The first 200 lines.
- Dr. Hale sedang menuju ke atas. - Bagus.
Apa Zander sudah pergi?
- Kerja bagus pada kasus rel. - Pastikan merayakannya malam ini.
- Tentu saja. - Selamat malam.
- Terima kasih, Maya. Malam. - Kau juga.
- Aku baru saja menghindari Zander. - Maaf. Kukira dia sudah pergi.
- Apa dia melihatmu? - Tidak.
- Mau pergi? - Ya.
Terima kasih sudah menemuiku selarut ini.
Aku suka gaunnya. Kau mau pergi?
Makanan Thailand dengan orang tua dari kelas lama Liv.
Felix selalu mengajakku ke sana. Lalu Nathan?
Kami bertemu untuk minum, sebelumnya.
- Dia ingin mengobrol. - Kencan?
Kedengarannya penuh harapan. Apa?
- Denyut jantung sedikit meningkat. - Kami hanya akan minum.
- Itu ucapan dokter bedah. - Aku akan memercayaimu.
Namun, catatlah, kurasa salah...
Terima kasih. Kau dan Nathan putus.
Aku berselingkuh darinya, Leni.
Mungkin ada beberapa hal yang tak bisa kau maafkan.
- Jika dia bisa? - Aku tak mau membahas ini lagi.
- Kakakku bilang Liv... - Amerika Selatan, tahun cuti.
Pulang larut besok, sebenarnya.
- Dia akan... - Belajar hukum. Kata Zander.
Catatan untuk diri sendiri, jangan beri tahu Zander apa pun.
Apa kabar? Bagaimana Felix?
Melakukan sesuatu yang agak rumit dengan mata uang kripto.
Pekerjaan amat sibuk.
Aku mengurus operasi, sekaligus penelitian kardio.
Maaf.
Ada pasien yang sangat membutuhkan jantung.
Jadi...
Ada yang bisa kubantu, Leni?
Sama seperti yang kau lakukan dengan semua orang.
Aku ingin bercerai.
Kenapa, Leni?
Namun, ini Felix. Leni, pasti ada sesuatu.
Pasti ada sesuatu.
Aku harus tahu aku bisa memercayaimu.
Selalu.
Bagaimana kau tahu kapan pernikahan berakhir?
Kapan saat untuk mengakhirinya?
Jika pernikahan itu penaklukan dan perceraian itu pemeriksaan...
...bisakah ada perceraian yang baik?
Aku Ruth Defoe dan aku pengacara keluarga di Noble Hale Defoe...
salah satu firma hukum keluarga terkemuka di London...
dan ini LoveCast NHD...
Podcast yang setiap pekannya bicara dengan pasangan sungguhan...
tentang pernikahan dan perceraian sungguhan...
dan bertanya, "Bagaimana kita sampai di sini?"
dan, "Ke mana kita sekarang?"
Disiarkan langsung dari London, ibu kota perceraian dunia.
- Ini bukan siaran langsung. - Ya, terima kasih, James.
Apa kau harus melakukan itu? Aku harus menyiapkan meja.
- Ya, tapi aku baru selesaikan ini. - Kau baik sekali.
- Kau merapikan akar rambutmu? - Apa? Tidak. Apa?
Aku akan menyangkalnya di pengadilan.
Aku meminta ayahku untuk memotong sedikit ubannya.
- Kau sudah FaceTime anak-anak? - Ya.
Anak ketiga membuat TikTok meragukan...
tentang lirik yang kuharap dia tidak mengerti.
Anak kedua masih mengabaikanku.
Namun, dia mengizinkanku membantu dia mengerjakan PR pekan lalu...
jadi, baik-baik saja.
Meskipun variabel dalam aljabar... Itu menantang, bahkan untukku.
Sampai aku mengingatkannya bahwa aljabar amat mirip dengan hubungan.
Apa kau pernah melihat X-mu dan bertanya-tanya Y?
Kenapa itu lucu? Besok, Liv...
Ya, pukul 17.00, Stansted. Aku akan datang. Menjemput dan mengantarnya.
Bersikap santai, diam saja, karena dia tidak tahu...
Seluruh klan Defoe...
akan menunggunya untuk menyambut pelancong yang kembali.
- Itu usahamu meniru Attenborough? - Ini Hardy. Tom. Bukan Thomas.
Kau sudah menandatanganinya?
Belum. Namun, kuhargai pergerakannya saat Natal.
Ada banyak yang bisa dikatakan karena menggantikan Hari Boxing.
Mereka sudah diberi makan, hadiah. Apa yang tidak disukai?
Rumah keluarga akan dipertahankan oleh Nyonya Stern.
Tuan Stern tinggal di tempat lain sampai anak terakhir kuliah.
Serta dan atau penjara, hapus jika bisa.
Jadi, secara teknis, kita benar-benar melakukan ini.
Secara teknis hampir sampai.
Banyak yang bisa dikatakan...
untuk perceraian yang baik. Hore untuk kita.
Transparansi penuh atas status hubungan selama dua tahun pertama.
Tidak banyak geser kanan yang bisa diabaikan seorang gadis.
- Kita harus membicarakan itu. - Ya, harus.
Aku berharap itu alasanmu ingin mengobrol.
Hannah... Benar.
Kalian berdua di sini.
Kubilang ke Mike apa kami bisa lihat kalian di sini lebih dahulu.
Boleh kami bergabung?
Ada bagusnya minum beberapa gelas sebelum makan malam.
- Ya. - Mau kupesankan sesuatu?
- Astaga. - Astaga...
Halo, Semuanya, selamat datang di pertemuan fellowship pekan ini.
Senang melihat banyak dari kalian di sini.
