The first 152 lines.
Kekayaan, ketenaran, kekuasaan.
Gol D. Roger, Raja Bajak Laut,
mendapatkan semua yang ditawarkan dunia ini.
Ucapannya sebelum mati mendorong banyak orang ke lautan.
Harta karunku?
Jika kalian mau, ambil saja!
Carilah!
Kutinggalkan semua yang bisa ditawarkan dunia di sana.
Maka banyak orang pergi ke Grand Line untuk mengejar romantisme!
Dunia memasuki Era Bajak Laut!
Baik! Usopp yang hebat akan melompat lebih dulu!
Lihat!
Itu luar biasa!
Berikutnya aku!
Baiklah, ayo lakukan!
Sebentar lagi!
Dan ini… dia!
Kau berhasil!
BENAR-BENAR DILARANG MASUK
Sial! Kukira aku sudah membantunya!
Apa yang… Tidak mungkin!
Sedang apa kau di sini?
Kau tak lihat tulisan dilarang masuk?
Kurasa kau boleh mengintip,
tapi aku berencana mengejutkan semua orang sekaligus.
Jangan beri tahu yang lain dulu.
Bagaimana menurutmu? Merasa sangat terkejut?
Desain sebelumnya tidak bagus, belum lagi fiturnya membosankan.
Jadi, aku rapikan sedikit!
Tapi aku belum pernah lihat sumber tenaganya.
Kau dapat dari mana?
Jangan merombak barang tanpa izin!
Apa yang kau pakai sebagai motif?
Kau tak lihat? Itu kuda-kudaan warna putih…
Ini Waver hebat yang dilengkapi dengan Jetto Daiaru!
Dan kau ubah jadi kuda-kudaan? Kau pikir aku anak-anak?
Tidak…
Selesai! Aku yakin sekarang mereka takkan mengeluh soal desainnya!
Ini adalah kartu as-ku.
"Mencebur Ke Laut Iblis!
Tengkorak Misterius Mengapung dalam Kabut!"
Luffy berikutnya! Ayo!
Mengagumkan! Itu rekor baru!
Nami! Robin! Maaf sudah menunggu.
Aku tahu! Kali ini, kita melompat bersama!
- Baik! - Hei, Semuanya!
Hampir siap!
Jika ingin main-main,
bisa kalian ambil gurita yang kalian lempar ke akuarium kemarin?
- Gurita? - Ya.
Kita makan nasi gurita dan shabu-shabu.
Aku akan rebus tomat untuk dijadikan saus
dan membuat salpicon penuh warna!
Kurasa aku akan pakai semua gurita untuk makan malam ini.
Kedengarannya enak! Sanji, tambahkan takoyaki dalam menu!
Buatkan seratus!
- Baiklah. Cepat tangkap. - Baik!
Mereka semangat sekali.
Waktu yang pas! Aku punya satu untukmu, Robin.
- Terima kasih. - Cepat!
Gurita!
Satu, dua!
Aku akan tangkap mereka!
Sial! Mereka lari terus! Aku tak bisa menangkapnya.
Baiklah! Sekarang giliranku.
Tunggu! Jika mereka tarik kalian ke air, kalian akan tenggelam!
Serahkan ini padaku.
Usopp?
Sial! Mereka pergi ke mana? Ketemu!
Makhluk sialan itu saling menempel!
Bersiaplah bertemu penciptamu, para gurita!
Pada akhirnya, kalian bukan tandingan Usopp yang hebat!
Dapat satu!
Dua dan tiga!
Empat, lima, enam…
Gurita sialan, tak tahu kapan harus menyerah!
- Usopp! - Itu tidak bagus!
Terkutuk kau! Lepaskan aku!
Apa yang terjadi? Airnya berubah hitam pekat!
Hei! Kau tak apa-apa di bawah sana?
Usopp dalam masalah! Guritanya menempel padanya!
Apa?
Usopp, tangkap!
Usopp!
Kau tak apa-apa?
Usopp!
Lepaskan, dasar kau…
Dasar makhluk licik!
Gawat! Airnya sangat gelap, aku tak bisa lihat dia di mana!
Jika tahu di mana mereka, aku bisa…
Gomu Gomu no Gatoringu!
- Dia masih hidup! - Sungguh melegakan.
Pukulanmu hampir membunuhku!
Semua ini hanya karena gurita.
Kau yang suruh menangkap mereka!
Apa yang mereka lakukan?
Hei, ada yang mengambang di air.
Apa?
- Di mana? - Apa itu?
Tong?
Apa itu tulisan "harta" di atasnya?
Kau benar! Mungkin ada kapal harta yang tak sengaja menjatuhkannya!
- Harta? - Luffy! Ayo tarik benda itu!
Baik!
Harta! Harta perak dan emas!
Barang bagus dan besar! Bagus dan…
Tidak!
Isinya miras dan bahan makanan.
Bagaimana kau tahu jika belum lihat isinya?
Bukankah itu tertulis, "Harta persembahan kepada Dewa Laut?"
Itu disebut "tong mengapung".
Artinya, ada yang memberi persembahan kepada Dewa Laut
demi perjalanan yang aman.
"Harta persembahan" berarti pemberian kepada dewa.
Sial! Berarti kita tak bisa lakukan apa-apa?
Karena sudah kita ambil, ayo minum mirasnya!
Bodoh! Dewa akan marah padamu!
Kalian boleh minum asalkan berdoa dulu.
Aku tak berdoa kepada dewa mana pun.
Aku dengar miras jadi lebih enak setelah mengambang di ombak.
Kalau begitu, kita harus coba!
Bagus! Ayo bersulang!
Biasanya tong diisi ulang dengan persembahan baru setelah dihabiskan.
- Sungguh? - Ayo buka! Cepat buka!
Hei, Dewa! Aku ambil camilanmu.
Apa hebatnya Dewa Laut?
Bukankah ada seseorang yang menghajar dewa di Pulau Langit?
Baiklah, aku sudah selesai berdoa.
Bagus, terbuka!
Ada yang terbang!
Apa itu?
Cahaya merah?
Apa itu? Apa maksudnya?
Mirasnya terbang, meledak, dan menghilang.
- Itu tadi suar. - Suar?
Bukankah maksudmu kutukan Dewa Laut?
Semoga orang yang lakukan itu hanya bercanda,
tapi mungkin saja…
Mungkin saja?
…ada yang mengincar kapal kita.
Jadi, itu tadi jebakan?
Dengan membuka tong, kita memberi tahu lokasi kita? Begitu?
- Chopper, periksa perimeter! - Baik!
Mungkin ada lebih banyak pemburu hadiah mengejar kita!
Aku tak lihat siapa pun!
Aku juga!
Ya, aku tak lihat siapa pun.
Tapi tekanan udara ini… Dan awannya bergerak cepat.
Semuanya, ke posisi kalian! Kita ke arah selatan-tenggara!
Badai besar akan datang dalam lima menit!
Aku tak lihat ada badai,
tapi jika itu yang dia bilang, aku yakin akan segera datang!
No comments yet. Be the first to leave one.