The first 200 lines.
SCOTT DARI ATLANTIK
Pagi.
Aku mendayung di Samudra Atlantik hari ini.
Wah. Semoga berhasil.
Astaga, musim itu lagi.
Tak akan ada tempat parkir.
Baiklah.
Jadi, "peluncuran" ini pukul 12.00,
berarti waktunya sempit untuk kembali saat babak penyisihan.
Jadi, setelah dia berubah pikiran, kita kembali ke mobil.
Pertandingan terakhir musim ini. Kau gelisah?
Aku memang agak gelisah. Ya.
Namun, jika tak dapat kartu kuning di pertandingan ini, berarti kami lolos
dari tabel disiplin paling bawah.
Itu empat pertandingan berturutan tanpa berkelahi.
Dan Sabtu kemarin itu pertandingan pertama
wasit tak harus bersembunyi di mobil pada paruh waktu.
Jujur saja,
aku sangat bangga dengan regu ini.
Ayo buat daftar putar perjalanan-darat campuran-dayung-Samudra-Atlantik.
Ya.
Kita tiba di pantai empat menit lagi.
Tidak, tak apa. Kompilasi itu yang terbaik.
- Billy Ocean. - "(Sitting On) the Dock of the Bay."
- Ya. - "Sail Away."
Tidak, itu salah karena itu tentang berlayar, bukan mendayung.
- The Cure! Ya! - Apa hubungannya?
Karena mereka grup musik wave baru dan ombak ada di lautan.
The Lighthouse Family.
Ya! Itu bagus.
Apa kau sudah dikirim surel tentang hasil ujianmu?
Belum.
Entah itu masuk ke mana.
"Surfin' in the USA."
Lautannya salah, Jase, jika kau tak menganggap ini serius maka...
SMA KINGSBROOK HASIL GCSE ANDA
...kau kulempar ke laut.
Bajumu terlalu bagus untuk ini.
Aku belum pernah menghadiri peluncuran perahu.
Kini kau akan melakukannya.
Apa semua bisa berhenti mengatakan seperti ini asli?
Hanya Scott yang terapung di perahu karet.
Jelas, suamiku usia 50 tahun, yang harus mengatur tubuhnya sebelum batuk
agar punggungnya tak sakit, tak akan mendayung di Atlantik.
Aku beli sampanye dan spanduk.
Tahukah kau?
Jika orang tak begitu cepat membuat spanduk,
maka hal seperti ini tak akan terus terjadi.
Lagi pula, aku menemukan tiket yang dia belikan untuk kami
untuk menonton Ed Sheeran di Wembley, bulan September.
Dia tak berniat ada di tengah Atlantik. Bisa kujamin itu.
Pagi.
Apa yang dia lakukan?
Apa berarti kau punya tiket lebih untuk Ed Sheeran?
Mereka beri veto untuk piringan hitam...
Maaf, Freddy. Biarkan kami bicara berdua.
Kemarilah.
Scott, siapa mereka?
Sponsor Amerika-ku mempekerjakan mereka untuk, untuk persiapan akhir.
- Kau dapat sponsor Amerika? - Ada. Ya.
Sebenarnya praktis ada orang delapan jam di belakangku.
Berarti ada orang yang terjaga saat teror malam.
Kau pikir teror malam bukan pertanda
ini sudah keterlaluan?
Tak ada yang pernah mencapai apa pun tanpa beberapa teror malam.
Scott, yang benar saja.
Maksudku,
kuakui kau melakukan ini lebih jauh dari biasanya, tetapi...
Kita tahu kau tak akan melakukan ini.
Aku benci untuk tak setuju denganmu, tetapi dalam pikiranku, aku sudah di laut.
Aku punya sesuatu untukmu.
Aku tak akan ada untuk ulang tahunmu, tentu,
jadi aku ingin kau menerima ini sekarang.
Kupikir mungkin kau bisa mengajak Nikki.
Mungkin sudah saatnya berbaikan dengannya
atau setidaknya meredakan drama kalian.
Tak ada drama, Scott. Kami cuma tak bicara.
Hanya saja, kurasa kau akan membutuhkannya, saat aku tak ada.
Scott...
Hei.
Hei. Ada apa denganmu?
Seharusnya kau cuma melatihnya beberapa pekan
lalu kehilangan minat seperti biasanya.
Bisa kukatakan apa lagi? Aku berkembang.
Itu sangat menyebalkan dan mungkin akan membunuh abang iparku.
Dia agak mengilhamiku untuk bertindak melampaui yang menurutku mungkin.
Ya ampun... Jangan kau juga. Kau...
Apa... Tidak.
Kuajak guru Pilates-ku berkencan.
Dia menolak, setidaknya aku tak harus les lagi.
- Baiklah. - Aku bisa.
Belum bisa.
SPONSORI DIA DI SINI
Tunggu, Kawan. Tunggu di sana. Akan kubantu.
