The Simpsons

The Simpsons

Download Indonesian Subtitle

Season 35

Release info

The Simpsons S35E02 DSNP WEB-DL DDP5 1 H 264-NTb
A Commentary by tedi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-11-01
Downloads: 38
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 189 lines.

Perhatian, Pengunjung.

Cinta ibu untuk selamanya,

tapi Racun Tikus Cinta Ibu hanya diobral sampai hari ini saja.

BUSA BESAR DARI PECINAN

Ibu! Aku menunggu di jendela.

Boleh kubawa kantong berisi susu?

Aku amat kuat.

Aku membuat gambar untukmu.

Ya, benar.

Dia menggambarnya pakai puding.

Cantik.

Tapi kita harus bersihkan itu.

Tidak!

- Tidak! - Baiklah.

- Jangan dibunuh! - Ibu Puding boleh ada.

Kau harus lihat reaksi saat kumakan Ayah Saus.

- Tidak! - Lihat aku punya apa.

Aku Sayang Ibu.

Mari main gelembung sekarang.

Ini momen yang sempurna.

Marge, ada apa?

Momennya makin jauh.

Kau harus hentikan itu.

Apa katamu?

Bart!

Aku terbang!

Bart!

Apa yang terjadi?

Tidak!

Tidak.

Dia meletus.

Tidak, jangan gugat aku, Dracula!

Apa kau mengatakan sesuatu?

Aku bermimpi soal pesta gelembung yang dulu kita adakan dengan anak-anak.

Tapi aku amat sedih.

Kenapa kau amat sedih?

Karena aku tahu itu akan berakhir.

Aku paham.

Karena itulah bagiku, 30 cm terakhir dari roti lapis 180 cm terasa manis getir.

Sayang, kau basah kuyup.

Ini cairan gelembung.

Sayang, kau terlihat buruk.

Maksudku, kau terlihat menakjubkan,

tapi orang lain… seperti dokter akan terkejut

dengan kulit pucatmu yang panas sekaligus dingin.

Kenapa kita makan di Tuesday O'Fridayhans semalam?

Aku minum tiga gelas frosé.

Dan beberapa gelas Froz-oody Mary.

Kita mabuk berat.

Lalu kita beli hot dog dari pedagang kaki lima mencurigakan itu.

Tapi baunya sangat enak.

Dibalut bakon, berdesis di wajan dop.

Homer, jangan dengarkan.

Kita harus menjaga…

agar romansa tetap hidup.

Bagaimana bisa kau tidak sakit?

Istilah medisnya adalah "muntahanku habis".

Perlukah kita telepon dr. Hibbert?

Tidak, aku sudah baik.

Sudah hilang semua.

Aku sudah lebih baik.

Besok acara Bounce-A-Thon.

Kurasa kau tak akan sanggup.

Aku akan telepon sekolah pagi-pagi.

Aku harus pergi.

Di mana dia?

Cilukba.

Di mana dia?

Di mana anak istimewaku?

Bart, kau di mana?

Jangan lepaskan.

SELAMAT DATANG DI TAMAN KANAK-KANAK

Tak apa-apa.

Mantelmu.

Bart?

Ada yang bisa bantu aku?

Aku kehilangan putra kecilku.

Bart!

Tidak.

Aku hampir kalahkan lalat mutan di permainan tenis.

Kau mau apa?

Aku kehilangan putra kecilku.

Kau tahu ini adalah mimpi, 'kan?

Bir.

Itu masuk akal.

Ya. Di dunia sadar, aku tak pandai memainkan didgeridoo.

Apakah ini mimpi yang kita sadar ini adalah mimpi?

Mimpi itu ada sebutannya.

Ada yang pernah memberitahuku.

Aku yang memberitahumu.

Benar.

Aku adalah Lisa batinmu.

Aku ingat semua ucapan Lisa persis seperti yang kau dengar.

JUARA MENGEJA

Benarkah?

Jadi, kau bisa beri tahu yang Lisa katakan soal mimpi yang kita sadar itu mimpi?

Ya. Ini konsep ilmiah bernama mimpi sabar.

Ini diciptakan oleh dokter tidur dari sebuah negara.

Dia sepintar Sheldon tua.

Karena ini mimpi sabarmu, kau bisa kendalikan semua yang terjadi.

Jadi, aku yang membuat Homer menjadi linsang?

Ya. Dia hadir dalam berbagai bentuk di mimpimu.

