The first 200 lines.
Mereka berkata bahwa sejarah adalah...
yang kau lihat sepanjang perjalanan hidupmu,
tapi aku tidak menemukannya.
"Musim paceklik melanda wilayah Tsugaru di daerah Genna,"
"Genroku, Horeki, Tenmei, dan Tempo, menyebabkan kelaparan massal."
"Musim Paceklik Genna disebabkan embun beku yang hebat di bulan Agustus."
"Kegagalan panen disebabkan oleh cuaca yang dingin."
"Angin barat laut, yang bertiup dari musim hujan ke musim kemarau,
"membuat wilayahnya menjadi sangat dingin."
"Daerah tersebut merupakan jalan air utama wilayah tersebut,"
"350 tahun setelah daerah tersebut dibangun."
"Ratusan libu orang meninggal selama Musim Paceklik Genroku... "
Soma, aku tidak bisa mendengarmu!
"Selama Musim Paceklik Tenmei, "
"tiga puluh lima libu keluarga mati kelaparan."
"Seratus dua libu kelaparan,"
"dan lebih dari tiga libu mati karena penyakit."
"Selama Musim Paceklik Tempo,"
"Menurut Catatan sejarah Prefegdur Aomori, setelah memakan hewan ternak mereka,"
"banyak orang membunuh orang tua mereka dan memakan anak mereka."
Baik.
Ketika Soma membaca nyaring, itu terdengar seperti musik klasik.
Lebih mirip dengan Beethoven atau Schubert, Pak?
Mozart.
Cinta datang pertama.
Jatuh cinta belakangan.
Apa maksudmu?
- Dalam cinta, kau cepat tertinggal. - Iya.
Tidak.
Benarkah?
Bahkan si jenius Sato jatuh cinta, kalian tahu?
- Dengan siapa? - Tidakkah kalian tahu?
Wakil ketua klub bisbol.
Tidak mungkin!
Benar. Sebelum ujian, dia...
Sampai jumpa.
Sampai jumpa besok, Soma.
- Semangat untuk klubmu. - Terima kasih.
Mau pergi ke kafe?
Yang mana?
Yang pernah kita datangi.
Sebentar lagi kita akan sampai di Itanayagi. Pintu sebelah kanan akan dibuka.
Itanayagi. Stasiun Itanayagi.
Sampai jumpa.
Kepada anak-anak yang baru pulang,
apakah hari kalian memuaskan?
Berhati-hatilah di jalan pulang,
dan jangan sampai kecelakaan.
Kamy miskin, jady Ayah selalu pergiy bekerjha .
Saad Ayah pulng, dia memotng jumbo kamy brenam.
Dia memotng jumbo kamy satu pr satu di lapngan.
Qupikir jika jumboqu tumbuh lagy, Ayah akan pulang dan memotngnya.
Adig laki-lakiku brkata bahwa jumboku tumbuh panjng...
Saya sedang berbicara dengan kakak laki-laki saya bahwa rambut saya tumbuh dengan cepat.
Sedelah idu, adik lagi-lagiku...
Aku tahu apa artinya jumbo .
Iya, artinya "rambut".
Tapi kenapa disebut jumbo ?
Dialek Tsugaru merupakan campuran dari dialek lain, mungkin bahasa Inggris?
Tidak, tidak mungkin.
Aku butuh 30 tahun untuk memahami aksen itu.
Eh? Profesor, bukankah Profesor lahir di Aomori?
Bukan, di Tokyo.
Sampai sekarang, aku tidak paham beberapa kata dialek Tsugaru.
Makanlah.
Terlalu cepat. Baru pukul 4 sore.
Anak muda pasti lapar.
Aku lapar.
Lapar!
Lapar! Lapar!
Iya, aku juga.
Baik, mari makan.
- Oh, kau sudah pulang. - Selamat datang.
Halo.
Mau makan bersama kami?
Tidak.
Kalian tahu terbuat dari kayu apa shamisen Tsugaru itu?
Aku tidak tahu.
Dari kayu bernama cendana merah.
Cendana merah?
Iya, kayu yang sangat keras.
- Apa itu Ito? - Iya, itu Ito.
Iya, dia memenangkan penghargaan khusus di Kejuaraan Prefektur tahun lalu.
- Wah! - Dia terlihat menggemaskan!
Apakah Profesor bermain juga?
Ito!
Ada apa?