Tak apa. Aku bisa...
Dia akan baik-baik saja.
Tidak.
Apa itu teman wanita lagi?
Ya. Seusiaku bisa lima wanita untuk tiap pria,
jadi, selama kita bisa berpakaian sendiri dan tak mengompol.
Dan meningkat dengan yang ada di panti wreda,
bahkan itu bisa dimaklumi.
Selama kita minta maaf.
Lihat itu. Itu indah.
Princess, apa hasil ujianmu masih belum diterima?
Sudah kukatakan, belum.
Tetaplah segarkan surelmu.
Ya.
Aku tak percaya mereka masih tak bicara.
Aku suka. Aku jadi perantaranya.
Bertahun-tahun mereka tak bicara sebanyak itu kepadaku.
Ada kabin depan, peralatan dan... Astaga.
Lihat ukuran keliti itu.
Itu membuatku heran, sungguh,
padahal kuperkirakan itu besar.
Ya. Vic, kita bisa bicara?
Baiklah.
Debbie mau kehidupan seks.
Aku tak keberatan, tetapi dia ingin itu denganku.
Dan kau tak mau?
Maksudku, berkeliaran setengah bugil, itu tak realistis seusiaku.
Aku pensiunan.
Aku tak mampu membayar pemanas semahal itu.
Juga,
aku tak mau dia tidur di kasur.
Sandra wafat di sofa,
tetapi masih ada bentuk tubuhnya di kasur busa memori.
Jika ada orang lain yang tidur di sana, dia lenyap.
Dia akan terhapus.
Sebelum kau membuat keputusan, pikirkanlah tentang
hal-hal yang kausukai saat meluangkan waktu dengannya.
Bawa semua jaket pelampung, ya? Baik.
Mungkin dia akan baik-baik saja.
Kau mengajarinya dengan baik.
Kau pendayung. Seharusnya kau tahu.
Sebenarnya, aku hanya sekretaris sosial di klub dayung.
Aku tak diizinkan mendayung.
Apa?
Peningkatan besar untukku.
Kau baik-baik saja. Benar. Begitu. Pelan-pelan.
Ya ampun.
Kau baik-baik saja?
Apa cuma aku orang waras yang menganggap ini gila?
Maksudku, apa kita akan membiarkan ini?
Orang-orang melakukannya.
Hal yang membuat cemas tak pernah menjadi hal yang memberi masalah.
Itu terlalu mudah ditebak.
Pria yang mendayung di laut, dia tak apa.
Pria yang menyetir pulang dari peluncuran, menyiulkan lagu,
dialah yang harus kaucemaskan.
Juga, musim ini cerah di Atlantik.
Bagaimana kau tahu?
Aku melakukan penelitian, aku unduh aplikasi.
Lihat.
Kau mengunduh aplikasi?
Yang harus diwaspadai adalah tekanan permukaan penyebab udara dingin
yang bercampur dengan air hangat.
Itu membuat kabut.
Tetapi musim panas ini bagus.
Ada notifikasi untuk pembaruan.
Kau mengunduh aplikasi dan pasang notifikasi?
Astaga, aku merindukanmu.
Nikki...
Maaf aku tak memberi tahu tentang Princess.
Tak apa.
Kehidupanku penuh hal-hal yang andai tak kuketahui.
Baik. Cukup.
DAYUNG SCOTT DAYUNG
Hei, sedang apa kau?
Karen!
Ini bodoh!
- Karen! - Karen!
- Kau tak boleh pergi! - Sedang apa kau?
- Tidak! - Hei.
- Tunggu. Baik. - Lepaskan!
Ini salahku. Aku tak pernah menghargaimu
dan kini kau merasa harus lakukan ini agar layak untuk sesuatu.
Bukan itu alasanku melakukannya, dan kau menghargaiku.
Tidak begitu.
Kadang saat kau mulai bercerita,
kau bertanya apa kau pernah ceritakan dan kataku ya, walaupun belum,
karena aku tak peduli untuk mendengarkan.
Kini
aku sungguh takut kau serius soal ini
dan kau akan melakukannya. Dan aku...
- aku sungguh takut! - Tidak.
Jangan pukuli perahunya lagi. Itu agar air tak masuk.
Aku tahu aku tak mendukung upayamu tentang perubahan iklim
- seperti seharusnya... - Bukan cuma soal itu.
Begini,
ini tak bisa menjadi hal lain yang nyaris kulakukan, ya?
Aku tak bisa nyaris melakukan hal paling hebat yang pernah kulakukan.
Ini tak bisa begitu. Aku...
Ini tak bisa kuabaikan.
Aku merasa akan terjadi peristiwa buruk terhadapmu. Aku tahu.
Kurasa kau akan mati.
Karen.
Aku minta kau tetap di sini.
Orang yang mencintaimu memintamu tetap di sini.
Namun, ada perubahan rencana kecil.
No comments yet. Be the first to leave one.