Upload

Upload

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Upload S03 COMPLETE WEBRip AMZN
A Commentary by tedi

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-11-10
Downloads: 46
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

-Siap bekerja? -Ini hari keduaku.

Masih belum yakin apa pekerjaan kita di sini. Namun...

SEBELUMNYA DI UPLOAD

Unggahan menjalani hidup mewah.

Ingrid mengunggah demi aku.

Aku pun punya pacar.

Bukan masalah, Bung.

-Itu aneh. -Aneh sekali.

Ini Hari Keluarga dan Proto-Lita baru sudah tiba!

-Ada masalah apa? -Kau bodoh.

Kau akan jadi manusia sebelum wanita itu.

Aleesha. Kau dipromosikan lagi.

Kau siap?

-Ayo. -Ya!

Kelompok Ludd benci kita dan mampu berbuat apa saja.

-Menyerang apa? -Freeyond.

Kenapa menyerang Freeyond? Mereka pihak baik.

Unggah secara gratis.

Freeyond ide bagus.

Beri orang miskin sedikit saja yang kita nikmati di sini,

Nathan Brown bukan ancaman.

Dia tak punya memori lagi untuk mengaitkanku.

Astaga. Choak. Dia yang membunuhku.

Mereka tahu kau mengerjakan Unggahan gratis.

Choak mengacaukan kodemu, itu keberanian Freeyond.

Kita harus hancurkan semuanya sekaligus.

Kita butuh sekutu.

Akan senang bertemu pacarmu lagi.

Mantan.

-Oh... tidak... -Diamlah.

Buka Freeyond dengan pindai retinaku.

Ada jalan keluar.

Aku menumbuhkan tubuhmu kembali.

Ingrid, kau sudah mati.

Kejutan!

Kau lama membohonginya dan membuatnya merasa bersalah.

Selamat tinggal.

Nathan harus mengunduh.

Nyawa jutaan orang dalam bahaya.

Nora, cukup bagiku untuk pakai retinaku,

dan masuk ke Freeyond.

Ingat yang terjadi?

Unduhan pertama dalam sejarah manusia.

Harus kulakukan.

Tiga, dua, satu.

Sedang apa di New York? Kau sudah mati.

Tn. Brown. Dia tak ada di sistem.

Mulai ulang Nathan, jangan beri tahu siapa pun.

-Aku sudah memimpikan ini. -Apa yang terjadi di mimpimu?

Tunggu. Sepertinya ada yang kulewatkan.

Bagus kau teliti.

Kau baik-baik saja?

Sangat baik.

Tak... Tak pernah...

Apa-apaan?

Sikat gigi.

Benar.

Hei. Ponsel sekali pakai baru.

Bagaimana? Kau baik-baik saja?

Ya. Hanya menikmati tubuh lamaku lagi.

Bagus. Apa cermin di Lakeview kurang banyak, Tampan?

Tadinya mau kupanggil, "mayat," tetapi kau hidup lagi.

Bagaimana dengan bocah zombi?

Bocah zombi tampan. Itu lumayan.

Aku butuh otak. Otak... Pacar orang lain dan otak.

-Baiklah. -Ya.

Kau tak akan lama. Kami hanya butuh retinamu beberapa hari.

Lalu, silakan kembali ke tempat asalmu.

Secara legal kau sudah mati, jadi tak bisa dapat pekerjaan.

Bahkan, ya. Bagaimana kau akan menafkahi dirimu?

Kau bisa menumpang di Nora.

Seperti dengan Ingrid. Bukankah itu keahlianmu?

Benar.

Sepertinya jika pacarku wanita terseksi

yang menolakku demi pria mati,

aku pun akan sedikit getir.

Terima kasih.

Ya.

Apa Nathan mau mengamati burung denganku?

Di mana dia? Kau tahu?

Kenapa kau di sini?

Sendirian di suite Nathan? Pakai bajunya.

Aku hamil. Itu penemuan baru.

Aku lihat iklannya.

Ya. Jadi, akan ada seorang bayi.

Boleh?

Luar biasa.

Terima kasih.

Choak datang, ingin tahu kau di mana.

Kelompok Ludd akan memasukkan kami ke Menara Choak.

Kami masuk ke Freeyond dan mematikannya.

Kau bilang sesuatu?

Tentu tidak. Kau kira aku bodoh?

Tidak, aku bilang sedang mengandung anak kita.

Kau mau jadi orang tua bersamaku?

Luke, aku tak bisa terus membahas ini.

Ya.

Hei...

Kau mau apa dariku?

