The first 184 lines.
Kalian sungguh bodoh.
Bodoh?
Akiyama, kau sungguh mau melawan Kantor LGT?
Benar.
Ternyata kau tak secerdas itu.
Kau yang bodoh!
Sebagai pihak kalah, kau banyak omong.
Kalian bilang aku membuat kekeliruan besar.
Benar, 'kan?
Pada kenyataannya, kaulah yang gagal melihat
kekeliruan fatalmu sendiri.
Akan kuumumkan jumlah uang yang diterima setiap pemain.
PROVOKASI
Mari mulai dengan Sisi Siang.
NAO KANZAKI 102.093.000
SHINICHI AKIYAMA 422.093.000
HIROTO KITAMURA 472.093.000
TERUYUKI EDA 472.093.000
Kita melebihi mereka.
Sayang, bayaran kita harus dipakai
untuk menyelamatkan tiga orang Sisi Malam yang membantu kita.
Berikutnya, Sisi Malam.
YUSUKE SHIBAYAMA 160.000.000
KOTA AKAGI 120.000.000
HIROSHI HASEGAWA 220.000.000
Apa kekeliruan Pak Akiyama?
Total utang ketiga pemain yang membantu Sisi Siang adalah 700 juta.
Jumlah itu bisa kami lunaskan jika kami berdua memakai uang kami.
AKIRA TSUMURA - 249.995.000 TATSUJI WADA - 120.000.000
MAKOTO MURATA 100.000.000
Akhirnya kau sadar.
NORIHIKO YOKOYA 1.030.550.000
-Apa-apaan ini? -Lebih dari satu miliar?
Aku paham sekarang.
Apa?
Di hari ketiga,
Yokoya memaksa menjadi inspektur dan penyelundup
sampai akhir permainan.
Menurut kalian apa alasannya?
Demi mencegah pengkhianatan lain dari anggota Sisi Malam, 'kan?
Salah. Itu bukan tujuan utamanya.
Tujuannya adalah menyetor seluruhnya ke rekening penampungannya.
Yokoya sudah merasakannya.
Meski kemenangan kita tampak jelas, dia curiga
bahwa ada sesuatu yang luput.
Di hari terakhir,
dia mengambil langkah demi mengamankan asetnya untuk berjaga-jaga.
NORIHIKO YOKOYA 1.030.550.000
Ingat apa kata Yokoya.
Saat giliran kita menyelundup, kita ambil 100 juta,
setor ke ATM Sisi Siang, lalu segera tarik kembali.
Dengan itu, 100 juta itu akan jadi milik ATM Sisi Siang.
Lalu kenapa?
Yokoya memindahkan asetnya dengan kartunya sendiri.
Dengan kata lain,
hak milik atas uang itu berpindah kepadanya.
Dia bisa memindahkan semua selundupannya ke rekeningnya sendiri.
Pada akhirnya, hanya Yokoya yang memperoleh uang.
Siapa pemenangnya sekarang, Akiyama?
Ya, Sisi Siang berhasil meraih titik impas dan meninggalkan permainan.
Tapi itu juga berarti bahwa mereka tak mendapatkan apa pun.
Ini berlaku bagi tiga pengkhianat dari sisi kami.
Dari 18 pemain permainan ini,
hanya aku yang menang banyak.
Akiyama, kau menyatakan bahwa musuh kita sesungguhnya
adalah Kantor LGT.
Tapi ada kontradiksi di logikamu.
Liar Game adalah permainan jumlah nol.
Berarti, Kantor LGT tak menerima uang
jika setiap pemain bekerja sama meraih titik impas
dan tak ada yang keluar.
Dari sudut pandang Kantor LGT, itulah hal terburuk yang dapat terjadi.
Di sisi lain, hal terbaik bagi mereka
adalah pemenang tunggal dengan kemenangan besar
dengan banyak orang kalah.
Ini karena biaya yang dibayar oleh pemenang untuk keluar Liar Game
adalah sumber tunggal keuntungan Kantor LGT.
Jika Kantor LGT adalah musuhnya,
maka seharusnya kalian mencegahku memperoleh uang.
Anggota Sisi Malam yang utangnya bertambah karena permainan ini,
pria yang mendorong kalian pada situasi nahas ini
adalah dia yang keliru menegakkan keadilan dan membantu Kantor LGT,
Akiyama!
Yokoya ini… Dia kalah dalam permainan.
Tapi dia sungguh memutarbalikkan situasi, seolah-olah dia menang.
Yang logikanya berkontradiksi adalah kau, Pak Yokoya.
Sesuai dugaanku, kau bukan pemenang.
Bagian mana dari logikaku yang berkontradiksi?
Bagian mana dari diriku yang kalah?
Ingat percakapan kita saat pertama bertemu di ruang interogasi?
Biar kujelaskan arti sesungguhnya dari permainan ini.
