Release info

Memory Love episode 12
A Commentary by linlin86
92%

Tags

other
Published on: 2017-11-03
Downloads: 22
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 172 lines.

Ayah, kau sudah bangun. Ayah, aku sungguh minta maaf.

Lupakanlah semua hal dimasa lalu. Kita bisa mengulangi semuanya lagi.

Apapun yang terjadi, kita tetap teman baik.

Terima kasih, Xiukai, karena membiarkanku bertemu Jin Jia'en.

Xiukai, ada seseorang yang benar-benar memerlukanku.

Aku juga memerlukan dia. Maafkan aku.

Jika kau takut Jia'en dibawa pergi, aku bisa memberimu sebuah rencana bagus.

- Jadi dia baru saja pergi untuk membeli ini. - Menikahlah denganku, oke?

Aku bersedia.

Oke.

Episode 12

- Jia'en? - Ini--

Jia'en. Jangan salah paham. Aku--

- Aku dan dia-- - Ini bukan seperti yang kau pikirkan. Kami hanya--

- Kami...Jia'en! - Jia'en!

- Jia'en! - Hei.

Tidakkah kau bilang kalau kau akan melamar Jia'en? Apa yang kau lakukan sekarang?

- Ini kesalahpahaman. - Kesalahpahaman apa?

Aku...Aku begitu gugup, jadi aku--

Halo. Ibu, jangan marah. Maafkan Bos, oke?

Bos seorang lelaki jahat. Mari abaikan dia.

Aku bosmu. Kau pegawaiku. Segala sesuatumu ada di bawah kendaliku.

Itu tidak benar. Aku tuanmu. Kau adalah pelayan, jadi kau harus mendengarkanku.

Kilat! Aku takut kilat!

Jangan takut. Aku disini. Aku akan melindungimu.

Bos.

Jika kau tidak menginginkan orang sebaik Xing Shaotian, maka aku menerimanya saja.

Cincinnya sudah berada dijarimu. Simpan saja.

Jia'en. Jia'en!

Kakak Aili.

Jia'en.

Apa? Apakah kau juga mencoba meyakinkan aku untuk tinggal?

Sama sekali tidak.

Aku bisa membawamu pergi.

Tidak bisa!

Jia'en, biar aku jelaskan. Ini semua kesalahpahaman.

Aku tidak mau mendengar penjelasanmu.

Jia'en.

Xing Shaotian, apa yang sebenarnya kau lakukan?

Jia'en, semuanya benar-benar adalah kesalahpahaman.

Aku meminta Aili untuk membantuku berlatih karena aku terlalu gugup.

_ Betul! - Betul! Itu hanya latihan! - Kesalahpahaman!

Latihan? Aku lihat tadi kau cukup serius.

Aku...

Kau melihat Jimmy.

Jia'en, kau tersenyum.

Aku bukannya tersenyum padamu.

Jia'en.

Apa yang kau perbuat tadi?

Aku pikir aku bisa memanfaatkan kesempatan itu.

Jangan pernah berpikir begitu.

- Akhirnya keluarkan. - Akhirnya!

- Akhirnya. - Akhirnya.

- Berikan padaku. - Hei.

- Kembalikan cincinnya padaku. - Aku tidak mau.

Jika kau tidak kembalikan padaku, bagaimana bisa aku memasangkannya dijarimu?

Betul. Jika kau tidak kembalikan, bagaimana dia bisa memasangkannya dijarimu?

Kenapa aku butuh bantuanmu untuk memakainya?

- Itu betul, mengapa kau perlu memakaikan untuknya? - Apa kau disini menyebabkan masalah? - Apa kau disini menyebabkan masalah?

Tidak benar. Kau harus memakaikannya. Maafkan aku.

Kau dengan jelas tahu apa maksudku.

Aku tidak tahu.

Shaotian, seperti yang kita latihkan baru saja. Katakanlah.

Jia'en...

Aku...Sejak pertama kali aku bertemu denganmu, aku telah...

Mana lembaran curangku? Kenapa aku tidak ingat?

Aku akan menyimpan dengan aman cincin ini dari sekarang. Xing Shaotian.

Selama masa percobaan, jika kinerjamu masih belum bagus, aku akan mengembalikannya kapan saja.

Percobaan--

Oke, aku akan ikuti keinginan Tuan untuk segalanya.

- Ya, Tuan. - Pelayan selalu siap melayanimu.

Tapi, hari ini, aku mau pergi kerumah ayahku.

- Aili, apa itu ok? - Tentu saja tidak apa-apa. Itu awalnyakan rumahmu.

- Kalau begitu, aku antar kau pulang. - Tidak perlu.

Ruofan, bisakah aku merepotkanmu dan mengantarku kesana?

Mampu membawa dua kecantikan pulang kerumah adalah kesenanganku.

Ayah. Minum teh.

Oke.

Hati-hati. Masih panas.

- Ini, Jia'en. - Terima kasih.

Aku tidak berpikir kalau aku akan punya hari ini.

