The first 200 lines.
SEBELUMNYA DI THE NIGHT MANAGER..
Atasan kita ingin kita memegang posisi penting.
Mungkin perlu menginjak orang untuk ke sana.
- Sial. - Investorku memberi
ratusan juta.
Imbalannya seluruh negeri?
Tembaga. Minyak. Litium. Itu angsa yang bertelur emas, 'kan?
Katamu kau tidak kenal Teddy.
Ekstradisi ke Inggris dan penjara seumur hidup, atau masukkan aku.
Kalau dia tahu, aku bisa dibunuh.
Ayahku meninggal saat usiaku enam tahun. Aku melihat dia dibuang di gerbang.
Teddy itu koboi. Tidak untuk kalangan elite.
Danny putraku, pewaris tunggal.
Kau mencuri daftar pengiriman itu?
Aku menelepon Ketua MA.
Consuelo punya wewenang membuka pengiriman.
Teddy! Hei!
Semuanya kacau.
- Investor itu⦠- Kau aman?
β¦aku mau fotonya.
Alex Goodwin, juga dikenal sebagai Andrew Birch.
Namanya Jonathan Pine.
Dia di Kolombia dan tahu rencana kita.
Aku harus apa?
Dia pasti punya tim, di sini dan di London.
Cari tahu siapa dan urus mereka.
Lalu Pine? Di mana dia sekarang?
Biar kuurus.
TERINSPIRASI NOVEL JOHN LE CARRΓ
Lanjut dengan kabar hari ini.
SebastiΓ‘n, ada berita apa?
Terima kasih, Julio. Benar.
Pembunuh Alejandro Gualteros adalah mantan gerilya
yang telah bertahun-tahun bertempur.
Octavio PΓ©rez melarikan diri dan dianggap sangat berbahaya.
Terima kasih, SebastiΓ‘n. Maaf menggangguβ¦
Masih jauh?
Beberapa jam lagi.
MEDELLΓN. KOLOMBIA.
Ini serangan brutal terhadap Alejandro Gualteros.
Alejandro Gualteros memperjuangkan keadilan tanpa kenal lelah.
Saat ini, negara dalam situasi berbahaya.
Oleh karena itu, aku meningkatkan keamanan.
Nomor Tidak Dikenal
Sudah tahu bahayanya?
- Ya. - Mau pindah?
Ya, baru mau pindah.
Kenapa belum pergi? Ke bandara sekarang.
- Pakai pas keluar yang kuberi. - Baik.
Ya, ini aku. Sayangnya janji kita terpaksa kubatalkan.
Ada yang datang.
Kutinggalkan temuanku. Dicap, tentunya, pakai kertas ukuran A4.
Pak Karapetian.
Ya. Bisa kubantu?
- Bisa kubantu? - Tidak.
Dia perlu mencuci uangnya.
Dia mencurinya dari bank keluarga Swiss.
Kita butuh itu.
Teddy, bukannya kubilangβ¦
Kita butuh uangnya. Atau kau punya ide lebih baik, Bajingan?
Pakai bahasa yang kumengerti!
Biar kuberi tahu sesuatu
tentang pria yang kau hadapi.
Dia bukan bankir Swiss. Dia bukan investor Hong Kong.
Dia bukan orang sembarangan.
Dia agen intelijen Inggris
yang punya kebiasaan buruk mencari informasi tanpa disadari orang.
Banyak yang gampang termakan bakatnya ini
dan aku berani bertaruh Roxana BolaΓ±os juga termasuk.
Kau bagaimana, Teddy? Kena termakan juga?
Apa maksudmu?
Jawab pertanyaannya. Apa kau termakan juga?
Aku tidak beri tahu Matthew Ellis apa-apa dan dia tidak dapat apa-apa.
Jaksa itu sudah mati.
Kargo akan kita lepas dan kirim ke JosΓ© Cabreras.
Jadi, semua sesuai rencana.
Tidak. Tidak ada perubahan dengan rencananya.
Di mana kau, Jonathan?
Yakin aman di sini?
Setelah ayahku dibunuh tak dihuni.
MARTΓN Ini Max.
Rekaman Baru Diterima Dengarkan
Dengar ini, Pak Robinson.
Biar kujelaskan sesuatu tentang pria yang kau hadapi.
Dia bukan bankir Swiss. Dia bukan investor Hong Kong.
Dia bukan orang sembarangan.
Dia agen intelijen Inggris yang punya kebiasaan buruk mencariβ¦
Namamu Octavio, ya?
Panggilanku Tavo.
Ada keluarga yang bisa kau hubungi?
Kau akan aman di sini.