Ini soal kontrol.
Pak Yokoya, memang pada akhirnya kau memperoleh uang.
Tapi apa itu sungguh karena kau memegang kontrol?
Bagiku, kau hanya berbuat curang demi uang orang lain.
Tak hanya itu, tiga orangmu berkhianat.
Kau lihat bagaimana kontrolmu tak lagi tampak meyakinkan?
Mereka yang setia padamu rugi,
sementara yang berkhianat malah selamat.
Jadi, siapa yang percaya bahwa hal terpenting di permainan ini
adalah kontrol?
Aku mengatakan hal ini padamu di pertemuan pertama kita.
Jika semua orang bisa mengesampingkan hasrat egois mereka,
semuanya bisa selamat.
Liar Game adalah permainan yang membuat kita menyadari ini.
Paling tidak, aku teguh pada perkataanku.
Setiap orang di Sisi Siang memilih untuk saling menyelamatkan.
Dan apa yang terjadi?
Mereka yang setuju denganku selamat.
Singkatnya, kau menang secara pendapatan.
Di permainan melawanku, kau kalah.
Semua orang selamat?
Kau salah.
Kau dan Akiyama, dua pemain kunci, kini tenggelam dalam utang!
Kalian tak selamat sama sekali!
Di Liar Game, setiap pemain yang keluar membebani orang lain dengan utang.
Prinsip mulia kalian runtuh
setelah aku keluar Liar Game.
Tak kusangka kau orang yang terpaku pada prinsipmu sendiri, Pak Yokoya.
Di permainan jumlah nol,
setiap keuntunganmu berarti defisit orang lain.
Tapi ada cara memutarbalikkan ini.
Cara apa itu?
Apa gunanya memberitahumu?
Kau akan keluar dan meninggalkan permainan.
Pada akhirnya, Pak Akiyama dan aku akan mencari jalan keluar dari utang.
Dan kalian semua juga, jangan cemas.
Kami akan menyelamatkan kalian semua.
Pokoknya, Pak Yokoya, kesimpulan dari permainan ini,
kami menang karena kami sangat percaya akan diri kami.
Kau hanya ingin untung sendiri.
Kau terpaku pada tujuanmu yang picik,
yaitu percaya akan kontrol,
dan meninggalkan prinsipmu.
Itulah kenapa kau kalah.
Permainan Penyelundupan telah berakhir.
Mohon menuju ke konter untuk mendaftarkan hasil kalian.
Tunggu, Yokoya.
Kau tak mau meminta maaf?
Teganya kau membebani kami dengan utang!
-Terima kasih. -Apa?
Terima kasih sudah menceramahinya.
Tak masalah.
Jadi, bagaimana?
Bagaimana cara memutarbalikkan logika permainan jumlah nol?
Oh, itu? Aku berbohong. Itu pura-pura.
Aku tersadar akan sesuatu saat mengamati Pak Yokoya.
Dia sangat congkak.
Jadi, aku sengaja mengutarakan hal-hal yang membuatnya kesal.
Kalah adalah satu hal yang jelas takkan dia akui.
PENAMPUNGAN - ATM SISI MALAM - SISI SIANG
Tak diragukan lagi, dia akan kembali ke Liar Game.
Jika kita bisa menghadapinya di permainan lain dan merebut uangnya,
kita bisa menyelamatkan lebih banyak orang lagi.
Apa yang lucu?
Kau jadi lebih kuat.
Kali ini kau sungguh menyelamatkanku.
Aku tak bisa membalas perkataannya.
Menurutmu kenapa?
Karena Yokoya benar.
Dia benar.
Kukatakan bahwa musuh kita adalah Kantor LGT.
Jadi, seharusnya aku mencegahnya memperoleh uang.
Tak ada jalan lain.
Dia menambah saldo rekening banknya tanpa sepengetahuan orang lain.
Tidak, aku sudah curiga.
Aku sudah curiga dia memindahkan uang ke rekening pribadinya.
Tapi aku tak menghentikannya.
Satu kesalahan saja, strategi kita bisa terkuak.
Dan jika kita nekat bertaruh,
kita bisa kehilangan seluruh uang kita.
Aku membiarkannya.
Belum lagi, saat aku merekrut tiga pemain dari Sisi Malam,
kukatakan bahwa ikatan merekalah yang menghancurkan kontrol Yokoya.
Tapi itu bohong.
Kurekrut tiga orang, agar jika salah satu bertindak mencurigakan,
dua lainnya akan menghentikannya.
Itu adalah cara agar tiga orang saling memeriksa.
Aku hanya memanfaatkan mereka.
Aku dan Yokoya pada dasarnya sama.
Kau salah.
Kau tak seperti dia, Pak Akiyama.
Pak Akiyama, kau…
Itu pertama kalinya aku melihat sisi gelap Pak Akiyama.
No comments yet. Be the first to leave one.