The first 200 lines.
Hei!
Hei!
- Apa-apaan itu? - Apa?
Mereka bilang sesuatu lewat radio?
Aku… Entahlah.
- Entahlah. Ini rusak. - Sialan! Kau tertembak.
- Apa? - Tak merasakannya?
- Sialan. Bantu aku berdiri. - Sialan. Itu menembus radio!
- Ayo, kita harus pergi… - Sialan.
Kau tak apa-apa. Ayo. Kau baik-baik saja.
Perhatikan langkahmu.
- Ya. - Pelan-pelan, oke?
Aku tak apa-apa.
Ayo.
Berengsek.
- Baik-baik saja? - Ya.
Buka pintunya.
Hei!
Hei!
Biarkan kami masuk!
Berengsek!
Hei!
Siapa kau, dan apa maumu?
- Juliette mengutus kami! - Buka pintunya!
Tahu dari mana kalian tak berlumuran racun?
Karena aku tertembak.
Jika di sini ada racun, seharusnya sudah masuk lewat lubang ini.
- Aku pasti sudah mati. - Buka pintunya!
Aku memegangmu. Kau siap?
Tenanglah. Ayo.
Tolong.
Oke, peluru menembus radio dan tubuhnya.
Oke. Baiklah.
Oke.
Juliette baik-baik saja?
Ya, tentu saja. Dia baik-baik saja di rumah.
Kami yang ditembaki oleh sesuatu dari langit.
Oke. Tekan… lukanya.
Oke.
Kau tahu yang kau lakukan?
Buku ini tahu.
Hei.
Panggil pria satu lagi.
- Hei. - Kau memperbaikinya?
Ya.
Kau mau… bicara dengan mereka?
- Aku? - Ya.
Tidak. Kau harus pakai kode. Itu seharusnya bukan tugasku.
- Tidak, aku… - Lakukan.
- Lakukan. Tekan saja. - Aku bisa.
Hei.
Ya. Donny, ada apa?
Siapa Donny?
Siapa ini?
Sialan. Namaku. Aku tak ingat namaku.
Ini Deputi Calso,
di Tingkat 17.
Calso ini Deputi Crane.
- Juliette? - Lanjutkan.
Deputi Crane? Ya, oke.
Jadi… ada sedikit masalah di sini,
tapi… anak-anak itu baik-baik saja.
Donny. Donny, kau dengar? Ini Pusat.
Pengantaranmu tak lagi dibutuhkan. Harap kembali ke pangkalan.
Siapa… Donny?
Calso, bisa tutup teleponnya? Kumohon diam.
- Diam? - Donny, kau dengar itu?
Pengantaranmu tak lagi dibutuhkan.
Harap kembali ke pangkalan.
Ini Donny… Dibatalkan.
Kembali ke pangkalan.
Calso. Calso, ini Crane.
Bisa dengar aku?
Hei.
Hei.
Bekerja dengan baik di Tingkat 17. Apa Deputi James di sana?
- Itu kau. - Apa?
Kau… harus gunakan kode.
- Aku tak tahu caranya… - Kau harus melakukannya.
- Ini Deputi Jimmy… - Kode.
…James.
Hai. Sudah lama tak bertemu sejak… aku dipindahkan.
Bagaimana kabar… keluargamu? Apa semuanya… baik-baik saja?
Keluargaku, baik-baik saja.
Oke, bagus.
Lalu… Turley… Bagaimana… kabar Deputi Turley?
Turley?
Aku mengerti. Ya, baik-baik saja. Deputi Turley sempat jatuh.
Tapi dia… baik-baik saja.
Oke.
Oke, senang mendengarnya.
James, kau ingat pernah bercerita tentang ibumu?
Tolong buat penyelidikan tentang apa yang terjadi padanya.
Kuharap bisa menjelaskannya, tapi aku tak ada waktu,
Calso akan menjelaskan. Oke?
DARI SERIAL NOVEL SILO KARYA HUGH HOWEY
Penggali yang kau lihat adalah prototipe.
Sembilan lagi sedang dibuat.
Sepuluh penggali, masing-masing akan menggali lima silo tambahan.
Totalnya 50 silo.
Untuk apa silo-silo itu?
Benih.
Seperti bank benih di Svalbard?
Semacamnya.
Maaf. Kenapa sepuluh penggali?
Agar bisa menggali sepuluh silo secara serentak.
Setelah satu penggalian selesai,
penggalinya akan dicabut dan dipindahkan untuk menggali sepuluh berikutnya.
