The first 200 lines.
"Climax"
Baru-baru ini, seorang MeTuber mengangkat kecurigaan
seputar Chu Sang Ah yang memicu kontroversi.
MeTuber Choi mengungkit kembali Kasus Pembunuhan Oh Gwang Jae
yang dahulu sempat menggegerkan publik.
Dia menampilkan terpidana kasusnya, Nona L,
- Kayu bakarnya bagus. - Sebut Chu Sang Ah dalangnya
- Apinya juga mudah menyala. - Di balik kejahatan tersebut.
MeTuber itu juga menyoroti jaksa saat itu, Bang Tae Seop
kini merupakan suami dari Chu Sang Ah
dan memunculkan dugaan bahwa kasus itu sengaja ditutupi.
Jika tuduhan ini terbukti benar
- Bersulang. - Akan ada kehebohan sosial besar.
Kami akan terus melaporkan perkembangan penyelidikan.
Kamu
hanya memanfaatkan ketenaranku
demi ambisimu yang besar itu.
Benar.
Salahku sendiri menikahi seorang pembunuh.
Kumohon
Berhenti.
Ada apa, Pak Kim? Kamu tidak apa-apa?
Nona!
Kamu tidak apa-apa?
Kamu tidak terluka?
Bukankah itu Chu Sang Ah?
"Chu Sang Ah dituduh membunuh Oh Gwang Jae"
Bukankah itu Chu Sang Ah?
"Chu Sang Ah dituduh terlibat dalam pembunuhan Oh Gwang Jae"
"Chu Sang Ah dituduh terlibat dalam pembunuhan Oh Gwang Jae"
Sekalipun kita terus menjalani hidup,
tapi hidup akan selalu mengkhianati kita setiap saat.
Bawa uangnya! Hei, bangun!
Di mana uangnya?
Serahkan uangnya, sialan!
Hei, apa di sini? Di mana? Hei! Hei, sialan!
Serahkan uangnya!
Kamu...
Mau mati? Sialan. Hei, kamu mau kuhajar?
Hei! Lihat ke mana kamu! Hei, kembalikan uangku!
Berikan kepadaku. Sialan...
Lihat ke mana lagi kamu!
Mereka ini benar-benar. Hei, para perempuan brengsek ini!
- Lepaskan! - Bangun.
- Lepaskan! - Hei, hei.
Memangnya kamu yang cari uang? Kamu yang cari uang?
Kamu saja yang cari uang, sialan, dengar?
Lepaskan! Kamu yang bawa uangnya.
Kamu ini siapa?
Lepaskan, sialan! Hei!
Sungguh...
Ibu.
Ibu.
Persetan, sungguh!
Sial, ada apa ini?
Ini beserta bunganya.
- Ayolah, pinjamkan saja. - Pinjamkan saja.
Kubilang akan kulunasi. Aku memang selalu melunasinya.
- Hentikan! - Jangan lakukan hal seperti itu!
Ada apa?
Apa-apaan ini.
Sial
Kamu menyesal?
Aku bertanya, jika kamu bisa memutar kembali waktu,
apakah kamu akan kembali ke saat itu.
Mengapa kamu menanyakan hal itu?
Karena aku prihatin.
Saat semua orang itu melihat, apa yang kamu pikirkan?
Apa kamu berpikir tidak apa-apa jika hidupmu berakhir di sana?
Kalau waktu bisa diputar kembali?
Aku akan membunuhnya sebelum ibuku meninggal.
Bajingan itu
Paman.
Paman.
Hei, cepat tangkap mereka!
Tangkap! Cepat!
Bos! Bos, benar! Mereka datang. Polisi!
Hei, semua naik dan tangkap semua bajingan preman itu!
Amankan barang buktinya dulu.
Baik, aku mengerti.
Hei.
Kamu Hwang Jung Won...
Hei!
Hei, berhenti di situ!
Sial.
Astaga, anak itu bukan hantu atau apa, sebenarnya dia itu apa.
Astaga! Sudah datang?
"Salon Rambut Sung Hye"
Hei, kamu ini kenapa?
Ya ampun.
Ada apa sebenarnya?
Ya ampun.
Siapa itu?
Astaga, kalian datang selarut ini, tidak ada makanan yang disiapkan.
Tidak usah.
Hanya adik kenalan?
Benar.
Kenapa wajahnya begitu? Apa dia anak yang aneh?
Kenapa penampilannya begitu? Apa dia anak aneh?
Bukan. Bukan begitu.
Astaga, kamu kurus kering sekali, kasihan sekali.
Mau tambah telur mata sapi lagi? Mau tambah?