Sampai ini kuselesaikan.
Paham?
Jangan tinggal aku dengannya.
Dia anggota mereka.
Tidak apa-apa. Dia di pihak kita.
Tunggu di sini.
Kau sedang apa?
Mau jelaskan ada apa?
Pria yang kau kenal sebagai Gilberto Hanson itu
pedagang senjata Inggris.
Aku dan dia punya⦠sejarah.
Kini dia tahu aku di sini,
jadi⦠aku harus menemuinya sebelum dia menemukanku.
- Timmu? Di mana mereka? - Tidak ada tim.
Kau bilang ada.
Tidak ada siapa-siapa.
Aku sendirian.
Bagaimana dengan jaminan yang kuminta?
Tidak bisa kuberi.
Kau menipuku.
Apa pun kulakukan untuk masuk.
Aku memercayakan hidupku.
Tahu bagaimana nasibku kalau Teddy menemukanku?
Itu sebabnya kau harus tetap di sini.
Matikan ponselmu.
Pastikan Tavo tak terlihat. Dia pasti dicari.
Dia dicari atas pembunuhan. Roxana, aku serius.
Tavo yang kami khawatirkan.
Dengar. Kau yang memilih bekerja dengan mereka.
Kau tahu kau terlibat apa.
Akan kubantu, tapi jangan minta aku berterima kasih.
Ini kau rencanakan dari awal.
Tidak.
Kau membohongiku. Kau sengaja membahayakanku.
Aku tak bisa ke mana-mana.
Aku membohongimu?
Kuceritakan tentang pria bernama Waleed.
Dia temanku dan punya tiga anak.
Dia suka kriket dan dia mati di pelukanku karena kau membohongiku!
Kau membantuku hanya untuk satu alasan,
menyelamatkan diri.
Kurasa
kau suka diriku, 'kan?
Diam di sini.
Aku akan balik.
Terserah mau apa.
Aku tak akan minta apa pun darimu lagi.
LONDON. INGGRIS
Kenapa aku di sini?
Aku ingin tahu di mana Alex Goodwin.
Alex sudah mati.
Ya, begitu katamu.
Kau mengembalikan sisa jasadnya dari Spanyol.
Benar.
Tapi tak ada jasad, ya?
Difoto kemarin di MedellΓn.
Kau diam-diam merekam rumah ini, Basil.
Kau bertemu Adam Holywell dan menipunya agar mau memberimu ponselnya.
Di gereja setelah pemakaman Rex kau berjanji kepadaku
bahwa kau setia.
Di mana Jonathan Pine?
Aku tidak paham maksudmu.
Omong kosong! Jangan bohong.
Aku akan tanya lagi. Di mana Jonathan Pine?
Charlie, ayo lihat apa kita bisa mengingatkannya.
Frisky. Terima kasih sudah datang.
Tidak. Aku pasti bantu, Ketua.
Fatima akan mengantarmu.
Jika beruntung, dapat bir. Bagaimana kabarmu?
Baik.
Siapa mereka?
Teman dari Inggris. Mereka akan membantu mencari temanmu.
Biar aku saja.
Tidak.
Fokus pada pengiriman.
Jaksa baru akan melepas kargo pagi ini.
Terbang ke Cartagena, ambil kargonya dari pelabuhan.
Itu cuma mengangkut. Anak buahku saja bisa.
Teddy, dengarkan aku.
Orang yang bertekad balas dendam hanya memastikan kematiannya sendiri.
Kita berdua harus fokus pada tugas yang ada.
JosΓ© Cabrera. Hari Peringatan.
Raja Amerika. Ingat?
Jawab.
Siapa ini?
Beri dia ponselnya.
Kau ini memang masalah.
Restoran puncak bukit.
Aku pesan meja atas nama Andrew Birch.
Pukul 13.00. Datang sendirian.
Pak Hanson, temanmu sudah di sini. Maaf aku tidak bisa mengosongkan restoran.
Tidak apa-apa, Santiago.
Andrew rekan lamaku dari London. Aman.
- Itu. - Terima kasih.
Andrew.
Gilberto.
Lama tidak jumpa.
Mau pesan apa, Pak?
Dua jusmu yang enak.
Tak usah bawah menu. Kami makan steik.
- Aku mau melihat darah. Sangre. - Ya, Pak.
Baik, Pak.
Aku harus memperingatkanmu tempat ini milik temanku.
Jadi, jika kau mau macam-macam, itu pasti gagal.
Makanya kupilih.
Aku ingin kau merasa⦠aman.
Aku sebenarnya
bisa menembak kepalamu saat menuju kemari.
Tapi tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.