Release info

Memory Love episode 11
A Commentary by linlin86
99%

Tags

other
Published on: 2017-11-03
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 188 lines.

Episode 11

Fakta bahwa kami berdua saudara kandung, tak dapat kau ubah.

Aku ingat semuanya.

Tapi aku merasa sangat bingung sekarang.

Semua kenangan muncul kembali pada saat bersamaan.

Ini putriku. Ada tanda lahir berbentuk bulan sabit di belakang telinganya.

Aku membunuh Jin Dazheng!

Jangan bergerak! Letakkan senjatamu!

Kau satu-satunya wanita yang kucintai dalam hidup ini.

Xiaofei!

Sebelum kau menemukan ayahku, aku takkan memaafkanmu!

Minum air dulu.

Kenapa kau tidak

beritahu aku bahwa Jin Dazheng itu ayahmu

dan bahwa kau Jin Jia'en yang asli?

Kenapa kau menghadapi kenangan menyakitkan ini sendirian?

Ketika aku menyadari bahwa aku Jin Jia'en yang asli,

aku tidak tahu bagaimana menjelaskannya.

Segalanya terlihat begitu mengerikan.

Kalau aku mengatakannya,

aku akan kehilangan sahabat terbaikku di dunia.

Bukankah dia sahabat baikku?

Tapi aku...

Aku tak bisa mengatasi... Aku tak bisa membayangkan

bahwa tak satupun perasaannku kepadaku itu sungguhan.

Kenapa?

Kami tumbuh besar bersama di panti asuhan. Kami begitu dekat.

Bahkan meskipun aku kehilangan ingatan,

aku masih bisa merasa

ada perasaan sayang yang dalam di antara kami.

Aku melihatnya

menyelamatkan ayahku tanpa mempedulikan keselamatannya sendiri.

Aku sungguh tersentuh.

Jadi aku memutuskan untuk memaafkannya dan menutupi kebenaran.

Pada akhirnya, ayahkulah orang yang dicelakai.

Jangan kecewa. Tangannya bereaksi.

Ini pertanda baik. Dia mungkin bisa bangun.

Terima kasih.

Sama-sama.

Apa ada orang baru di ranjang sebelah?

Ya. Dia tidak sadarkan diri ketika diantar kemari.

Tidak ada kartu identitas padanya.

Kami tak bisa memberitahu keluarganya sampai polisi selesai dengan investigasi mereka.

Selamat Ulang Tahun.

Kalung ini sama dengan milik Jia'en.

Benar. Kau bersahabat baik dengan Jia'en.

Kau begitu ditakdirkan denganku.

Terkadang aku berharap kau adalah putriku.

Ayah.

Aku benar-benar menyesalinya.

Aku tidak bisa memiiliki kesempatan memanggilmu "Ayah" sekalipun.

Aku sebenarnya anak kandungmu.

Aili!

Sini, sini!

Di dalam.

Ayah!

Ayah!

Maaf aku terlambat datang!

Aku seharusnya bersamamu lebih awal.

Semua ini salahku.

Aku sebenarnya putrimu, Jia'en.

Aku Jia'en. Bisakah kau membuka matamu untuk memandangku?

Ayah! Ini semua salahku!

Paman Jin akan baik-baik saja.

Percaya padanya. Dia akan segera bangun.

Jangan sedih.

Tidak, ini salahku.

Ayah, terima kasih.

Terima kasih untuk tetap hidup.

Mari kuperkenalkan pada semuanya

putriku tersayang, Jin Jia'en.

Aili, kau sudah menemukan ayahmu.

Kelak, jika kau menemui kesulitan, beritahu aku.

Aku harus pulang ke mana sekarang?

Ayah, aku harus bagaimana?

Sepertinya aku tidak memiliki tempat untuk pulang.

Waktu itu saat kita berkemah, kau juga memijak Paman Jin seperti ini.

Iya.

Aku bahkan tidak mengenali ayahku sendiri.

Itu buruk, ya?

Segalanya ada rencana masing-masing. Bukan salahmu.

Saat aku kecil, aku sering bertanya pada ibuku

di mana ayah berada.

Ibuku bilang padaku ayahku berada di tempat yang jauh,

bukan karena dia tidak menginginkanmu.

