Black Swan

Black Swan

Download Indonesian Subtitle

Release info

Black Swan 2010 1080p BluRay DTS x264-CtrlHD
A Commentary by edoe
Netflix retail for BluRay Pahe

Tags

BluRay
x264
1080
TS
HD
Published on: 2020-07-01
Downloads: 380
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku bermimpi sangat aneh semalam.

Aku menari sebagai White Swan.

Tapi tariannya berbeda. Itu lebih seperti tarian Bolshoi.

Aku menarikan prolognya, saat Rothbart mengucapkan mantranya.

Lihat betapa merah mudanya! Sangat cantik.

Cantik!

Suasana hatimu sedang baik.

Leroy berjanji lebih sering menampilkanku.

Sudah seharusnya. Kau menari sudah cukup lama di sana.

Dan kau paling berdedikasi di sanggar itu.

Angkat.

Apa itu?

- Apa? - Itu.

Bukan apa-apa.

Yakin tak mau Ibu ikut denganmu?

Kau gadis yang baik.

Ini kereta Downtown 1 ke South Ferry.

Perhentian berikut, 72nd Street.

Jaga jarak dari pintu.

TARIAN-TARIAN KLASIK GAYA BARU MUSIM BARU

Kau sudah lihat Beth hari ini? Aku tak percaya dia kembali.

Tentu saja dia kembali.

Apa dia tak menangkap isyaratnya?

Sanggar ini bangkrut. Tak ada yang mau menonton dia lagi.

Tak ada yang mau menonton balet lagi, titik.

Salah. Kudengar The Royal alami musim terbaiknya.

Leroy hanya perlu mencoba sesuatu yang baru, itu saja.

Bukan, seseorang yang baru.

Misalnya siapa?

Misalnya...yang tidak menjelang menopause.

Menyedihkan.

Apa yang menyedihkan?

Beth penari yang luar biasa.

Ya, nenekku juga begitu.

Fonteyn menari di usia 50-an.

Ya, kami tahu.

Buat penari tunggal?

Bagus!

Perhentianku terlewat.

Aku harus berjalan dari 79th Street.

- Siapa dia? - Anak baru dari San Francisco.

Baiklah.

Angkat, dua, tiga, empat.

Bagus, satu...

Dua, tiga, empat, angkat...

Indah seperti biasa, Nina.

Santai saja.

Satu, dua, tiga, empat, dan...

Berhenti, John. Sebentar.

Baik, ambil posisi.

Satu, dua, tiga, angkat.

Satu, dua, tiga, empat...

- Apa kabar, Sayang? - Baik, terima kasih.

Semua tahu ceritanya.

Gadis suci, murni, dan baik

terjebak di dalam tubuh angsa.

Dia menginginkan kebebasan,

tapi hanya cinta sejati yang bisa hapus mantranya.

Keinginannya nyaris terkabul

dalam bentuk seorang pangeran.

Tapi sebelum sang pangeran menyatakan cintanya,

kembaran yang bergairah,

Black Swan,

menipu dan menggodanya.

Dengan hati hancur,

White Swan

melompat dari tebing,

bunuh diri,

dan dalam kematian

menemukan kebebasan.

- Selamat pagi, Semuanya. - Selamat pagi.

Kita buka musim kita dengan Swan Lake.

Sangat sering dimainkan, aku tahu.

Tapi tidak seperti ini.

Kita ubah

menjadikannya dalam

dan nyata.

Produksi baru membutuhkan Swan Queen baru.

Wajah baru untuk ditampilkan di hadapan dunia.

Tapi,

siapa di antara kalian yang bisa menjiwai kedua angsa itu?

Angsa putih

dan angsa hitam.

Semua penari tunggal yang kutepuk, ikuti latihan terjadwal kalian sore ini.

Dan mereka yang tak kutepuk,

temui aku di studio utama pukul 05.00.

Terima kasih.

Baiklah, lanjutkan. Tadi kita sampai di kaki kiri?

Ya, Nyonya.

Ulangi sekali lagi.

Sialan!

Apa?

Jika aku hanya mencari pemeran White Swan, kau pasti mendapatkannya.

Sayangnya tidak.

