The first 200 lines.
"Climax"
"Episode 2"
Halo, Bu Wali Kota.
- Aku Bae Yun Seong. - Ya. Kamu sudah datang?
Kamu aslinya jauh lebih manis.
- Sini, duduk. - Baik.
Begitu kamu membuka mata besok pagi,
kamu akan menjadi bintang.
Tidak dapat tersambung. Panggilan dialihkan ke pesan suara.
"Bang Tae Seop"
Panggil aku Byeol.
Byeol. Kim Byeol.
Kim Byeol.
Panggil aku Byeol.
Halo, Wali Kota Nam Hye Hun?
Apa-apaan kamu ini!
Siapa kamu ini? Siapa kamu?
- Kurang ajar! - Maafkan aku.
Sial!
- Bu Wali Kota, sebentar. - Sialan!
Tunggu, sebentar...
Hei!
- Maafkan aku. Tolong ampuni aku. - Apa ada orang di luar? Apa ini?
Hei! Hei, hei!
Ada orang di luar? Hei!
Agar anak-anak kita yang berharga bisa tumbuh lebih sehat dan aman,
saya dan Kota Seoam akan menjadi yang terdepan.
Hei!
Kalau begitu, kita berfoto bersama? Baik.
Halo, anak-anak. Kalian cantik sekali!
- Halo. - Aku ambil fotonya.
- Bilang Seoam. Satu, dua, tiga. - Kota Seoam!
- Kota Seoam! - Hei! Hei!
Apa ada orang di luar? Hei!
Baik, sekali lagi. Satu, dua, tiga.
- Kota Seoam! - Kota Seoam!
Lihat mereka. Bersenang-senang tanpa tahu kacaunya dunia ini.
Mengingatkanku pada seseorang yang begitu gembira tadi malam.
Karya yang bagus.
Sayang sekali sepertinya tidak akan bisa dirilis.
Kita lihat saja nanti.
Omong-omong, Bang Tae Seop, kamu lebih tampan aslinya.
Penampilanmu rapi, kenapa kamu senekat ini?
Karena bau busuk Wali Kota Nam itu
tercium sampai ke tempatku berada.
Aku justru mencium bau busuk dari ambisimu.
Apa ambisiku bisa menandingi ambisimu
saat mendekati Pimpinan Kwon Se Myeong?
Sudah, jangan main-main kata.
Katakan saja alasanmu datang langsung ke kandang musuh.
Apa? Kamu butuh uang?
Semua orang tahu bahwa suamimu dulu sangat menyukai Chu Sang Ah
dan hubungan mereka sangat erat.
Sang Ah juga sudah lama menjadi model untuk WR,
jadi, aku paham betul kamu
merasa sangat tersaingi oleh Sang Ah,
tapi jangan ganggu lagi istriku dengan cara murahan seperti ini.
Aku datang untuk memperingatkanmu.
Tidak usah bermain melodrama.
Hei, Bang Tae Seop.
Apa kamu sudah gila sampai kehilangan akal sehatmu?
Aku ini Lee Yang Mi.
Satu teleponku bisa memecatmu dari Kejaksaan.
Tidak kupedulikan organisasi busuk itu. Satu lagi.
Kamu juga sebaiknya berpikir baik-baik.
Kamu tidak bisa menebak
siapa yang sekarang memegang kendali?
Bagaimana, perlu kusebarkan videonya ke mana-mana?
Dasar kamu...
Kalau saja istriku tidak terlibat, aku sudah menyebarkannya sekarang.
Soal ini, kita lihat saja nanti.
Sebaiknya kita tidak usah bertemu lagi.
Kamu benar-benar lancang.
Karena kelancangan itu, kamu jadi menarik.
Omong-omong, Bang Tae Seop.
Katanya Park Jae Sang akan segera bebas?
Kudengar selama di penjara, dia bersurat dan menelepon Sang Ah?
Sepertinya hubungan mereka sangat spesial, ya?
"Climax"
Semalam kamu pergi ke mana?
Semalaman kamu tidak bisa dihubungi.
Setelah kejadian kemarin,
aku bersama CEO Eom dan Yun Seong semalaman untuk membereskannya.
Apa yang sebenarnya terjadi?
Sejauh mana yang kamu ketahui?
Aku juga hanya mendapat info soal Wali Kota Nam.
Aku tidak tahu kalau perusahaanmu terlibat.
Kalau aku tahu, aku tidak akan ikut campur.
Jadi, sekarang apa rencanamu?
Menurutmu aku harus bagaimana?
Aku tahu ini masalah penting bagimu,
tapi demi aku,
kuharap kamu mau mengubur masalah ini.
