The first 158 lines.
Peserta ke-14, Inori Yuitsuka dari Lux Higashiyama FSC.
Serahkan saja padaku.
Kupercayakan padamu!
Iya!
Setiap kali bertanding, Inori menunjukkan kemajuan
dan terus membuka jalannya sendiri.
Lagi dan lagi. Berulang kali.
Namun, hari ini, biar aku yang menuntunmu.
Biar kuhadapi para atlet Novice A dengan senjata rahasiaku.
Skor 17 MENERJANG KE PUNCAK
Lompatan pertama, triple loop.
Bagus!
Wah, kemampuannya meningkat pesat.
Pasti ini hasil latihan kerasnya.
Benar saja programnya pasti bagus.
Mengeksekusi lompatan kombinasi di awal saat stamina masih penuh
adalah strategi yang meminimalkan kegagalan.
Anak ini luar biasa.
Dia dari klub mana?
Hebat sekali.
- Wah⦠- Berhasil lagi!
Keren!
Sepertinya teknik anak ini melampaui semua peserta kejuaraan ini.
Dua lompatan lagi.
Sejauh ini mulus.
Tunggu. Kalau terus sestabil iniβ¦
Apa akan semulus ini sampai akhir?
Kalau sampai akhir tak ada kesalahanβ¦
Dia pasti masuk lima besar.
Lompatan tunggal?
Kombinasinya gagal?
Hari ini, aku akan mengantarmu meraih emas.
Untuk itulah programnya kususun seperti ini.
Aku percaya padamu.
Gunakan senjata rahasiamu.
Kartu trufmu ituβ¦
Kupertaruhkan semuanya pada lompatan ini.
Janji iniβ¦
Janji iniβ¦
Pokoknya, janji iniβ¦
- Harus ditepati! - Harus ditepati!
Lompatan kombinasi umumnya hanya boleh memakai lompatan
yang bertolak dari kaki kanan.
Tapi kalau menyisipkan satu lompatan khusus,
larangan penggunaan Salchow dengan tolakan kaki kiriβ¦
Bisa diakali.
Daratkan.
Daratkan.
Daratkan!
Double axel!
- Euler! - Triple Salchow?
Kombinasi serumit itu di akhir?
Dan tak ada satu elemen pun yang gagal!
Skor tambahannya pasti besar,
tapi menaruh lompatan kombinasi di akhir programβ¦
Apalagi lompatan terakhirnya triple β¦
Risikonya terlalu besar.
Aku kalah.
Dia benar-benar meyakini anak didiknyaβ¦
Rasanya Ayah mengerti kenapa Tsukasa begitu mencintai seluncur.
Bukan hanya tentang keindahan atau seni.
Juga bukan tentang berhasil atau gagal saja.
Seluncur indah itu olahraga tempat kita menyaksikan keajaiban.
Ini kiss and cry .
Kalau begitu, Pelatih Hitomi, silakan.
Eh?
Kaulah yang duduk di situ. Bagaimana, sih?
Leherkuβ¦
Pemuda itu pelatihnya?
Rupanya dia yang melatih anak itu?
Wah, jadi ingat masa lalu.
Ingat masa lalu?
Bukannya Inori baru pertama duduk di sini?
Bukan begitu,
tapi sewaktu kecil, aku sering bermimpi duduk di sini.
Di mataku, peseluncur sejatilah yang bisa duduk di kursi ini.
Makanya, setiap bangun pagi, aku selalu berdoa.
"Tolong jangan perlihatkan mimpi ini lagi.
Karena aku sedih melihatnya."
Kini kau tak perlu berdoa seperti itu.
Mulai sekarang, kau akan duduk di sini lagi dan lagi,
dan menghapus seluruh pagi yang pernah membuatmu sedih.
Ya!
Skor Inori Yuitsuka adalah 81,20.
Kini berada di posisi pertama.
NOMOR 14 INORI YUITSUKA SKOR 81,20
MOHON UNTUK TIDAK DIAMBIL
Aku sadar mustahil aku masuk lima besar,
tapi andai aku bisa tak jatuh sekali pun.
Hina!
Papa mengajak makan di luar hari ini.
Iyaβ¦
Hei, dengar, tidak? Inori Yuitsuka yang menang itu
baru belajar seluncur tahun lalu!
Apa? Masa?
Jangankan menang.
Tembus All-Japan saja aku gagalβ¦
Jujur, aku tak menyangka.
Tak peduli meski aku tak dianggap geniusβ¦
Andai di tempat yang jauh dari teman-teman sekolahku ini,
ada yang mengakui aku berjuang sepenuh hatiβ¦
Aku ingin jadi lebih hebat lagi.
Aku paham rasanya.
8 MOMOGA TAKEDA
Kenapa suram begitu? Jangan meratap. Itu payah, tahu!
Kau ini!
Sudah, sudah.
Dah, Yuna, sampai ketemu saat latihan intensif, ya!
Kau pulang sambil mengalungi medali?
Habisnya, senangnya bukan main!
Dah!
2 YUNA YAGI - MEIKOH WIND FSC
Iya, ya, tentu saja harus senang.
Soalnya aku meraih medali.
13 YOTSUHA USHIKAWA
Ada apa, Yotsuha?
Kenapa kau sesedih ini?
Sebenarnya, aku tak tahan lagi.
Saat semua temanku berhenti seluncur, aku juga sempat ingin menyerah.
Tapi Yuna tidak menyerah.
Aku kagum melihatmu terus mendaratkan triple jump .
Makanya aku bertahanβ¦
Karena ituβ¦ Karena ituβ¦
Aku ingin Yuna meraih emas!
Yotsuhaβ¦
Tenang saja.
Pokoknya, aku takkan menyerah.
Karena aku
jago mengejar.
Kau tidak sendirian.
Pelatih.
Triple Lutz dan triple loop -mu tadi tadi tak terencana.
Akan kupastikan menemukan program yang sempurna
agar kau bisa mengeluarkan potensimu semaksimal mungkin.
Setelah itu, mari melangkah ke All-Japan dengan bangga dan mengincar gelar juara.
Baik!
Medali emasβ¦
Ya.
Ini bukan mimpi, 'kan?
Kurasa begitu.
Sebenarnya, tadi aku juga kepikiran itu.
"Ini bukan mimpi, 'kan?"
Mau coba cubit pipi?
Oke.
Aku boleh bergembira, 'kan?
Tentu saja!
Kali ini, ayo kita tunjukkan kegembiraan tingkat GOE +5!
Inori!
Disela lagi?
Ibu!
Kakak juga datang?
Iya, syukurlah.
Untung tadi sempat menonton penampilan Non.
Benarkah?
Di akhir program, kau mendaratkan triple Salchow, 'kan?
Hebat sekali!
Ya.
Untunglah kau belajar seluncur, ya?
No comments yet. Be the first to leave one.