The first 200 lines.
- Diterjemahkan oleh Ais Putri --
Bagaimana kabar Ayah?
Sudah dapat pekerjaan?
Kita masih menunggak sewa.
Aku akan mengurusnya.
Bagaimana? Dengan pekerjaanmu?
Aku punya pekerjaan.
Dengar, aku sudah tinggal di sini seumur hidupku.
Aku melihat perusahaan ini datang kemari…
dan membangun pabrik seolah kita tak ada.
Mereka bilang akan memberikan lapangan pekerjaan, tapi…
saat semuanya menjadi kacau…
saat orang yang bekerja di sana terluka…
penyelamat kita melarikan diri.
Mereka tak peduli kepada kita.
Kecuali kita melakukan sesuatu.
Ya?
Ceritakan tentang suamimu.
Ceritakan, seperti apa dia?
Dia sangat lucu.
Dia suka bisbol.
Dan mencintai pekerjaannya.
Apa itu terjadi…
di sana?
Dia…
sedang melakukan tes.
Pintu kandang terbuka…
dan tikus menggigitnya.
Dia tak memberitahuku.
Itu terjadi sangat cepat.
Maksudmu, ada…
ruam.
Apa ada gejala lain?
Ya.
Dia mengeluh tentang cahaya silau…
dan suara berisik.
Dia bahkan kesal karena bayi.
Lalu…
dia selalu marah.
Dia menjadi sangat agresif.
Apa gejala itu…
berlangsung selama tiga hari?
Kudengar dia membunuh orang.
Kau tak percaya aku, 'kan?
Tentu saja aku percaya.
Aku menemukan ini.
Di barang-barang miliknya.
Publik harus tahu kebenarannya.
Bahwa mereka…
berbohong.
Umbrella…
berbohong.
…UPAYA PUTUS ASA UNTUK MENGHENTIKAN WABAH DAN PENYEBARAN LEBIH LANJUT…
Orang sesat.
Nona kucing itu memberitahuku kau bekerja untuk universitas.
Kau tahu mereka ada di daftar anak nakal, 'kan?
Kudengar mereka punya salinan semua sebelum terjadi bencana.
Buku, musik…
SpongeBob.
Aku sangat menyukai SpongeBob.
Maksudku, sahabatnya adalah bintang laut.
Kau serius?
Astaga, santai.
Ada cip di lenganku.
Umbrella akan datang.
Tes 328.
Menganalisis spesimen.
- TES 3-20-8 --
Pergi.
Keluar!
HEI, MAAF SOAL TADI, KUHARAP KAU TAK APA, DATANGLAH KE PESTA
Simon?
Pesta apa?
Kemungkinan sekumpulan anak bodoh melakukan hal-hal bodoh.
Jam berapa ini?
Baru semenit tadi kau bertanya.
- Jade… - Dengar, cowok itu gila.
- Berapa waktu tersisa? - 3 jam, 22 menit.
Mungkin kita harus beri tahu Ayah.
- Tak akan terjadi apa-apa. - Kau terus mengatakan itu,
tapi kau tak tahu…
Aku sangat kepanasan.
Kau ketakutan.
- Tarik napas. - Ya, itu…
Kau tak mengerti.
Aku ingin ke pesta itu.
- Tidak, Billie, tak bisa. - Ayah bilang ini bukan karantina.
Jadi, jika aku akan…
mati, maka, aku tak akan duduk di sini.
Menunggu itu terjadi. Jika itu terjadi…
persetan.
Benar?
Di mana kita?
Aku punya tebakan.
Kau lihat itu?
Itu tempat tertutup dengan jalan keluar terbatas dan 300 zero.
Tempat ini adalah penggilingan daging.
Jalan.
Umbrella.
Aku bukan Umbrella.
Aku Umbrella.
Jadi, langkah cerdasnya adalah membiarkan kami pergi
sebelum bosku berbuat kejam kepada kalian.
"Kejam".
Aku suka ini.
Ini dunia, 'kan? Dunia yang kejam.
Umbrella terakhir yang datang kemari…
Kukirim dia pulang dengan testis di tangannya.
Keren.
Maksudku, aku akan butuh kedua tangan,
tapi, aku mengerti.
Kau sangat menyeramkan.
Lantas, apa maumu?
Uang? Teknologi? Sabu-sabu?
Sabu-sabu, 'kan?
Kau pikir kami bisa dibeli?
Untuk harga yang tepat.
Kita semua jalang.
Dan jalang harus berlutut.
Tunggu, aku tak bersama bajingan ini.
Namun, kau bersamanya.
Dia berusaha membawaku ke Umbrella.
Kenapa?
Virus.
Aku berusaha memahaminya, menghentikannya.
- Tak bisa dihentikan. - Maka, kendalikanlah.
Aku berusaha menolong orang.
Wabah itu adalah bencana dari Tuhan.
Kenapa kau mempertanyakan kehendak Tuhan?
Aku minta maaf, apa…
kau pikir Tuhan melakukan ini?
Lantas, apa itu?
Keajaiban-Nya…
untuk dimanfaatkan oleh yang terpilih.
Yang terpilih?
Miliaran orang mati.
Untuk membuang ulat dari apel, dibutuhkan pisau.
Mereka mati untuk menjadikan dunia lebih baik.
Persetan!
Implan bokong.
Kau harus bicara dengannya. Dia menatapmu semalaman.
Payudara palsu.
Juga payudara besar.
Kau lihat cowok aneh di sana? Yang berkaus merah.
Itu implan rambut.
Kuberi tahu kau.
Botoks.
Dan dia memakai steroid.
Steroid keras.
Tidak ada yang bisa sekekar itu.
Dan vaginanya dilapisi kertas dinding.
Itu tidak ada.
Mungkin di LA ada.
Mungkin.
Kau tahu, jika…
Jika aku jadi gila, kau harus menjauhiku.
- Tidak. - Tidak.
- Kau dan aku, selalu. - Serius.
Berjanjilah.
- Billie. - Berjanjilah.
Baiklah.
Baik.
Tapi…
semua akan baik-baik saja.
Lepaskan aku.
Bagian favoritku adalah saat kau meninju wajahnya.
Persetan, lihat anggota kultus gila ini.
- Lihat dirimu. - Kawan, aku tahu kau punya…
masalah emosi.
Tapi antara Umbrella dan dunia penyaliban gila,
aku tahu harus pilih mana.
Umbrella melakukan hal yang lebih buruk dan kau tahu itu.
Ya, tidak kepadaku.
Lantas? Persetan dengan orang lain?
Kau punya anak?
Karena aku punya.
Charlie dan Cardi.
Mereka… adalah hidupku.
Umbrella mengurusku, jadi, aku bisa mengurus…
mereka.
Yang benar saja.
Dasar brengsek.
Bagus. Tidak, sangat bagus.
Jadi, kau benci anjing? Ya, itu bagus.
Kurasa semua anak Wesker punya masalah amarah, karena saudarimu
adalah psikopat.
Saudariku sudah meninggal.
Dia meninggal saat aku 14 tahun.
Hei, hai.
- Tempatnya keren. - Terima kasih.
"Hei, hai. Tempatnya keren."
Apa kabar?
Itu keren.
Hai.
Billie.
Soal kemarin, aku minta maaf.
Tidak, itu bukan salahmu.
Aku yang menggila.
Baiklah.
Ya.
No comments yet. Be the first to leave one.