali kau mulai... -Baiklah. Mari kita tenang.
Aku tak berusaha mengusikmu, aku hanya berusaha menjadi teman.
Jika kau benar-benar temanku, lupakan saja.
Astaga.
Apa itu ledakan?
-Apa? -Astaga.
Baiklah, dengarkan.
Akan ada banyak pasien. Para Perawat, ikuti aku. Ayo.
-Pak, kau baik-baik saja? -Kau tak apa-apa?
Aku baik-baik saja.
-Apa yang terjadi? -Ledakan di dalam.
-Plafonnya ambruk. -Kita harus masuk
Ada istri dan putri Senator Stringer di belakangku.
Kau akan butuh brankar!
Aku bersama Skylark! Flamingo di belakangku!
Masukkan dia ke mobil!
Semuanya, keluar dari gedung! Amankan perimeter!
-Ayo! Bawa dia dari sini! Cepat! -Skylark di kendaraan utama!
Naikkan Ny. Stringer ke ambulans sekarang juga!
-Ini Darren. Ayo berangkat. -Aku di bus bersama Flamingo.
Amankan perimeter luar!
-Aku harus membuat saluran napas. -Ayo, cepat!
-Siapa mereka? -Unit kontra penembak jitu.
Penembak jitu? Apa akan ada serangan lain?
Kami tak tahu akan menghadapi apa.
Senator Darren Stringer! Denyut nadi 140, tekanan darah 80/60.
Luka ledakan di dada dan perut.
-Pelan-pelan. -Senator, kau tahu ini hari apa?
Anne? Caroline? Apa yang terjadi dengan mereka?
Bawa ke unit trauma!
-Minta selang. -Baik. Akan kubuat ventilasi buatan.
Permisi.
Para pasien ini perlu dipindahkan untuk para kandidat.
Dia tak siap untuk dipindahkan.
-Baiklah, aku pegang kantongnya. -Tunggu.
Sejajarkan dia dan mulai berikan infus.
Aku memegang jarum 18 dan akan memakai satu lagi.
Kejenuhan oksigen turun menjadi 60 dan suara napas menurun di kiri.
-Dia akan membutuhkan -Selang dada. Akan kukerjakan.
Minggir.
Dokter Rorish, aku perlu Senator dipindahkan ke area aman.
-ltu takkan terjadi. -Aku tak meminta.
Tak satu pun dari pasien ini yang akan dipindahkan
sampai keadaan mereka stabil. Mengerti?
-Dokter Harbert, kami sudah jelaskan. -Aku tak berwenang di sini.
Jika dr. Rorish bilang mereka di sini, berarti mereka tetap di sini.
Kumohon, aku hanya ingin tahu apa keluargaku baik-baik saja.
Dimengerti, Flamingo di ambulans. Kami menuju RS Angels.
Seberapa jauh jarak kita?
-Tak ada denyut nadi. Mulai kompresi! -Apa yang kau lakukan?
Angus, hentikan. Apa yang kau lakukan?
-Apa yang dia lakukan? -Tak ada.
Apa maksudmu Skylark tumbang?
Kau pikir dia butuh resusistasi? Dia memakai HVAD.
Apa dia merespons perintahmu?
-Dia memakai pompa ventrikel. -Ya!
Dia bukan mengalami henti jantung. Kau tak baca penjelasan Dinas Rahasia?
Alat kesehatan. Aku ulangi, apa kau butuh alat kesehatan?
Orang yang memakai HVAD tak pernah memiliki denyut nadi.
Aku tahu.
Dimengerti dengan jelas, Nema Charlie.
Putri Stringer ada di kendaraan belakang.
Dia hilang kesadaran dan batuk darah.
Hentikan ambulansnya!
Baik, kami berhenti sekarang.
-Satu dari kita harus ke mobil itu. -Aku saja.
Semua kendaraan, tunda pemindahan.
Angus.
-Kau yakin? -Ya, aku yakin.
Lanjutkan pemindahan.
Nona Stringer? Kau bisa mendengarku?
Tadi dia baik-baik saja, lalu dia pingsan dan batuk darah.
Ada sesuatu di bawah sini.
Serpihan ledakan di dada.
Seberapa jauh lagi?
Alat bantu ventrikel. Pukulan benda tumpul di kepala dan dada.
Detak jantung 95.
Nyonya Stringer? Aku dr. Guthrie. Bisakah kau membuka matamu?
Sebelah sini! Malaya!
Di sebelah sini.
Wanita, usia 26 tahun. Satu, dua, tiga.
Ada serpihan ledakan di dadanya dan dia batuk darah.
Malaya, ini putri Senator.
Sebelum kamera mati, plafon tampak menimpa Gubernur Wesley
dan penjaga dari Dinas Rahasia.
Senator Stringer dan keluarga dibawa ke RS Angels Memorial.
Ada cairan. Dia mengalami pendarahan dalam.
Positif mengalami laserasi liver. Kita harus memindahkannya ke atas.
Kau memindahkannya?
Jesse, bawa dia ke ruang CT, antrean pertama,
dan hubungi unit radiologi intervensi. Ikuti dia.
Senator Stringer, kami perlu membawamu ke atas sekarang.
Bagaimana dengan keluargaku?
Mereka baru saja datang. Kami sudah menangani mereka.
Baiklah, perhatian.
Ini Anne Stringer, istri senator.
Hati-hati dengan belakangmu.
Kami membawa putri senator, Caroline Stringer.
Suara pernapasan sama di kedua sisi. Sirkulasinya bagus.
Gulingkan dia sesuai aba-abaku. Satu, dua, tiga.
-Terima kasih. -Tak ada luka lain.
Dia mulai siuman.
Dokter Pineda, mulai pemindaian FAST.
lbu baik-baik saja?
Ibu di sini, Sayang.
-Di mana Ayah? -RPM normal.
Pemompaan jantungmu berfungsi dengan baik.
-Di mana suamiku? -Dia di bagian radiologi.
Keadaannya stabil, tapi kondisinya serius.
Ayo siapkan jendela paru-paru di atas luka dada ini.
Dokter Leighton, tolong kendalikan pendarahan ini.
-Bukan pneumotraks. -Bagus.
Dokter Leighton? Ayo mulai menjahit dan bawa dia untuk dipindai.
Nyonya Stringer, bisa tolong menarik napas panjang?
-Sakitkah jika kutekan di sini? -Ya.
ltu trauma tulang dada yang terisolasi.
Sepertinya itu bukan cedera akibat ledakan.
Dokter Savetti, apa yang terjadi di luar sana?
-Leighton, apa yang terjadi? -Dia tidak sadarkan diri.
tak ada denyut nadi, jadi, aku melakukan kompresi.
Apakah HVAD-nya tak berfungsi?
Savetti, tolong bantu meja itu. Leighton, keluar sekarang.
Kau tak melihatnya memakai HVAD?
Aku hanya...
Hai. Boleh menyingkir sebentar? Ini pembicaraan pribadi.
Selagi kau merawat orang yang kulindungi,
aku harus mencatat semuanya.
Ini dokter tetapku, bukan teroris.
Apa ini relevan dengan pengobatan Ny. Stringer?
Tidak.
Jadi, apa yang kau pikirkan?
Denyut nadinya tak ada dan refleks pertamaku adalah resusistasi.
Kau tak melihat tanda perfusi lainnya? Kulit yang hangat?
Waktu pengisian kapiler, karena dia masih bernapas?
-Aku mengerti. Aku salah. -Dokter Rorish.
Kandadit Wesley dan istrinya akan tiba sekarang.
No comments yet. Be the first to leave one.