Dia sangat pemalu.
Mau pergi ke mana kau?
Ke rumah teman.
Di mana?
Makan ini.
Makanlah!
Bawalah.
Aku tidak mau.
Ayah.
Nenek.
Ibu.
Ito.
Mau?
Tidak.
Apa itu?
Ayah membelinya untuk membantu Nenek.
Sangat membantu.
Ito, lihat ini!
Berhenti!
Kau lihat?
Jalan!
Kau lihat? Canggih, 'kan?
Apa lagi yang akan mereka buat?
Berisik.
Makanlah.
Ito, ayo bermain shamisen bersama.
- Aku sibuk. - Sibuk?
Perlihatkan tanganmu. Perlihatkan!
Duh, kau lihat?
Lihat.
Kau tidak berlatih, jadi alur kukumu menghilang.
Kenapa kau tidak berlatih?
- Aku terlihat seperti orang bodoh. - Eh?
Ketika aku bermain shamisen.
Kaki terbuka, gigiku bergetar seperti itu.
Aku terlihat seperti orang bodoh.
Kau bilang kau seperti orang bodoh, tapi kau bisa memainkannya dengan mata tertutup.
Itu hebat!
Kau tahu?
Bermainlah bersamanya sesekali.
Suara nenek dan suaraku berbeda. Sulit untuk bermain bersamanya.
Punya suara sendiri itu bagus. Ekspresikan dirimu.
Untuk apa?
Berkomunikasi.
Kau tidak pandai berkata-kata, jadi berkomunikasilah dengan musik.
"Kappare!"
Ayah berusaha menyemangatiku? Keppare bukan "kappare".
Penyedot debu itu lebih patuh daripada kau.
Kalau Ayah mampu membelinya, beri aku sejumlah uang.
Kau mau beli apa?
- Sepatu. - Kau punya sepatu.
Sepatunya berlubang.
- Kalau begitu, perbaiki sepatunya. - Dasar profesor pelit!
Keuangan universitas itu ketat. Resesinya semakin buruk.
"Beri tahu aku apa yang ingin kau tahu."
Aku tidak mau tahu.
"Ak U tidag moo tahu."
"Lowongan pekerjaan di Aomori"
"Entri data bank: Tidak ada lembur! Restoran: Dicari staf yang ceria!"
"Staf dapur, dicari barista. Dicari staf penjualan."
"Kafe Pelayan Tsugaru Selamat datang, Tuan!"
1.150 yen per jam?
"Pekerjaan paruh waktu"
"Anak SMA diperbolehkan"
Aomori.
"Silakan menelepon untuk mendaftar"
Terima kasih sudah menelepon.
Kafe Pelayan Tsugaru, ini dengan Pelayan Tomo.
Adakah yang bisa saya bantu?
Tentang pekerjaan paruh waktunya...
Bisakah Anda ulangi?
Pekerjaan paruh waktu.
Oh, pekerjaan paruh waktu!
Mohon tunggu sebentar, Nyonya.
Ito Soma. Aku seorang siswa SMA.
Bisakah kau mendapatkan izin dari sekolah dan orang tuamu?
Iya.
Kau tinggal di Kota Aomori?
Bukan, di Kota Itayanagi.
Apa ukuran bajumu? S, M, L, LL?
Hm, L...
L... LL.
L?
LL?
Kota Aomori, kiri bawah.
Eh? Lewat mana?
Eh?
Lautnya ke utara, jadi...
Lewat sini?
Aku tidak tahu!
Keluar dari Stasiun Aomori, kemudian lurus terus.
Sepanjang Jalan Shinmachi.
Lurus.
Lurus terus.
Perempatan Jalan.
Lewat mana?
Toko Sepatu Migami?
Aku tidak tahu.
Kafe Pelayan Tsugaru.
Tidak ada di sini!
"Kafe Pelayan Tsugaru"
Ini dia!
Selamat pagi.
Kau Ito sesuatu, 'kan? Anak baru.
Ito sesuatu.
Kemari.
Pai apel hari ini. 40 buah.
Akan ku taruh di kulkas.
Terima kasih.
Selamat pagi. Namaku Kudo.
Aku kembali ke Aomori dari Tokyo. Aku pelayan di sini.
Sachiko di sini akan memberimu pelatihan.
Sachiko Kasai, selamanya 22 tahun.
No comments yet. Be the first to leave one.