Ayah seekor linsang karena kemarin dia berbaring

di kolam anak makan naco dari perutnya.

Ini adalah meja yang selalu kubawa bersamaku.

Kadang Ayah seorang badut,

kadang sebuah kentang, kadang kentang badut.

Dan kadang dia kedua saudara dari Property Brothers sekaligus.

Kenapa aku jadi mereka?

Abaikan. Aku tahu alasannya.

Tapi kenapa aku bermimpi buruk soal Bart?

Apa terjadi sesuatu?

Bagaimana caranya memeriksa ingatan terbaru?

Ini mimpi sabarmu. Kau yang putuskan.

Jadi, aku bisa putuskan semua ingatanku dari kemarin

disimpan di… entahlah, oven?

Tentu. Kenapa tidak?

PRIA DARI DYNASTY MASIH HIDUP? TERIAKAN BART

Ini dia.

Ibu, cepat kemarilah!

P3K

- Aku datang. Bart, ada apa? - Serpihan kayu.

- Itu saja? - Ini agak berdarah.

Mungkin tidak.

Kapan tanganmu jadi begitu besar?

Lebih besar dari tanganku.

Entahlah. Mungkin aku punya tangan raksasa.

Tolong dicabut.

Kurasa sudah lama sejak kita berpegangan tangan.

Apakah sudah dapat?

Terima kasih.

Jadi, itu sebabnya kau bermimpi buruk.

Bart sangat tidak sopan dan penuh serpihan kayu.

Mungkin.

Atau mungkin aku sakit karena hot dog wajan dop.

Kenapa aku yang sadar memakan itu?

Itu sama sekali tak seperti aku yang sadar.

Setelah minum cukup es alkohol, kau berpikir bisa lakukan apa saja.

Aku menantang petugas valet untuk adu panco,

tapi ternyata dia cuma rambu.

Kenapa aku minum anggur es di restoran waralaba kasual di tengah pekan?

Entahlah. Setelah kita bertemu guru Bart,

kau bilang kau butuh minum.

BERTEMU GURU BART

Apa pun yang Bart lakukan,

kami akan bayar untuk dibersihkan, diganti, untuk terapinya, atau…

Bart tak melakukan apa-apa.

Aku menemui semua orang tua, bahkan anak-anak normal.

Bart anak normal.

Maksudku, kami tak menyebut normal lagi.

Maksudku, aku bicara dengan semua orang tua.

Kalian tidak istimewa.

Maksudku, kalian istimewa…

Apa yang ingin kau bicarakan?

Seperti yang kau tahu, Bounce-A-Thon

berarti kita sudah makin dekat akhir tahun,

jadi, ini waktu yang bagus untuk membahas soal transisi ke kelas lima.

Yaitu tahun terakhir sekolah dasar, lalu masuk SMP, lalu…

SMP?

Lalu semuanya berubah.

Pacar, jerawat, narkoba, bau badan.

Dengar, aku pernah mengajar kelas lima.

Tolong belikan anak kelas limamu deodoran.

Deodoran sungguhan bukan yang jenis "berbahan alami".

Mereka terlihat seperti anak-anak, tapi baunya seperti sopir taksi.

Intinya, jangan panik.

Baiklah, soal apa?

Beberapa orang tua mulai berpikir, "Gawat, ini akhir dari masa kecil anakku."

Tapi kelas lima bukanlah akhir dari masa kecil Bart. Benar?

Maksudku, secara teknis, ini tahun terakhir masa kecilnya.

Kau sudah tahu yang terjadi pada Bart?

Ini soal yang akan terjadi.

Dia akan tumbuh dewasa.

Anak sialan.

Itu mimpi yang sungguh aneh.

Bart berusia empat tahun dan dia amat menggemaskan.

Aku hampir lupa bahwa ada masa

saat Bart anak yang manis dan Lisa anak yang merepotkan.

Tapi saat itu usiaku baru 18 bulan,

aku melalui kenakalan usia dua tahunku lebih awal adalah sebuah kemajuan.

Sial, aku masih bermimpi.

Bounce-A-Thon!

Aku ikut juga.

- Hore! - Bukankah kau sakit?

Aku mendengarmu muntah.

Tidak, itu bukan muntah.

Itu adalah serdawa yang keras dan berair…

Aku mengajukan diri untuk camilan, jadi, harus membuat kudapan marshmallow…

Aku bisa lakukan ini.

More Indonesian subtitles for The Simpsons

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left