Jadi waktu itu aku berpikir,

tak peduli dia di mana, suatu hari

aku akan menemukannya dan bilang padanya, "Ayah, apa kau masih ingat bahwa kau punya putri?"

"Dia sangat merindukanmu."

Akhirnya aku menemukanmu.

Tapi...

Kau belum tidur semalaman. Tubuhmu tak bisa mengatasinya.

Kenapa kau tidak tidur di luar dan beristirahat sebentar?

Jika Paman Jin bangun, aku akan memanggilmu, ya?

Aku tak mau.

Aku ingin orang pertama yang dia lihat saat bangun adalah aku.

Nona Jin, kamar pribadi yang kalian minta sekarang kosong.

Kau perlu mengisi formulirnya.

Terima kasih.

Ayo.

Maaf, tunggu sebentar.

Ya, ini kamar pribadi dari nomor 5...

Pa.

Aku di sini melihatmu.

Hari ini, aku harus katakan sendiri kalau

sebenarnya,

Aku sebenarnya bukan anakmu.

Aku bukan Jin Jia'en.

Aku Zhao Aili.

Saat itu Xiaofei dan aku

tidak punya pilihan karena hutang besar.

Aku tidak tahu harus berbuat apa.

Jadi kami menggunakan identitas Jia'en.

dan mengelabui semua orang.

Pa, aku minta maaf.

Aku yang membuat kalian anak dan ayah terpisah.

Mohon maafkan aku.

Mungkin ini terakhir kali.

Bisakah aku tetap disampingmu, pa?

tahun ini, hidup bersamamu,

Aku benar-benar bahagia.

ketika aku masih muda, aku selalu berharap seperti anak lain.

dan punya papa dan mama.

jadi papa.

bisakah aku panggil papa terakhir kali?

Aku tidak akan mengambil apa yang kau berikan.

tapi

kalung yang kau beri,

bisakah aku simpan sendiri?

karena buatku, ini benar-benar

kenangan yang sangat penting.

walau tertulis Jia'en disitu,

itu akan mengingatkanku

atas hari-hari bahagia yang kucuri.

tapi didalamnya ada cintamu padaku.

pa.

Aku pergi sekarang.

Jaga diri.

Ah! Pa, kau bangun?

Pa, kau bangun.

Aili.

Aku telah mengetahuinya.

Tidak peduli kau panggil apa.

Aili.

atau Jia'en.

aku telah memperlakukanmu seperti anakku sendiri sudah lama.

Jangan pergi.

Tinggallah bersama papa.

papa, aku minta maaf.

Pa, aku minta maaf.

Lupakan yang terjadi di masa lalu.

Kita bisa ulang kembali dari awal.

Jia'en.

Pa.

Jia'en aku minta maaf.

Aili.

Apapun yang terjadi.

Kita akan selalu berteman baik.

Saudara terbaik.

Pa.

Anankku.

- Pa -Anakku.

Pa.

Anakku.

Suasananya sangat bagus.

Iya, ini sangat mirip dengan peternakan yang aku dan mama lihat di Australia.

Hanya di sini lebih kecil, tapi penuh dengan kemanusiaan.

Aku tahu kau tinggal dengan baik di sini.

Apa kau tidak terpikir untuk tinggal denganku.

Pa, aku masih mau tinggal di sini.

Mengapa?

Sebelum aku ingat semuanya,

Aku telah memutuskan untuk menjadikan ini sebagai rumah selamanya.

juga orang-orang disini sangat baik terhadapku.

Walau saya menemukanmu sekarang, aku masih tidak mau melepaskan keluargaku di sini.

Lalu kau tidak mau papa?

Bagaimana bisa? Papa, kenapa berpikir begitu?

Usaha Papa dan kakek.

Harus kau ambil alih cepat atau lambat.

tapi, pa, aku mau tinggal di sini dan belajar bagaimana membuat kue.

Tinggal di sini sangat nyaman.

Aku pikir jika Aili tinggal bersamamu dan menjagamu, bukankah itu bagus?

dan Aili mengurus M hotel sangat baik.

Dibandingkan denganku, dia lebih baik untukmu.

Kau masih berpikir untuk orang lain.

Tentu saja. Aili sudah seperti saudara kandungku.

Tapi aku,

Tapi aku enggan.

Memory Love (噗通噗通我愛你) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Memory Love (噗通噗通我愛你)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left