Di Pusziad kami ada lelucon…
Apa mekanik melihat gelas kosong setengah atau terisi setengah?
Kurasa mekanik itu optimis.
Terisi setengah.
Mekanik bilang kalau gelas itu kebesaran daripada seharusnya.
- Kau butuh penggali lebih. - Berapa banyak?
Kau mau 50 silo, berarti 50 penggali.
Aku memang kaya raya, Daniel, tapi 50 penggali…
Memakai ulang penggali secara teori masuk akal,
tapi mengangkatnya dari lubang yang sangat dalam juga membutuhkan biaya.
Coba tanya manajer proyekmu berapa selisih biaya untuk penggali tambahan
jika meninggalkannya seusai menggali.
Lima puluh silo berarti benihnya banyak sekali.
Bukan hanya benih sungguhan.
Kami juga akan menyimpan kesenian, literatur,
dan sains terbaik.
Kau tak butuh zona larangan terbang untuk penyimpanan benih dan perpustakaan.
Itu juga untuk benih jenis lain.
Manusia.
Untuk meningkatkan populasi Bumi.
Meningkatkan populasi?
Kita sedang menghadapi kiamat
dan itu tak terelakkan.
Kita hanya bisa bertahan hidup.
Bagaimana perasaanmu?
Perasaanku?
Kenapa? Apa jumlah kortisolku tinggi?
Kau baru saja tahu suamimu berkhianat.
Mau tahu yang kurasakan? Aku merasa lelah.
Itu wajar.
Sayangnya, kita tak punya waktu untuk tidur.
Ini pukul 04.00.
Survei udara kita kembali mengunjungi Silo 17.
Jasad Kennedy dan Lukas hilang.
Camille,
kau harus cari tahu alasan sebenarnya mengapa mereka diutus ke 17.
Hei, Ayah. Sudah lama.
Kok, kau bisa temukan Ayah?
Teman Ayah tak sebaik yang Ayah pikir.
Apa maumu?
Harwood.
Katanya dia memberi Ayah kehidupan baru karena menciptakan sesuatu untuknya.
Aku ingin tahu, apa dia ada kaitannya
dengan memindahkan barang curian dari Suplai.
Enyahlah.
Ayah tahu…
seumur hidupku aku ingin tanyakan satu hal.
Bagaimana rasanya?
Apa yang kau bicarakan?
Hei! Di sini!
Hei, di sini juga. Sampai ke bawah.
Apa itu?
Aku tukang cat dan cat di sekeliling panel ini sudah teroksidasi,
seperti terpapar panas.
Mungkin dilas untuk ditutup.
Aku tak melihat bekas las, kurasa mungkin
dilas dari dalam.
Terima kasih.
Bagaimana Anthony?
Baik.
Hampir terlihat senang semuanya kembali seperti semula…
aku pulang ke rumah di malam hari sedangkan kau tidak.
Aku melihatnya menunjukkan gejala akibat obat pelupa…
Kuharap dia… lupa saja. Paham?
Dia akan lupakan ini. Semua masalah di antara kita.
Tapi di saat yang sama, aku juga cemas.
Anak itu bersemangat sekali.
Dia tak akan kita lupakan dengan mudah.
Ya.
Kau bilang ada cara… untuk menghentikan Silo 1 membunuh kita.
Juliette ingin mengutus temannya ke silo lain.
Dia bilang di sana… ada anak-anak yang butuh pertolongan.
Lukas dan Kennedy yang pergi dan mereka tak selamat.
- Aku ingin tahu kenapa mereka diutus. - Kau bilang ada anak-anak.
Aku tahu perkataanku. Ayolah, Rob.
Aku bertanya kenapa Juliette mengutus mereka.
Kenapa dia rela mengutus sahabat-sahabatnya?
Rob.
Kau mencoba menghapus apa yang terjadi padanya di sana.
Tapi gagal, kuharap kali ini kau juga gagal.
Anak-anak itu menyaksikan hal buruk.
Jika kau tak percaya dia benar-benar ingin menyelamatkan anak-anak itu…
berarti aku sudah tak mengenalmu.
Ya, aku bisa. Ini.
Ya. Dilas dari dalam.
Apa?
Maaf, Jimmy. Ada jasad memakai pakaian pembersihan.
Dia mengurung dirinya dari dalam?
Kenapa begitu? Dia pasti tahu…
Kita harus memindahkannya.
Dia memblokir pipanya.
Oke.
No comments yet. Be the first to leave one.