Kamu tidak mau makan?
Aduh, dia gemetaran.
- Hei, jangan terlalu keras padanya. - Aku mengerti.
Baiklah. Cepatlah makan.
Makanlah yang banyak.
Makanlah.
Untuk saat ini aku tidak akan menangkapmu.
Paham?
Kubilang makan.
Keputusanku mengurangi hukumanmu waktu itu,
itu permintaan maaf atas nama bajingan yang menyakiti ibumu
dan atas nama dunia yang kotor ini.
Saat kamu bebas nanti,
aku bilang kamu harus hidup dengan baik dan rajin, bukan?
Tetapi bertemu denganmu seperti ini,
aku merasa sedikit dikhianati.
Makanlah.
Apa kamu berencana menipu semua pria dengan wajah cantikmu itu?
Sekarang, redakan amarahmu
dan berhenti menjerumuskan hidupmu ke dalam selokan.
Paman.
Hentikan omong kosong sialan itu.
Perempuan yang membunuh orang
memangnya Paman pikir aku bisa jadi apa?
Kalau melepaskan anak seperti itu ke dunia,
Paman seharusnya sudah menduga hal ini.
Lagi pula.
Apa salahnya hidup kotor di dunia yang kotor?
Benar, bukan?
Kamu bilang mimpimu menjadi aktris, bukan?
Istriku pernah berkata
aktris itu menipu penonton dan juga dunia
dan pada akhirnya harus menipu diri sendiri
agar bisa menjadi kaum yang berhasil.
Aku akan siapkan panggung untukmu.
Maukah kamu bekerja sama denganku?
Bajingan gila.
Halo.
Kamu akan menjadi
aktor yang sesungguhnya.
Bagiku, bertahan hidup sebagai aktris
kembali mendapatkan posisiku dan bersinar lagi sebagai aktris
itulah alasanku hidup sekarang, mengerti?
Maka dari itu, aku tidak bisa mengkhianati Lee Yang Mi!
Jika kamu melangkah lebih jauh dari ini,
hubungan kita berakhir.
Karena Oh Gwang Jae, aku hidup, tetapi tidak benar-benar hidup.
Kamu juga tahu, 'kan?
Kalau dia tidak mati, akulah yang akan mati.
Masalah ini, sampai salah satu dari kita mati
tidak akan pernah berakhir.
Rupanya kamu juga hidup di dalam neraka.
"Dilarang dijual untuk usia di bawah 19 tahun"
Ibu.
Ibu harus bahagia di sana.
Kamu selalu tersenyum dari sana,
seperti sedang memandang rendah
neraka yang kutinggali.
Namamu Jeong-won, 'kan?
Benar.
Punya rokok?
Siapa kamu sebenarnya?
Kenapa harus
kamu ada di sana waktu itu?
Itu yang kutanyakan.
"Bang Tae Seop"
Begitu rupanya.
"Apa kamu sudah menemukan Chu Sang Ah?"
Sekarang akan aku ceritakan semuanya.
Nomor tujuan tidak dapat dihubungi akan disambungkan ke kotak suara
"Hei, kamu di mana? Lihat berita? Kacau sekali"
"Kejaksaan turun tangan, sekarang bagaimana?"
"Reporter Kim, Seoam Hari Ini"
"Reporter Kim, Seoam Hari Ini"
"Chu Sang Ah dalam situasi nyata di tengah Jalan Gangnam"
Itu Chu Sang Ah, bukan?
Benarkah itu Chu Sang Ah? Sepertinya bukan Chu Sang Ah.
Apa itu? Pakaian apa itu? Lihat, apa tidak sebaiknya kita lapor?
Kamu benar-benar tahu segalanya tentangku.
Jika kamu tahu masa laluku
berarti yang menyuruh orang menyelidikiku dan menyadapku
bukan hanya Bang Tae Seop selama ini.
Aku jadi mengerti.
Karena itu, aku tidak percaya siapa pun.
Kamu juga tidak perlu merasa bersalah.
Jadi, bagaimana rasanya?
Menyadap dan mengamatiku.
Aku jadi sedikit kepikiran.
Tetapi, aku berharap kamu hidup dengan baik.
Ibuku...
Di hari ibuku meninggal,
di televisi,
saat melihat Nyonya Chu Sang Ah yang menangis bersamaku.
Akui merasa berterima kasih.
Karena itulah aku jadi lebih bersimpati.
Kenapa Bang Tae Seop harus memilihmu
untuk mengawasiku?
Semua orang bilang aku pembunuh.
No comments yet. Be the first to leave one.