Itu tak adil. Aku tak hanya menelepon saat sedang butuh.

Aku tahu hubungan kita sedang aneh belakangan ini,

tetapi bisakah cuti sehari dan membantuku?

Itu dia.

Aku sedang tak bisa melakukan ini.

Dengan kontrak baruku, aku harus bekerja keras.

Ini tempat Ivan?

-Aku... -Aku mencarinya sepanjang pagi.

Aku tak tahu.

-Apa rasanya punya tubuh lagi? -Aneh.

Jariku masih berkerut karena berendam di bak begitu lama,

dan indra penciumanku terlalu kuat.

Entah bagaimana lagi mengatakannya, tetapi aku lebih sering buang angin.

Kau beri tahu Nora?

Untuk apa?

Aku akan beri tahu kau.

Ya. Aku tahu.

Kalian bermesraan? Sesuai dengan bayanganmu?

Dia sepertinya lebih pasif.

Itu akan membaik. Mungkin. Siapa tahu.

Anggap saja hubungan kami luar biasa.

Ya, aku pernah mengalami itu, tetapi dia mengunduh.

Cari teman baru, ya? Entah kapan aku kembali.

Baiklah. Terserah.

Sampai jumpa beberapa hari lagi.

Atau minggu, bulan.

Leesh.

Jangan. Lucy yang memanggilku itu.

Sepertinya itu sama lancarnya dengan aku.

Apa itu? Kau baik-baik saja?

Ya. Aku lapar, tentu.

Ayo kita tes perut barumu, kalau begitu.

Ya. Itu bagus.

Hari yang rupawan.

Kau yang rupawan.

Kau menyukaiku.

Bagus.

Pesan satu.

Dengan banyak sekali bawang bombai.

Baiklah. Harus kau habiskan.

Tidak. Hanya bau bawang untukmu.

Kau suka?

Enak sekali.

Astaga, andai waktu kita sebulan.

Baru kembali ke tubuh ini, aku senang.

Sebulan? Lalu kau akan bosan denganku?

Tak mungkin.

Bisa lebih lama.

Bisa lebih singkat juga.

Sebulan akan luar biasa.

Panggilan seks terumit dalam hidupku.

Itu sungguh Nathan Brown.

Tidak di layar, pula.

Aku punya pertanyaan untukmu.

-Kau bisa keluar dari situ? -Ya. Namun, tak sepadan.

Bicara saja lewat jendela.

-Detektif, kau terjebak? -Tidak.

Tolong berhenti.

Jadi, kau hanya pura-pura ada di Lakeview.

Masalahnya, teknologi pindai yang mengunggahmu di LA,

konfirmasi kau mati.

Maksudmu, dibunuh.

Kenapa tak pecahkan itu, bukan...

Pria di lift? Aku tahu itu pembelaan diri.

Dia pembunuh bayaran.

Namun, siapa yang membayarnya?

Masalah ini kupecahkan sedikit demi sedikit.

Jika dapat info lagi, ini nomorku.

Mau petunjuk? Hubungkan pria lift dengan David Choak.

Posisi shortstop baru di Yankees?

Almarhum miliarder itu.

Itu lebih masuk akal.

Ya.

Ini tak pernah kupakai. Kembalikan uangku.

Itu set bra dan celana dalam sutera,

atau celana pendek terbuka?

Kau tak bisa membedakan?

Diprogram oleh kutu buku.

Setelan nelayan wanita seksi dengan celana tanpa bokong.

Bagaimana ini bisa tahan air?

Kau tak tahu upaya agar hubungan tetap panas.

Walau itu tak berpengaruh.

Aku ditinggal terikat di kursi.

Ini pas.

Ini akan sangat pas. Ya.

CADANGAN TERKINI NATHAN BROWN

RESTORASI SELESAI AKTIFKAN

Baik. Pertama, ceritakan sedikit tentang diri kalian

dan bagaimana bisa dengan sombongnya

mengira kalian bisa menggantikan Nathan Brown.

Baik. Aku dahulu.

Aku... Pertama-tama, halo.

Hai, namaku Bartender AI. Aku bagian dari kecerdasan buatan

yang didesain mengatakan hal yang ingin kau dengar.

Yang kudapat darimu adalah kami bukan Nathan Brown.

Nathan Brown sempurna.

Untuk apa kami gantikan?

Tak bisa, karena Nathan Brown sempurna.

Jawaban yang sangat bagus.

Aku tahu basket.

Ya? Pemain terbaik dalam sejarah basket. Kalian semua.

More Indonesian subtitles for Upload

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left