Maestro, tolong mainkan coda Odile.

Tunjukkan Black Swan-mu, Nina.

Tidak, bukan yang sangat kaku.

Goda kami.

Tak hanya pangeran, tapi seistana,

penonton, seluruh dunia. Ayo!

Gerakan fouettée-mu bagai laba-laba menjaring.

Lebih beringas!

Ayolah!

Senang kau bisa bergabung dengan kami.

Maaf.

Semuanya, ini Lily.

Langsung dari San Francisco.

- Dia mengisi posisi Rebecca. - Hei.

- Lakukan pemanasan. - Aku tak perlu.

Aku sudah siap.

Perlukah aku menari lagi?

Tidak, terima kasih, Nina. Cukup.

Veronica, variasi White Swan.

Ayolah, tolong.

Baiklah, Maestro.

Dua, tiga...

IBU

Bagaimana tadi?

Kau telat, jadi, Ibu telepon Susie di kantor.

Audisi. Aku tak percaya ia tak memberitahumu.

Jadi?

Baik.

Baik?

Sayang.

Ceritakan pada Ibu.

Iya, tapi ia tak bisa harapkan mereka

selesai lIbur dan menari seperti Beth Macintyre.

Itu tidak realistis.

Mereka bisa melakukannya, tapi mereka tak punya kehebatan Beth...

Dia sedang sedih.

Nina, kau baik-baik saja?

Ya.

Hampir selesai.

Kau berlatih terlalu keras.

Semua pernah alami hari buruk.

Jika gadis itu tak tiba-tiba masuk...

Ibu yakin dia tak bermaksud begitu.

Ingat saat kau mulai menari?

Jika Ibu tak membimbingmu, kau pasti akan kebingungan.

Aku mau bicara dengannya esok. Katakan aku memainkannya.

Kau tak perlu berbohong.

Itu tak akan meyakinkannya.

Sayangku.

Ibu tahu ini mengecewakan.

Dan saat kau menua, akan banyak tekanan seperti ini.

Tuhan tahu bahwa Ibu mengerti.

Tapi tak apa-apa.

Apa pun yang terjadi.

Mungkin kau akan menarikan pas de quatre lagi.

Itu bagian yang sangat indah.

Atau mungkin dia akan menunjukmu sebagai Big Swan.

Apa pun perannya,

kau pasti tampil cemerlang.

Aku tahu.

Kau akan merasa lebih baik esok pagi.

Selalu begitu.

Anak manis.

Ada apa, Nina?

Bisa bicara?

Jika sekarang bukan saat yang tepat...

Sekarang waktu yang tepat.

Jadi?

Aku ingin katakan bahwa

aku berlatih coda itu semalam dan aku bisa memainkannya.

Kurasa kau perlu tahu.

Nina, dengar.

Jujur, aku tak peduli teknikmu.

Kau seharusnya tahu.

- Tapi kemarin... - Tidak.

Lagi pula, aku sudah memilih Veronica.

Maaf.

Baik. Terima kasih.

Itu saja?

Kau tak coba ubah pikiranku?

Kau pasti kira itu mungkin.

Kalau tidak, kenapa kau ada di sini, dengan berdandan?

Aku datang untuk meminta peran itu.

Yah...

Sebenarnya,

saat aku melihatmu,

yang kulihat hanya White Swan.

Ya, kau cantik, ketakutan, rapuh.

Pemeran yang ideal.

Tapi Black Swan? Sulit untuk memainkan keduanya.

Aku bisa menari Black Swan juga.

Sungguh?

Selama empat tahun ini, setiap kali kau menari,

kulihat obsesimu, melakukan tiap gerakan dengan sempurna,

tapi aku tak pernah melihatmu lepas.

Tak pernah.

Semua kedisiplinan itu, untuk apa?

Aku hanya ingin tampil sempurna.

Apa?

Aku ingin tampil sempurna.

Kesempurnaan tak hanya soal ketepatan.

Tetapi juga tentang menari dengan bebas.

Kejutkan dirimu, agar bisa mengejutkan penonton.

Lampauilah

Hanya segelintir orang yang bisa.

Kurasa aku bisa melakukannya...

More Indonesian subtitles for Black Swan

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left