Sebelumnya, selama festival atau Tahun Baru, aku selalu sendirian.

Aku terus berpikir betapa baiknya jika ada keluarga bersamaku.

Sekarang, tidak hanya aku memiliki keluarga, tapi tiba-tiba aku memiliki dua anak perempuan yang cantik dan bijaksana.

Aku sangat bahagia.

Ayah, sekarang kau memiliki kami berdua. Kau tidak akan sendirian lagi.

Mulai sekarang, untuk setiap festival atau tahun baru, kau akan selalu merayakannya dengan kami berdua.

Aili, kenapa kau belum tidur?

Aku belum bisa tidur. Ini.

Ini ponsel lamamu. Aku terus lupa untuk mengembalikannya padamu.

Betul. Terima kasih.

Lihat! Kau biasa suka merebut es krimku.

Itu karena kau mengambil coklatku.

Itu karena kau mengambil stroberiku.

Kau bahkan sebut itu?

Lihat, kita berpakaian seperti kita pasangan.

Lihat, kita begitu dekat dulu bahkan Xiaofei cemburu pada kita.

Maafkan aku, Aili. Mari jangan sebutkan dia.

Sejak kecil, dia selalu baik kepadaku.

Dia selalu berkata dia adalah ksatriaku.

Setelah itu, dia berhutang pada rentenir

dan dipaksa melakukan semua hal-hal itu.

Aku bisa mengerti semuanya.

Karena aku tahu bahwa dia mau memberiku hidup yang lebih baik.

Tapi hanya untuk masalah melukai ayah,

aku tidak bisa memaafkan dia.

Aili.

Itu sudah dimasa lalu. Jangan pikirkan lagi. Oke?

Jia'en.

Terima kasih telah menerimaku lagi.

Aku pasti harus menerimamu lagi. Kau itu seperti keluargaku.

Hari ini, tidur denganku, oke?

Kalau begitu, ayo tidur. Jangan dipikirkan lagi.

Oke.

Sini.

Berapa hari lagi kau pulang?

Jimmy bilang dia sangat kangen kau

Xing Shaotian kau kekanakan. Kau telepon aku malam-malam dan bahkan video.

Jimmy. mamamu bilang aku kekanakan lagi.

Gigit dia. Gigit dia.

Jin Jia'en, Siapa yang tidur di sampingmu?

Bukan urusannmu.

Bilang yang sebenarnya. Siapa dia?!

Aii. dia sudah tidur jadi jagan ganggu dia.

Tapi aku tidak bisa tidur.

Jadi apa yang kau mau?

Aku mau kau disampingku sampai aku tertidur.

Sekarang sudaj malam. Bagaimana aku bisa kembali ke peternakan sekarang?

Untuk itu aku video call.

Selama aku bisa melihatmu dari layar, itu sudah cukup.

Xing Shaotian.

Lapor ke bos, Pelayan Xing Shaotian akan tidur sebentar lagi.

Ok, pelan sedikit.

- Selamat malam - Selamat malam

Berhenti makan kue telur. Berikan aku seluruhnya.

Kita baru beli sup panas. Minumlah.

Iya, kita baru beli. Masih panas dan wangi.

Minumlah sedikit, ok?

o iya, kita lihat seorang wanita mengintip ke sini.

Spertinya dia mau masuk tapi tidak berani.

Hey! ini-

Berhenti sembunyi.

Aku mencium ada kue telur.

Aku telah menjaga ibuku di Rumah sakit selama beberapa tahun terakhir.

Kadang di bangsal, aku lihat

Beberapa sisa kue telur dan bungkusnya

Aku selalu berpikir itu kau.

Meimiao

Aku akhirnya menemukanmu.

Aku tidak pernah lihat wanita berkerut ketika tidur.

Jangan berkerut.

Xing Shaotian.

Kau sedang apa? Kau tidak tidur tapi mencoba untuk cium aku.

Aku kurangi nilainya.

Ok. Kau lepaskan earphonenya. Aku akan benar-benar tidur kali ini.

Selamat malam.

Benarkah wanita cantik ini pacarmu?

Dia bekas pacarku.

Kami sudah berpisah sudah beberapa tahun.

Mungkin dia sudah menikah.

Sebenarnya aku belum menikah.

Tapi... besok aku akan pergi ke notaris.

Apa? Jadi kau akan menikah?

Selamat.

Orang yang akan menikahimu, pasti laki-laki yang beruntung.

Dua orang ini ... satu gagal membuat proposal. yang lain masih percobaan.

Dan tidak tahu kapan pasangannya kembali.

Pasangan yang lain akan meninggalkan dia untuk bersama dengan orang lain hari ini.

Ini seperti "Tidak ada yang tahu sakithatiku"

Tidak. Kita tidak bisa biarkan orang dua ini memburuk seperti ini.

Kau punya ide yang bagus tidak?

Ada. Ayo.

Memory Love (噗通噗通我愛你) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Memory Love (噗通噗通我愛你)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left