Kemarin dan hari ini terasa seperti di neraka bagiku.
Aku juga bingung bagaimana harus menanganinya ke depan.
Kamu juga tahu Direktur Lee Yang Mi terlibat dalam masalah ini.
Tidak ada gunanya memusuhinya.
Masalah ini akan terus menghantui kita.
Jadi, demi aku,
dan juga demi dirimu sendiri,
kubur masalah ini di sini.
Kalau begitu,
bisakah kamu menjawab pertanyaanku dengan jujur?
Akhir-akhir ini, apa ada yang kamu sembunyikan dariku?
Jaksa Bang.
Apa yang ingin kamu ketahui?
Park Jae Sang.
Park Jae Sang? Ada apa dengannya?
Bukan apa-apa, hanya saja...
Apa dia
menghubungimu secara pribadi atau semacamnya?
Tidak.
Tidak pernah.
Begitu.
Kamu pasti sangat lelah karena kejadian kemarin.
Maaf aku membahas hal yang tidak perlu.
Memang.
Nama itu memang tidak enak didengar.
Aku lelah. Aku mau mandi dan tidur duluan.
"Apa kabar?"
"Aku akan segera bebas"
"Kukira kamu akan datang, tapi ternyata hanya janji"
"Park Jae Sang"
Wanita itu
memiliki rahasia dari sang pria,
sementara sang pria
mencurigai wanita itu.
Pertemuan pertama mereka yang glamor.
Di baliknya,
tersimpan masa lalu yang kelam.
Katanya Park Jae Sang akan segera bebas?
Kudengar di penjara, dia sering bersurat dan menelepon Sang Ah.
Sepertinya hubungan mereka sangat spesial, ya?
"Kantor Kejaksaan Pusat Seoam"
"Buka USB, masukkan kata kunci"
"USB terbuka"
"Berkas Kasus"
"Berkas Kejahatan Keras"
"2018"
"Nomor Kasus 2018-NO-0234: Penyuapan"
"Nomor Kasus 2018-NO-1087: Pembunuhan"
"Data TKP kasus Park Jae Sang"
"Alur rekonstruksi TKP Jae Sang"
"Data rekonstruksi TKP Jae Sang"
"Data rekonstruksi TKP Park Jae Sang satu"
"Data rekonstruksi TKP Park Jae Sang dua"
"Data rekonstruksi TKP Park Jae Sang tiga"
Alasan pasangan ini saling takut.
Dan
alasan pasangan ini tidak bisa saling percaya.
Kisah mereka
sebenarnya berawal dari sebuah kasus pembunuhan.
"Kisah mereka sebenarnya berawal"
"Dari sebuah kasus pembunuhan"
"Mengungkap segalanya melalui rekaman suara"
Hanya satu orang yang pernah melihat wajah di balik topeng Chung Sang Ah.
Tapi, dia
sudah tiada.
"Tapi dia sudah tiada."
"Setoran Bank HG: 100.000 dolar Verifikasi Dibutuhkan"
"Waktu akan disampaikan kemudian."
Karena dia
dibunuh.
"Karena dia dibunuh."
Permisi.
Sadarlah.
Kamu tidak apa-apa?
Bukan.
Kubilang bukan aku!
Dor.
- Dor. Dor. - Sial.
Berhenti!
Ini pistol mainan?
- Maafkan aku. - Apa-apaan ini? Cepat.
- Pelindung lututnya sobek. - Kamu tidak apa-apa?
- Pasti sakit sekali. - Ya.
- Tolong ambilkan obat. - Ini mimpi buruk.
Padahal tim efek dan sutradara bilang sudah memeriksanya.
- Maafkan aku. - Tidak apa-apa, itu bisa terjadi.
- Jangan memarahi staf tanpa alasan. - Baik.
Ya.
Sepertinya kamu harus ke bus untuk perbaikan riasan.
Baiklah.
Su Jeong, kemarilah, lihat ini.
Ya.
Bu Chu. Pemeran pengganti yang pernah kamu minta
katanya sudah tiba.
Baik, mari kita ke sana.
Itu dia orangnya.
Halo.
Kamu bilang waktu kecil impianmu menjadi aktris, bukan?
Ini film yang sedang dibintangi Sang Ah.
Aku sudah bicara dengan penanggung jawabnya,
jadi, kamu bisa langsung bergabung.
Apa peranku?
Pemeran pengganti.
Itu pengganti yang berdiri di posisi pemeran utama saat tes kamera.
Pemeran utamanya akan melihatmu untuk memeriksa pergerakan
dan menjadikannya referensi.
Seperti bayangan, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.