Pekan ini, kita akan memeriksa kesehatan, kesejahteraan...
dan tantangan yang kita hadapi...
selama tujuh hari ke depan dan cara...
- Dia memakai... - Norak!
Tidak, jangan merusak suasana. Aku butuh ini. Teruslah bicara.
Celana jengki. Kenapa kita memutuskan untuk berjalan?
Karena itu yang kau lakukan saat berkemah di Distrik Danau.
- Beri tahu dia, Ronnie. - Perjalanan kami mengesankan.
Itu cukup indah, apalagi karena Oscar selalu mabuk...
di malam pertama.
Segera dibuat ulang. Jadi, bisakah kita kembali ke ceritaku?
Jadi, kami berjalan dan memanjat sebuah tangga...
lalu tiba-tiba dia menghilang, setengah jalan menuruni jurang.
Kau sangat dramatis. Itu parit.
- Celananya robek total. - Bokong telanjang, menonjol.
- Ya, dan saat itulah aku tahu. - Seperti kataku, itu sangat norak.
Tidak, tapi ini sangat menarik.
Salah satu pertanyaan besar yang kutanyakan ke klien adalah...
kapan mereka tahu pernikahan selesai.
Mereka sering membicarakannya dalam keadaan yang sama.
Momen perkecambahan memiliki kesamaan unik dengan pemutusan.
- Untuk tidak membunuh mereka. - Belum.
Ya. Belum. Ya. Ya.
Menghemat banyak uang dan menagih biaya sewa.
Lalu menyingkirkan semua barang yang mereka kumpulkan.
- Mesin lari. - Astaga! Bilik pencokelat kulit.
- Mesin tenun. - Alat tenun!
Kalian berdua sangat hebat. Serius, bagaimana kau melakukannya?
- Kami belum melakukannya. - Kurasa...
Kami saling menatap dan menyadari...
kami menghabiskan sebagian besar hidup kami bersama.
Kehidupan yang baik. Lalu membiarkan semua itu sia-sia.
Jadi, beberapa bulan pertengkaran dan sakit hati sepadan...
untuk masih bisa saling menatap dan saling menyukai...
sebelum akhirnya meneken surat.
- Omong-omong, ini untuk kita. - Bersulang.
Jadi, kau sudah tanda tangan?
Sudah dikirimkan. Seharusnya ada di meja Zander besok pagi.
- Akhirnya! - Maaf.
Banyak pekerjaan yang menumpuk sampai akhir hariku.
Tidak apa-apa. Aku tak yakin kau akan datang. Omong-omong... Mike.
- Hai. - Ini Gemma.
- Gemma, hai. - Senang bertemu denganmu.
Serta tentu saja, kau kenal Nathan. Lalu ada Connor...
Serta ini Hannah, mantan Nathan.
Hannah, Nathan banyak bercerita tentangmu.
Meski kau tidak akan pernah tahu.
Entah kenapa mereka membiarkannya berakhir.
Mungkin seperti aljabar.
Hubungan itu seperti aljabar.
Kau pernah melihat X-mu dan bertanya-tanya Y?
- Bukan yang terbaik. - Kau mau sesuatu?
Dia psikolog anak yang paling menakjubkan.
Kau tahu, aku harus menyuapnya untuk masuk dewan sekolah?
Serta dia menulis. Aku tahu. Tidakkah kau membencinya?
Dia merilis buku baru.
Halo, Anak Nakal.
Maaf.
- Semua baik-baik saja? - Ya.
Minum dua botol dan banyak tidur siang.
Kau ingin membawanya pekan depan juga?
Tidak, jangan menyemangatinya, itu bayimu.
Aku tahu, hanya kau bisa melakukannya lebih baik dariku.
Aku bukan pengacara bergaji dengan gelar S2.
- Hidupmu hebat. - Bagus.
- Boleh aku minta pelukan? - Ya.
- Halo! - Hannah belum pulang?
- Belum, dia di reuni akbar. - Itu pertanda bagus.
Ibu menemukannya.
Ya, salah satu keuntungan memiliki seluruh hidupmu dalam kotak.
Jubah pembaptisan keluarga.
- Yang belum kau balas. - Yang kebetulan agak aneh.
Kau belum ke gereja sejak pernikahanku.
Ya. Sekali lagi, aku tak peduli.
Dia tidak akan senang, Yang Di Atas.
Atau kau lebih suka istilah "maha kuasai"?
Bagus, Vikaris Glen. Ya, Dia dari insiden kacau balau...
mengatakan "Tuhan" atau "maha kuasa" tidak masalah.
Dia tak peduli.
Sekarang, diam dan dengarkan karena... James.
Maukah kalian menjadi orang tua baptis?
Ya! Ya dan ya!
- Ya. - Terima kasih.
Luar biasa.
- Ada apa? - Orang tua kasihan.
Len.
Leni, kenapa gelap-gelap?
Aku kelaparan. Mau aku memasak?
Ya, Tommy meneleponku saat aku kembali.
Dia sangat benci sekolah itu.
Kupikir kita bisa berkendara selama akhir pekan.
Kau pria paling baik yang pernah kukenal, Felix.
Jika kau bilang kau bertugas malam ini, aku...
Kau memang bertugas. Benar. Kau bertugas.
- Terima kasih. Aku akan datang. - Apa?
Aku tinggal di apartemen. Lebih mudah untuk bekerja.
- Anak-anak akan tinggal di sini. - Leni...
- Leonora. Aku tak mengerti. - Aku akan meninggalkanmu.
Aku akan meninggalkanmu.
Jadi, aku berbalik dan berakhir sudah.
Karierku di hukum Meksiko berakhir dalam pertemuan pertama!
Dia bilang, "Buktimu tak langsung...
No comments yet. Be the first to leave one.